RI News. Jakarta – Bahrain, sebagai Ketua Sesi Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), menegaskan urgensi penghentian segera serangan-serangan yang menargetkan negara-negara kawasan Teluk. Langkah ini dinilai krusial untuk memulihkan keamanan regional dan mencegah eskalasi yang lebih luas di tengah ketegangan yang memanas.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan melalui Kedutaan Besar Bahrain di Jakarta pada acara buka bersama dengan insan pers Indonesia, Jumat malam. “Kami menegaskan kembali perlunya penghentian segera serangan-serangan ini sebagai langkah penting untuk memulihkan keamanan dan mencegah eskalasi situasi lebih lanjut,” demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Bahrain menyoroti betapa vitalnya perlindungan terhadap wilayah udara dan jalur maritim di kawasan Teluk. Keamanan rute perairan regional, kelancaran rantai pasokan global, serta stabilitas pasar energi internasional menjadi prioritas utama. Stabilitas kawasan Teluk Arab tidak lagi sekadar isu lokal, melainkan fondasi penting bagi kestabilan ekonomi dunia dan keamanan navigasi maritim internasional.

Bahrain juga secara khusus mengapresiasi posisi Indonesia yang konsisten menyerukan agar Iran menghentikan tindakan-tindakan yang memperburuk ketegangan regional. “Kami mengakui dan menghargai suara bertanggung jawab Indonesia di komunitas internasional — suara yang menganjurkan moderasi, dialog, dan penghormatan terhadap kedaulatan,” ujar pernyataan itu.
Lebih lanjut, Bahrain mendesak komunitas internasional untuk secara tegas mengecam agresi tersebut dan mengambil langkah preventif agar pelanggaran serupa tidak terulang. Serangan-serangan itu tidak hanya membahayakan nyawa warga sipil, tetapi juga menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan baik di tingkat regional maupun global.
Baca juga : Pelabuhan Benoa Bali Mulai Ramai Pemudik Lebaran 2026 ke Nusa Tenggara
Negara-negara Teluk tetap mendorong pendekatan damai melalui dialog dan negosiasi untuk menyelesaikan segala persoalan dengan Iran. “Kami menegaskan kembali pentingnya dialog dan diplomasi dalam hubungan internasional sebagai satu-satunya jalan untuk mengatasi krisis saat ini dan menjaga keamanan regional serta keselamatan rakyatnya,” tegas pernyataan tersebut.
Pernyataan itu menutup dengan peringatan bahwa eskalasi lebih lanjut berpotensi merusak keamanan kawasan secara keseluruhan dan menyeretnya ke arah berbahaya dengan konsekuensi katastrofik bagi perdamaian serta keamanan internasional.
Pewarta : Setiawan Wibisono

