RI News Portal. Melawi – Sampah yang selama ini sering dipandang sebelah mata sebagai barang tak berharga, kini menjadi sasaran aksi nyata di tangan para pemimpin dan warga Kabupaten Melawi. Senin (9/2/2026), lokasi ikonik Tugu Juang II yang dikenal sebagai simbol perjuangan dan kebanggaan daerah berjargon “Kota Juang Bumi Uranium” berubah lebih rapi dan hijau berkat gotong royong massal.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla., memimpin langsung kegiatan pembersihan tersebut bersama Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P., Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, S.Pd., Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, serta perwakilan dari Dandim Pan “A” Yonif 642/Kps Kapten (Inf) Ramdani Anwar Sagala, S.Tr.Han., Satpol PP, Subdenpom XII/1-3 Melawi, Dinas Lingkungan Hidup, mahasiswa STKIP Melawi, personel Polres Melawi, dan Polsek Nanga Pinoh.
Aksi ini merupakan bagian dari semangat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang sedang digaungkan secara nasional untuk menangani masalah sampah secara terpadu dan berkelanjutan. Peserta datang dengan berbagai peralatan, mulai dari cangkul, sabit, hingga mesin pemotong rumput, siap membersihkan area sekitar tugu yang menjadi salah satu spot favorit warga untuk bersantai bersama keluarga sambil menikmati pemandangan.

“Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI, hari ini kami berkolaborasi dengan Forkopimda serta elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk membersihkan sampah di lokasi ikonik ini,” ujar AKBP Harris Batara Simbolon saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan pemilihan Tugu Juang II bukan tanpa alasan. Sebagai landmark utama kabupaten, lokasi ini memiliki nilai simbolis tinggi dan sering dikunjungi masyarakat. Dengan membersihkannya, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih asri, aman, dan menarik, sekaligus mengubah persepsi bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
“Tugu Juang ini bukan sekadar monumen, melainkan representasi semangat juang masyarakat Melawi. Membersihkannya berarti menjaga martabat daerah kita sendiri,” tambahnya.
Baca juga : Harga Bahan Pokok di Padangsidimpuan Jelang Ramadhan Masih Terkendali, Meski Ada Sedikit Gejolak pada Cabai
Aksi tersebut tidak hanya berhenti pada satu titik. Kapolres menegaskan bahwa pembersihan akan berlanjut secara terjadwal di berbagai lokasi strategis, seperti pemukiman warga, pasar tradisional, hingga pusat pelayanan publik. Tujuannya membangun kesadaran kolektif agar setiap individu mulai dari rumah tangga hingga tempat kerja turut menjaga kebersihan lingkungan.
“Terima kasih atas antusiasme dan ikhlas seluruh peserta. Ini baru permulaan; kita akan terus bergerak agar Melawi semakin asri dan nyaman bagi generasi mendatang,” pungkas AKBP Harris.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor yang kuat di tingkat daerah, sejalan dengan arahan nasional untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari. Di tengah tantangan pengelolaan sampah yang masih menjadi isu krusial, aksi seperti ini menjadi bukti bahwa perubahan nyata dimulai dari komitmen bersama.
Pewarta: Lisa Susanti

