Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Operasi Militer AS di Venezuela: Penangkapan Nicolás Maduro dan Implikasi Geopolitiknya

Operasi Militer AS di Venezuela: Penangkapan Nicolás Maduro dan Implikasi Geopolitiknya

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Penangkapan Nicolás Maduro dan Implikasi Geopolitiknya
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Caracas, Venezuela 4 Januari 2026 – Dalam perkembangan dramatis yang mengejutkan komunitas internasional, Amerika Serikat telah melakukan operasi militer skala besar di Venezuela, yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Operasi ini, yang dilancarkan pada dini hari tanggal 3 Januari 2026 waktu setempat, melibatkan serangan udara dan darat di ibu kota Caracas serta wilayah sekitarnya, menandai intervensi langsung AS yang paling signifikan sejak invasi Panama pada 1989.

Menurut pernyataan resmi dari Presiden Donald Trump, pasukan khusus AS berhasil mengekstrak Maduro dari kediamannya di sebuah pangkalan militer di Caracas. Pasangan tersebut kemudian dibawa ke kapal perang USS Iwo Jima sebelum diterbangkan ke New York untuk menghadapi tuntutan hukum terkait konspirasi narco-terorisme, impor kokain, dan kepemilikan senjata destruktif. Indictment baru yang dirilis Departemen Kehakiman AS menggambarkan rezim Maduro sebagai pemerintahan korup yang didorong oleh jaringan perdagangan narkoba, meskipun AS tidak mengakui legitimasi kepemimpinannya sejak pemilu 2024 yang kontroversial.

Operasi ini merupakan puncak dari kampanye tekanan intensif administrasi Trump, termasuk penumpukan kekuatan militer di Karibia, penyitaan kapal tanker minyak Venezuela, dan serangan sebelumnya terhadap fasilitas yang diduga terkait kartel narkoba. Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan selama berbulan-bulan, dengan pengumpulan intelijen mendetail tentang pola kehidupan Maduro. Serangan berlangsung singkat, kurang dari 30 menit, disertai ledakan dan penerbangan rendah pesawat tempur, yang menyebabkan kerusakan pada instalasi militer dan sipil di Caracas.

Dari perspektif hukum internasional, operasi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kedaulatan negara dan prinsip non-intervensi yang diatur dalam Piagam PBB. Pakar hukum internasional menyoroti bahwa penangkapan kepala negara yang sedang menjabat tanpa persetujuan Kongres AS atau mandat Dewan Keamanan PBB dapat dianggap sebagai pelanggaran norma hukum global. Meskipun AS membenarkannya sebagai penegakan surat perintah penangkapan domestik atas tuduhan narkotika sejak 2020, absennya otorisasi legislatif domestik menimbulkan debat konstitusional di AS sendiri. Beberapa analis membandingkannya dengan intervensi masa lalu, seperti penggulingan Manuel Noriega di Panama, yang juga didasarkan pada tuduhan narkoba namun berujung pada kritik atas imperialisme.

Di sisi lain, implikasi ekonomi dan energi menjadi sorotan utama. Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, sekitar 303 miliar barel, namun produksinya merosot drastis akibat mismanajemen dan sanksi. Pernyataan Trump bahwa AS akan mengelola Venezuela sementara waktu untuk “memperbaiki” infrastruktur minyak dan melibatkan perusahaan energi AS dalam eksploitasi cadangan tersebut menunjukkan motif strategis yang melampaui isu narkoba. Hal ini berpotensi mengubah dinamika pasar energi global, mengurangi ketergantungan pada pemasok lain, namun juga memicu kekhawatiran atas eksploitasi sumber daya alam negara berdaulat. Reaksi dari aktor regional seperti Rusia, China, dan Kuba mengecam tindakan ini sebagai agresi imperialis, sementara komunitas diaspora Venezuela di AS menyambutnya sebagai langkah menuju demokrasi.

Baca juga : Ketegangan Iran-AS di Tengah Gelombang Protes Ekonomi

Di Venezuela sendiri, Wakil Presiden Delcy Rodríguez menolak mengakui kekosongan kekuasaan dan menyerukan pembebasan Maduro, sementara demonstrasi pro dan anti pemerintah terjadi di Caracas. Korban jiwa dilaporkan di kedua belah pihak, meskipun angka pastinya belum diverifikasi secara independen. Situasi ini menciptakan ketidakpastian transisi politik, dengan potensi pemilu baru dalam 30 hari sesuai konstitusi Venezuela jika kekuasaan dianggap kosong.

Dari sudut pandang akademis, peristiwa ini merefleksikan evolusi doktrin kebijakan luar negeri AS di era pasca-Perang Dingin, di mana penegakan hukum domestik diekstensikan secara ekstrateritorial untuk mencapai tujuan geopolitik. Namun, risiko eskalasi regional—termasuk aliansi Venezuela dengan aktor non-Barat—dan dampak jangka panjang terhadap stabilitas Amerika Latin patut dianalisis lebih lanjut. Operasi ini tidak hanya mengakhiri era Maduro yang berlangsung lebih dari satu dekade, tapi juga membuka babak baru dalam hubungan hemispheric yang penuh kontroversi.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ketegangan Iran-AS di Tengah Gelombang Protes Ekonomi
Next: Apresiasi Tokoh Agama terhadap Keberhasilan Pengamanan Libur Akhir Tahun di Jawa Tengah

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by