Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Tragedi Wang Fuk Court: Kebakaran Paling Mematikan di Hong Kong Abad Ini dan Pertanyaan Sistemik atas Keselamatan Gedung Tinggi

Tragedi Wang Fuk Court: Kebakaran Paling Mematikan di Hong Kong Abad Ini dan Pertanyaan Sistemik atas Keselamatan Gedung Tinggi

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Kebakaran Paling Mematikan di Hong Kong Abad Ini dan Pertanyaan Sistemik atas Keselamatan Gedung Tinggi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Hong Kong, 1 Desember 2025 – Otoritas Hong Kong mengonfirmasi pada Minggu sore bahwa jumlah korban tewas dalam kebakaran kompleks perumahan Wang Fuk Court, New Territories, telah mencapai 146 jiwa. Angka ini menjadikan insiden tersebut sebagai bencana kebakaran dengan korban jiwa terbanyak di wilayah administrasi khusus tersebut sejak tahun 1954, melampaui kebakaran Shek Kip Mei yang menewaskan 53 orang.

Kepala Unit Verifikasi Korban DVI Polisi Hong Kong, Superintendent Tsang Shuk-yin, menyatakan bahwa dari 305 laporan orang hilang yang masuk sejak Rabu malam, 159 orang telah berhasil dikonfirmasi selamat melalui pencocokan data registrasi penduduk, rekaman CCTV, dan kontak langsung. Sebanyak 100 laporan lainnya dinyatakan tidak valid karena ketidaklengkapan informasi atau kesalahan identitas—banyak pelapor ternyata merujuk pada individu yang tidak berdomisili di Wang Fuk Court.

Hingga Minggu pukul 16.00 HKT, tercatat 79 korban luka-luka masih dirawat di rumah sakit, termasuk 12 anggota Dinas Pemadam Kebakaran Hong Kong yang mengalami inhalasi asap berat dan luka baka bakar. Empat puluh orang lainnya masih berstatus “belum ditemukan”, dan operasi pencarian di dalam delapan menara yang hangus terus berlangsung dengan bantuan anjing pelacak dan drone termal.

Pemerintah Hong Kong telah menetapkan masa berkabung nasional tiga hari sejak Sabtu kemarin. Bendera setengah tiang dikibarkan di seluruh gedung pemerintahan dan konsulat. Meski api telah berhasil dipadamkan sejak Jumat dini hari, suhu di beberapa zona inti bangunan masih mencapai ratusan derajat Celsius, memaksa tim SAR bekerja bertahap.

Kebakaran bermula pada Rabu (27/11) pukul 13.47 di lantai 12 Menara 3, tepatnya pada area perancah bambu yang sedang dipasang untuk pekerjaan renovasi fasad. Dalam waktu kurang dari delapan menit, api menyebar vertikal melalui lapisan plastik penutup jendela dan celah-celah panel komposit, mencapai lantai 38 hanya dalam 22 menit—kecepatan yang oleh para ahli struktur kebakaran disebut “fenomena chimney effect yang ekstrem”.

Ini merupakan kebakaran pertama dalam 17 tahun yang dinaikkan ke status No. 5 Alarm—tingkat tertinggi dalam klasifikasi Dinas Pemadam Kebakaran Hong Kong—yang menggerakkan lebih dari 450 personel dan 80 kendaraan pemadam.

Penyelidikan kriminal berjalan cepat. Pada Sabtu malam, polisi menahan tiga orang: dua direktur eksekutif dan seorang konsultan teknik senior dari Prestige Construction & Engineering Company, kontraktor utama proyek renovasi. Ketiganya diduga melakukan “gross negligence amounting to manslaughter”. Jaksa sedang mempersiapkan dakwaan pembunuhan tidak berencana massal.

Baca juga : Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza Utara Siap Dimulai Begitu Perbatasan Dibuka

Fokus utama penyidik adalah penggunaan perancah bambu tradisional yang dilapisi jaring plastik polietilen—bahan yang diketahui memiliki laju pembakaran sangat tinggi. Selain itu, terdapat indikasi bahwa sistem sprinkler di beberapa koridor lantai atas tidak berfungsi optimal akibat pemeliharaan yang tertunda.

Wang Fuk Court yang dibangun tahun 1983 merupakan kompleks Home Ownership Scheme dengan 1.912 unit dan populasi sekitar 4.200 jiwa, mayoritas keluarga kelas menengah-bawah dan lansia. Sekitar 800 penyintas kini mengungsi di hotel dan pusat evakuasi sementara yang didirikan di sekolah-sekolah sekitar.

Kepala Eksekutif John Lee dijadwalkan mengunjungi lokasi pada Senin pagi ini, sekaligus mengumumkan pembentukan komisi independen untuk meninjau ulang regulasi keselamatan gedung tinggi berusia di atas 30 tahun—jumlahnya mencapai lebih dari 9.000 blok di seluruh Hong Kong.

Para akademisi dari Departemen Arsitektur Universitas Hong Kong menyatakan bahwa tragedi ini menjadi “wake-up call” atas praktik renovasi yang masih mengandalkan perancah bambu di tengah material modern yang mudah terbakar, serta lemahnya penegakan Mandatory Building Inspection Scheme yang diberlakukan sejak 2012.

Saat Hong Kong memasuki hari keenam pasca-tragedi, pertanyaan yang mengemuka bukan hanya “berapa lagi korban yang akan ditemukan”, melainkan “mengapa sistem yang sama yang telah berjalan puluhan tahun baru menunjukkan kerapuhan fatalnya sekarang”.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pembangunan RSIA Indonesia di Gaza Utara Siap Dimulai Begitu Perbatasan Dibuka
Next: Kelangkaan BBM Melumpuhkan Padangsidimpuan di Tengah Musibah Banjir Tabagsel

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.