Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Stafsus Angkie Yudistia Tekan Percepatan PP Insentif Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas: Dari Komitmen Normatif ke Aksi Konkret

Stafsus Angkie Yudistia Tekan Percepatan PP Insentif Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas: Dari Komitmen Normatif ke Aksi Konkret

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 min read
Dari Komitmen Normatif ke Aksi Konkret
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Mantan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia bidang penyandang disabilitas periode 2019–2024, Angkie Yudistia, menegaskan bahwa tanpa percepatan penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) tentang insentif dan konsesi ekonomi, amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas berisiko tetap menjadi dokumen normatif yang tidak membawa perubahan substansial bagi kehidupan jutaan warga negara penyandang disabilitas.

“PP insentif dan konsesi bukan sekadar pelengkap regulasi, melainkan instrumen strategis yang menentukan apakah penyandang disabilitas akan terus terpinggirkan dari arus utama perekonomian nasional atau justru menjadi bagian integral dari pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkap Angkie saat ditemui di Jakarta, Rabu (3/12).

Menurutnya, selama sembilan tahun sejak UU Disabilitas disahkan, ketimpangan akses ekonomi bagi penyandang disabilitas masih terdeteksi secara masif. Hambatan struktural seperti minimnya akomodasi wajar di tempat kerja, rendahnya tingkat penyerapan tenaga kerja difabel di sektor formal, serta keterbatasan modal usaha bagi wirausaha penyandang disabilitas, menjadi bukti bahwa keberpihakan negara masih berhenti pada tataran deklaratif.

“Insentif fiskal, keringanan perizinan, prioritas pengadaan barang/jasa pemerintah, dan konsesi khusus bagi perusahaan yang mempekerjakan atau memberdayakan penyandang disabilitas adalah beberapa contoh kebijakan afirmatif yang seharusnya sudah bisa dioperasionalkan melalui PP tersebut,” jelas Angkie.

Ia menekankan bahwa kehadiran PP ini tidak hanya berdampak pada individu penyandang disabilitas, tetapi juga menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi sektor publik dan swasta. Perusahaan yang mendapatkan insentif karena menerapkan praktik inklusif akan termotivasi membangun infrastruktur, teknologi, dan budaya kerja yang ramah disabilitas—langkah yang pada akhirnya menguntungkan seluruh ekosistem ekonomi.

Angkie juga menggarisbawahi bahwa ketiadaan regulasi turunan yang memadai telah memperlebar jurang ketimpangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas masih berada di bawah 50 persen, jauh tertinggal dibandingkan kelompok nondisabilitas. Kondisi ini, kata dia, bukan semata karena keterbatasan individu, melainkan karena absennya dukungan sistemik yang konkret.

Baca juga : Dugaan PETI Kembali Marak di Kawasan Konservasi Kebun Raya Ratatotok: Yopi Tumimomor Diduga Nekat Beroperasi Meski Larangan Resmi Terpampang

Menjelang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 3 Desember 2025, Angkie mengajak semua pemangku kepentingan—kementerian teknis, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga organisasi masyarakat sipil—untuk menjadikan momentum ini sebagai titik evaluasi kolektif. “HDI tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ini saatnya kita bertanya: sudah sejauh mana negara hadir secara nyata bagi 22,9 juta penyandang disabilitas di Indonesia?” tegasnya.

Ia menutup pernyataan dengan harapan bahwa percepatan PP insentif dan konsesi ekonomi dapat menjadi legacy kebijakan inklusif pemerintahan saat ini sekaligus fondasi kokoh bagi pemerintahan berikutnya. “Keberlanjutan kebijakan inklusi adalah cerminan kedewasaan bernegara. Indonesia yang berkeadilan hanya akan terwujud jika tidak ada lagi warganya yang tertinggal hanya karena perbedaan kemampuan fisik atau sensorik,” pungkas Angkie Yudistia.

Dengan semakin dekatnya akhir masa jabatan pemerintahan 2019–2024, sorotan publik kini tertuju pada komitmen nyata pemerintah dalam menyelesaikan regulasi turunan UU Disabilitas sebelum masa transisi kepemimpinan nasional dimulai.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dugaan PETI Kembali Marak di Kawasan Konservasi Kebun Raya Ratatotok: Yopi Tumimomor Diduga Nekat Beroperasi Meski Larangan Resmi Terpampang
Next: Majelis Umum PBB Tegaskan Komitmen Damai: Resolusi Pendudukan Israel Picu Debat Global di Tengah Rencana Trump untuk Gaza

Related Stories

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan
2 min read

Indonesia Bidik Talenta Global: Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Milad ke-2 FERADI WPI di Semarang: Momentum Penguatan Komitmen Advokat dan Paralegal dalam Menegakkan Supremasi Hukum
  • Rumah Hilang Shakespeare di London Akhirnya Terpetakan: Jejak Baru Kehidupan Akhir Sang Dramawan
  • Ketika Seni Menjadi Harapan: Insinyur Paris Menangkan Lukisan Picasso Senilai Lebih dari 1 Juta Euro dalam Undian Amal untuk Penelitian Alzheimer
  • Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina
  • Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.