RI News Portal. Jakarta – Partai Gerindra menunjukkan sikap responsif terhadap aspirasi masyarakat dengan memerintahkan penarikan seluruh atribut dan bendera partai yang terpasang di berbagai ruas jalan ibu kota serta sekitarnya. Instruksi ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono, tak lama setelah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 partai berakhir.
Dalam pernyataannya usai menghadiri acara peringatan HUT di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat malam, Sugiono menegaskan komitmen partai untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama. “Besok, saya meminta kepada seluruh kader dan jajaran partai untuk membersihkan atribut-atribut partai yang terpasang,” ujar Sugiono.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan pemasangan bendera dan spanduk partai sebelum dan selama momentum HUT. Menurutnya, pemasangan tersebut semata-mata mencerminkan euforia dan semangat tinggi kader setelah perjuangan panjang partai. “Hari ini kami merayakan ulang tahun yang ke-18. Minta maaf jika ada yang merasa terganggu dengan atribut-atribut dan bendera-bendera,” katanya.

Sugiono menekankan bahwa Partai Gerindra sebagai organisasi politik selalu berupaya menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan dan kepekaan sosial. Ia memastikan perintah penertiban ini akan dilaksanakan secara menyeluruh di tingkat lapangan oleh seluruh jajaran kader. “Saya akan terus memantau pelaksanaannya,” tambahnya, yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.
Sebelumnya, pemasangan bendera bergambar lambang burung Garuda Partai Gerindra sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Jakarta. Beberapa ruas jalan utama terlihat dipenuhi atribut partai, memicu kritik dari sebagian masyarakat yang menganggapnya mengganggu estetika kota dan lalu lintas. Kritik tersebut turut ramai beredar melalui unggahan di berbagai akun media sosial, yang menyoroti perlunya penertiban pasca-acara politik.
Baca juga : Prabowo Subianto Tekankan: Tak Ada Perlindungan bagi Kader Gerindra yang Lakukan Pelanggaran
Langkah cepat Gerindra dalam menanggapi keluhan ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap ruang publik. Dengan penarikan atribut secara sukarela, partai berharap dapat mempertahankan citra yang lebih inklusif dan menghormati kepentingan bersama masyarakat luas.
Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra sendiri berlangsung dengan tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, yang menegaskan komitmen partai untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat di berbagai bidang.
Pewarta : Diki Eri

