Skip to content
28/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pemindahan Massal Tahanan ISIS: Dari Penjara Suriah ke Irak, Pencegahan atau Risiko Baru?

Pemindahan Massal Tahanan ISIS: Dari Penjara Suriah ke Irak, Pencegahan atau Risiko Baru?

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
Pemindahan Massal Tahanan ISIS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Baghdad – Transisi kekuasaan yang rapuh di Suriah timur laut, koalisi pimpinan Amerika Serikat telah memulai pemindahan ratusan tahanan kelompok Islamic State (ISIS) dari fasilitas penahanan yang dikuasai Pasukan Demokratik Suriah (SDF) ke wilayah Irak. Langkah ini, yang dimulai Rabu lalu dengan pengiriman 150 orang dari provinsi Hassakeh ke lokasi aman di Irak, berpotensi mencakup hingga 7.000 tahanan dari total sekitar 9.000 individu yang masih ditahan.

Inisiatif ini lahir dari permintaan proaktif Baghdad, yang diterima baik oleh koalisi internasional maupun pemerintah transisi Suriah. Pejabat keamanan Irak menekankan bahwa penahanan di wilayah Irak lebih menjamin stabilitas nasional mereka dibandingkan membiarkan ribuan militan potensial berada di tengah kekacauan transisi Suriah. Kekhawatiran utama muncul setelah pasukan pemerintah Suriah mengambil alih kamp al-Hol—tempat penampungan puluhan ribu perempuan dan anak-anak terkait ISIS—serta beberapa fasilitas penjara strategis seperti di Shaddadeh dan sekitar Raqqa.

Pengambilalihan tersebut terjadi pasca-gencatan senjata sementara yang rapuh antara SDF dan pasukan Damaskus. Meski gencatan senjata empat hari telah diumumkan, laporan dari lapangan menunjukkan pelanggaran sporadis, termasuk penembakan berat terhadap penjara al-Aqtan dan tekanan militer di pinggiran Kobani. Komandan unit perempuan Kurdi (YPJ) menyuarakan kekhawatiran mendalam bahwa kelanjutan bentrokan dapat memicu bencana kemanusiaan massal di Kobani, kota yang pernah menjadi simbol perlawanan terhadap ISIS satu dekade lalu.

Dari perspektif keamanan regional, pemindahan ini mencerminkan pergeseran strategis signifikan. Amerika Serikat, yang selama bertahun-tahun mengandalkan SDF sebagai mitra utama melawan ISIS, kini mengakui bahwa peran tersebut telah “kadaluarsa” seiring kesiapan pemerintah Suriah mengambil alih tanggung jawab keamanan, termasuk pengelolaan kamp dan penjara. Namun, para pengamat memperingatkan risiko baru: penahanan massal di Irak dapat memperburuk ketegangan sektarian jika tidak dikelola dengan transparan dan adil, sementara kekosongan pengawasan di Suriah berpotensi dimanfaatkan sel-sel tidur ISIS untuk merekrut kembali atau melarikan diri.

Minoritas Yazidi di Sinjar, yang pernah mengalami genosida brutal pada 2014, kembali hidup dalam ketakutan. Penguatan patroli tank Irak di perbatasan dan penumpukan pasukan menandakan upaya pencegahan, tetapi juga menggarisbawahi kerapuhan perdamaian pasca-kekhalifahan ISIS yang runtuh pada 2019.

Baca juga : Advokat Tegal Perkuat Akses Keadilan: Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Resmi Dilantik, Wali Kota Dorong Sinergi Pendidikan Hukum

Proses integrasi SDF ke dalam struktur militer Suriah, yang menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata, masih penuh tantangan. Tanpa dukungan internasional yang kuat untuk reformasi keamanan dan bantuan kemanusiaan, transisi ini berisiko memicu kekerasan baru atau kebangkitan elemen ekstremis. Situasi di Hassakeh dan Kobani tetap “sangat tegang”, sebagaimana dilaporkan pejabat tinggi PBB, menuntut pengawasan ketat agar upaya memerangi sisa-sisa ISIS tidak justru melahirkan ancaman keamanan yang lebih besar di masa depan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Advokat Tegal Perkuat Akses Keadilan: Pusat Bantuan Hukum DPC Peradi Resmi Dilantik, Wali Kota Dorong Sinergi Pendidikan Hukum
Next: Greenland di Persimpangan Pertahanan Nuklir: Ambisi “Golden Dome” Trump Memantik Ketegangan Arktik

Related Stories

Ledakan Mematikan di Jalan Raya Pan-Amerika
3 min read

Ledakan Mematikan di Jalan Raya Pan-Amerika: Kekerasan FARC-EMC Mengguncang Kolombia Jelang Pemilu Presiden

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Raja Charles III Datang ke Gedung Putih
3 min read

Di Tengah Ketegangan Trans-Atlantik, Raja Charles III Datang ke Gedung Putih: Simbol Diplomasi Halus di Era Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Kontroversi Mendalam di Balik Dakwaan Federal
3 min read

Kontroversi Mendalam di Balik Dakwaan Federal: Apakah SPLC Menciptakan Ekstremisme yang Dinyatakan Diperanginya?

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rem Mendadak di Jalinsum: Kecelakaan Fatal di Kabupaten Dharmasraya dan Problem Sistemik Keselamatan Jalan
  2. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  3. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  4. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  5. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • KPK Dalami Peran Pejabat Navigasi dalam Dugaan Suap Proyek Pengerukan Alur Pelayaran Empat Pelabuhan
  • Bonus Atlet: Investasi Negara untuk Masa Depan Juara Indonesia
  • Razzia Darurat Pemkot Yogyakarta: 33 Daycare Tanpa Izin Terungkap, Anak Korban Kekerasan Segera Mendapatkan Perlindungan
  • Pemprov Papua Selatan Godok Pergub Padiatapa: Memperkuat Hak Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan
  • Harapan Pemulihan di Tengah Bayang-Bayang Impunitas: Kondisi Andrie Yunus Berangsur Membaik Jelang Sidang Militer
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.