Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Pelestarian Seni Bambu sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Pelestarian Seni Bambu sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Pelestarian Seni Bambu sebagai Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Bogor, 21 Desember 2025 – Dalam sebuah kegiatan yang menekankan pentingnya transmisi pengetahuan budaya kepada generasi mendatang, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti peran angklung sebagai simbol keragaman budaya Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks penutupan lokakarya bertema “Warisan Hidup, Kreasi Berkelanjutan” yang berfokus pada seni bambu dan angklung.

Angklung, alat musik tradisional dari bambu yang berasal dari tradisi Sunda, tidak hanya mewakili kekayaan etnomusikologi Indonesia, tetapi juga telah mendapatkan pengakuan internasional sebagai Warisan Budaya Takbenda Humanity oleh UNESCO sejak 2010. Bersama dengan gamelan (diakui pada 2021) dan kolintang (baru-baru ini ditetapkan), angklung semakin mendunia, sering dimainkan dalam acara diplomasi budaya dan perayaan internasional. Hal ini mencerminkan bagaimana instrumen sederhana dari bambu mampu menjadi jembatan antarbudaya di panggung global.

Fadli Zon menekankan bahwa pembangunan ekosistem seni angklung sama krusialnya dengan upaya pelestarian berkelanjutan. Seni bambu, sebagai bagian integral dari khazanah budaya Sunda, memiliki potensi luar biasa jika dimanfaatkan secara optimal. Dalam perspektif akademis, bambu bukan sekadar material alam, melainkan elemen kearifan lokal yang multifungsi: dari penyimpan air dan pencegah longsor hingga medium pencatatan manuskrip kuno. Di masa lalu, bambu menjadi fondasi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, dan kini dapat diubah menjadi penggerak ekonomi kreatif melalui Cultural and Creative Industries (CCI).

Optimisme ini didasarkan pada analisis bahwa pengembangan seni bambu dapat menghasilkan nilai ekonomi tambah, mulai dari kerajinan tangan hingga pertunjukan musik yang inovatif. Dengan memadukan tradisi dan kreasi kontemporer, seni ini berpotensi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pariwisata budaya, dan memperkuat identitas nasional di era globalisasi.

Kegiatan lokakarya yang berlangsung pada 18-20 Desember 2025 ini melibatkan lebih dari seratus guru seni budaya dari wilayah Bogor. Para peserta tidak hanya menerima pembekalan teori, tetapi juga praktik langsung, termasuk pembuatan produk kerajinan bambu dan resital orkestra angklung. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat transmisi budaya melalui pendidikan formal dan nonformal.

Baca juga : Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Sumatra Utara dan Sulawesi Utara: Harmoni Sosial Jelang Natal 2025

Fadli Zon juga mengapresiasi dedikasi para pendidik dalam mewariskan ilmu seni kepada siswa, seraya berharap generasi muda mampu melahirkan inovasi baru tanpa melupakan akar pelestarian. Dalam konteks antropologi budaya, pendekatan ini selaras dengan prinsip keberlanjutan, di mana warisan takbenda seperti seni bambu tidak hanya dijaga sebagai relik masa lalu, melainkan dikembangkan sebagai sumber daya ekonomi dan sosial yang hidup.

Upaya semacam ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memposisikan kebudayaan sebagai pilar pembangunan nasional, sekaligus berkontribusi pada dialog global tentang pelestarian warisan humanity di tengah tantangan modern.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Sumatra Utara dan Sulawesi Utara: Harmoni Sosial Jelang Natal 2025
Next: Kebakaran di Permukiman Padat Kapuk Muara: Korsleting Listrik dan Respons Cepat Petugas

Related Stories

Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa

Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Jejak Abadi Leluhur Jawa di Tepi Selat Melaka

Jejak Abadi Leluhur Jawa di Tepi Selat Melaka: Persilangan Budaya yang Menyatukan Serumpun

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Cahaya Kebijaksanaan yang Menembus Kegelapan Batin

Api Dharma Waisak: Cahaya Kebijaksanaan yang Menembus Kegelapan Batin

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20
  • Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis
  • Skandal Korupsi Imigrasi Mengguncang: Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK
  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.