Skip to content
21/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Raih Skor 6,42: Rezim Anti Pencucian Uang Dinilai Efektif, Kerja Lintas Sektor Jadi Kunci Utama

Indonesia Raih Skor 6,42: Rezim Anti Pencucian Uang Dinilai Efektif, Kerja Lintas Sektor Jadi Kunci Utama

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 2 min read
Kerja Lintas Sektor Jadi Kunci Utama
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Untuk pertama kalinya, Indonesia memiliki “rapor resmi” tentang seberapa efektif seluruh sistem anti-pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme yang dimiliki negara ini. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan Indeks Efektivitas Kinerja Rezim APUPPT nasional mencapai angka 6,42 dari skala 1-10.

Angka itu bukan hanya nilai PPATK, melainkan nilai gabungan 29 instansi dan 43 unit kerja yang terlibat, mulai dari kepolisian, kejaksaan, OJK, Bank Indonesia, hingga lembaga intelijen keuangan dan kementerian teknis. “Ini rapor bersama kita semua,” tegas Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat membuka Diseminasi Hasil Pilot Survei Penilaian Indeks Efektivitas, di Jakarta, Selasa (10/12/2025).

Dua pilar yang paling kuat menyangga skor tersebut adalah kerangka regulasi dan kebijakan yang mencetak 7,35 (kategori efektif) serta perencanaan dan program nasional yang memperoleh 6,88 (cukup efektif). Artinya, aturan yang ada sudah selaras dengan standar internasional dan peta jalan nasional sudah tersusun rapi serta sistematis.

Ivan menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto yang terus diulang: setiap rupiah uang rakyat harus diselamatkan. “Kita tidak boleh membiarkan satu sen pun jatuh ke tangan koruptor, bandar judi daring, pengedar narkoba, atau pembiaya terorisme. Itu tugas bersama, bukan tugas PPATK saja,” katanya.

Yang baru dan berbeda tahun ini: indeks tidak lagi hanya mengukur kinerja PPATK, melainkan mengukur seluruh rezim nasional. Metode ini disebut self-assessment berbasis data faktual yang objektif, sehingga bisa langsung menunjukkan di mana celahnya: pelaporan berbasis risiko masih perlu diperkuat, penegakan hukum dan pemulihan aset perlu lebih tajam, serta integrasi data antar-lembaga harus lebih cepat.

Ivan juga membuka kartu tantangan besar yang sedang dihadapi: kejahatan keuangan modern tidak lagi tunggal. Korupsi, narkotika, judi online, kejahatan lingkungan hidup, perdagangan orang, hingga pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal, semuanya saling terkait dan bergerak sangat cepat. “Kalau satu sektor lambat, seluruh sistem jadi lemah. Maka koordinasi lintas sektor bukan lagi pilihan, tapi keharusan mutlak,” ujarnya.

Baca juga : Vonis Pengadilan Tipikor terhadap Petinggi PT Petro Energy: Implikasi bagi Tata Kelola Pembiayaan Ekspor Nasional

Hasil survei percontohan yang melibatkan ratusan responden dari semua pemangku kepentingan ini akan menjadi bahan perbaikan metodologi. Tahun depan, penilaian nasional akan digelar dengan skala jauh lebih besar dan melibatkan ribuan responden dari seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: memastikan Indonesia siap 100% menghadapi Mutual Evaluation Review (MER) FATF tahun 2029 dengan hasil yang jauh lebih baik daripada evaluasi sebelumnya.

Melalui acara diseminasi kemarin, PPATK dan Komite TPPU secara resmi meneguhkan komitmen bersama: membangun rezim APUPPT yang tidak hanya efektif di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak di lapangan, kredibel di mata dunia, dan memiliki integritas setinggi-tingginya. Karena pada akhirnya, kepercayaan global terhadap sistem keuangan Indonesia ditentukan oleh seberapa kuat kita melindungi setiap rupiah rakyat dari tangan para penjahat.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Vonis Pengadilan Tipikor terhadap Petinggi PT Petro Energy: Implikasi bagi Tata Kelola Pembiayaan Ekspor Nasional
Next: Penguatan Infrastruktur Kesehatan di Wilayah Kepulauan: Alokasi Dana Pusat untuk Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

Related Stories

Prabowo Gelar Rapat Strategis di Istana
2 min read

Prabowo Gelar Rapat Strategis di Istana, Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Kampung Nelayan Merah Putih

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Danrem 072/Pamungkas Sambut Silaturahmi Cluster GM KHAS Malioboro dan Tugu Hotel Yogyakarta
  • Madina Raih Penghargaan PKK Sumut, Bupati Saipullah: Jadilah Kartini Masa Kini untuk Bangun Desa
  • Respons Sigap Polres Mitra Redam Konflik Antar Kelompok di Belang: Masyarakat Akui Keamanan Kembali Terjaga
  • Prajurit Kodim 0730/Gunungkidul Dibekali “Hukum sebagai Panglima” di Tengah Era Digital
  • Kecelakaan Beruntun di Pantura Pemalang: Truk Trailer Pengangkut Pakan Ayam Tabrak Truk Colt Diesel Saat Hendak Masuk SPBU
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.