Skip to content
25/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Siap Dorong Reformasi Pertanian WTO yang Berpihak pada Negara Berkembang di KTM ke-14

Indonesia Siap Dorong Reformasi Pertanian WTO yang Berpihak pada Negara Berkembang di KTM ke-14

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Indonesia Siap Dorong Reformasi Pertanian WTO yang Berpihak pada Negara Berkembang di KTM ke-14
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Menjelang Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang akan digelar di Yaoundé, Kamerun, pada 26-29 Maret 2026, Indonesia menegaskan komitmen kuat untuk menghidupkan kembali perundingan sektor pertanian yang telah mengalami kebuntuan selama beberapa tahun terakhir.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa forum tingkat tinggi tersebut harus menjadi momentum penting bagi reformasi pertanian WTO yang lebih inklusif dan berorientasi pada pembangunan. Sebagai koordinator kelompok G-33—koalisi negara-negara berkembang di WTO—Indonesia mengimbau agar agenda reformasi tetap memprioritaskan kepentingan negara berkembang, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani kecil.

“Indonesia menekankan bahwa KTM ke-14 WTO harus dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali perundingan pertanian yang stagnan. Reformasi ini harus berorientasi pada pembangunan, dengan ketahanan pangan, kesejahteraan petani kecil, serta agenda pembangunan nasional sebagai elemen utama,” ujar Budi Santoso dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa.

Pertemuan tingkat menteri G-33 baru-baru ini mengusung tema “G-33 Priorities and Collective Action toward MC-14 for Advancing Inclusive WTO Agricultural Negotiation”. Salah satu fokus utama adalah penyusunan dan penyelarasan Pernyataan Bersama (Joint Ministerial Statement) G-33 yang akan disampaikan pada KTM ke-14.

Melalui pernyataan bersama tersebut, para menteri G-33 akan menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, adil, inklusif, serta transparan, dengan WTO sebagai pilar utamanya. Indonesia, bersama anggota G-33 lainnya, akan terus mendorong pendekatan yang tegas sekaligus konstruktif guna memastikan isu-isu krusial tetap masuk dalam agenda reformasi.

Beberapa prioritas yang terus diperjuangkan mencakup Public Stockholding for Food Security Purposes (PSH) sebagai instrumen vital untuk menjamin ketahanan pangan, Special Safeguard Mechanism (SSM) untuk melindungi petani dari lonjakan impor yang merugikan, serta Special and Differential Treatment (S&DT) yang memberikan fleksibilitas lebih besar bagi negara berkembang.

Baca juga : DPR Minta Klarifikasi TNI atas Penetapan Siaga 1 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

“Kami akan terus memperkuat koordinasi di antara negara-negara G-33 agar isu-isu prioritas negara berkembang mendapat perhatian serius dalam agenda reformasi pertanian WTO menjelang KTM ke-14,” tambah Budi Santoso.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan aktif Indonesia dalam forum ini mencerminkan komitmen nasional yang lebih luas: membangun sistem perdagangan multilateral yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan, berpihak pada ketahanan pangan global, dan mendukung kesejahteraan petani kecil di berbagai belahan dunia.

Dengan pendekatan ini, Indonesia berharap KTM ke-14 tidak hanya menjadi ajang diskusi, melainkan langkah konkret menuju reformasi yang lebih adil dan berkelanjutan di sektor pertanian global, di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks akibat perubahan iklim dan dinamika geopolitik.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: DPR Minta Klarifikasi TNI atas Penetapan Siaga 1 di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Next: KPK Geber OTT Kedelapan di 2026: Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Diamankan dalam Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

Related Stories

Dorongan Strategis Pengembangan Ekosistem Sel Punca Nasional
2 min read

Kedaulatan Bioteknologi: Dorongan Strategis Pengembangan Ekosistem Sel Punca Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Menata Ulang Tata Kelola Digital Negara
2 min read

Menata Ulang Tata Kelola Digital Negara: Uji Publik Regulasi SPBE Jadi Momentum Reformasi Layanan Pemerintahan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Antara Safe Haven Dolar dan Batas Respons Kebijakan Domestik
3 min read

Geopolitik Memanas, Rupiah Tertekan: Antara Safe Haven Dolar dan Batas Respons Kebijakan Domestik

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rem Mendadak di Jalinsum: Kecelakaan Fatal di Kabupaten Dharmasraya dan Problem Sistemik Keselamatan Jalan
  2. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  3. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  4. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  5. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Pesta Solar Subsidi di Tengah Antrean Panjang: Praktik Ilegal di SPBU Wonogiri Mengancam Keadilan Energi Nasional
  • Sinergi Lintas Sektoral: TMMD Sengkuyung Wonogiri Tak Sekadar Membangun Jalan
  • Sinergi Budaya dan Olahraga: Kapolres Melawi Cup 2026 Menjadi Inkubator Atlet Lokal di Desa Labang
  • Sinergi Polisional dalam Transformasi Agraria: Akselerasi Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Jagung Hibrida di Melawi
  • Akselerasi Kemandirian Pangan di Kabupaten Melawi: Optimalisasi Lahan Monokultur Melalui Sinergi Polsek Sokan dan Lintas Sektoral
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.