Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Desentralisasi Pengelolaan Sampah di Kawasan Perkotaan: Respons terhadap Krisis di Tangerang Selatan

Desentralisasi Pengelolaan Sampah di Kawasan Perkotaan: Respons terhadap Krisis di Tangerang Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Respons terhadap Krisis di Tangerang Selatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 2 Januari 2026 – Di tengah tekanan krisis pengelolaan sampah yang melanda berbagai kota besar di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menegaskan pentingnya peran aktif pengelola kawasan dalam mengurangi beban limbah yang ditanggung pemerintah daerah. Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap kondisi darurat di Kota Tangerang Selatan, di mana volume sampah harian mencapai sekitar 1.200 ton, sementara fasilitas pengolahan akhir seperti TPA Cipeucang menghadapi keterbatasan kapasitas yang signifikan.

Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular KLHK, Agus Rusly, menekankan bahwa pendekatan pengelolaan sampah harus bergeser dari ketergantungan pada infrastruktur hilir menuju intervensi di tingkat sumber. “Strategi pengendalian limbah perlu dimulai dari hulunya, melalui pengaturan pengadaan barang yang meminimalkan timbulan sampah serta integrasi proses bisnis yang mendukung prinsip ekonomi sirkular,” ujarnya dalam sebuah forum sosialisasi baru-baru ini.

Sosialisasi tersebut difokuskan pada implementasi Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2648 Tahun 2025, yang menetapkan kewajiban hukum bagi pengelola kawasan komersial, residensial, dan industri untuk mengelola sampah secara mandiri. Aturan ini menandai pergeseran paradigma, di mana pemilahan, pengurangan, dan pengolahan sampah di lokasi menjadi tanggung jawab primer pengelola, bukan lagi beban eksklusif pemerintah daerah. Dasar hukumnya merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang secara tegas melarang pengelola kawasan untuk sepenuhnya menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada otoritas lokal.

Krisis di Tangerang Selatan menjadi ilustrasi nyata urgensi perubahan ini. Dengan penutupan sementara TPA Cipeucang akibat overload dan kebutuhan penataan ulang, kota tersebut mengalami penumpukan limbah yang berdampak pada kesehatan publik dan estetika lingkungan. Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, menyatakan bahwa gangguan di sektor hilir telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan kota. “Intervensi di tingkat sumber merupakan keharusan yang tidak dapat ditunda, mengingat dampaknya terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya dalam forum yang melibatkan puluhan perwakilan pengelola kawasan.

Pendekatan desentralisasi ini tidak hanya meringankan beban infrastruktur publik, tetapi juga mendorong inovasi dalam ekonomi sirkular, seperti daur ulang dan konversi limbah menjadi sumber daya bernilai. Pengamat lingkungan menilai bahwa keberhasilan implementasi aturan baru ini bergantung pada pengawasan ketat dan kolaborasi antarpihak, termasuk integrasi kewajiban pengelolaan sampah dalam dokumen persetujuan lingkungan seperti AMDAL atau UKL-UPL.

Baca juga : Refleksi Akhir Tahun Komnas HAM: Tantangan Penegakan Hak Asasi di Tengah Harapan Revisi Undang-Undang

Dalam konteks nasional, kasus Tangerang Selatan mencerminkan tantangan lebih luas di perkotaan Indonesia, di mana pertumbuhan populasi dan konsumsi terus meningkatkan timbulan sampah. Transisi menuju pengelolaan berbasis kawasan diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi, guna mencapai target pengurangan sampah yang lebih ambisius dan berkelanjutan di masa depan.

Pewarta : Mukhlis

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Refleksi Akhir Tahun Komnas HAM: Tantangan Penegakan Hak Asasi di Tengah Harapan Revisi Undang-Undang
Next: Polres Wonogiri Perpanjang Pengamanan Pasca-Operasi Lilin Candi 2025 di Tengah Arus Balik dan Potensi Bencana

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.