Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Penodaan Bendera Merah Putih di Jembrana: Protes Mabuk RKUHP Berujung Ancaman 5 Tahun Penjara

Penodaan Bendera Merah Putih di Jembrana: Protes Mabuk RKUHP Berujung Ancaman 5 Tahun Penjara

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Protes Mabuk RKUHP Berujung Ancaman 5 Tahun Penjara
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Denpasar – Aparat kepolisian Bali menunjukkan responsivitas tinggi dengan menangkap dua pemuda pelaku penodaan Bendera Merah Putih di Taman Kota Jembrana hanya dalam tempo kurang dari empat jam pasca-kejadian. Peristiwa yang terjadi pada Selasa malam, 18 November 2025, ini menjadi sorotan karena motif pelaku yang mengaitkan aksinya dengan ketidakpuasan terhadap pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Kedua tersangka, berinisial KAC (24) dan KAK (25), ditangkap di dua lokasi berbeda di Denpasar, yakni Jimbaran dan Pemogan, pada Rabu dini hari 19 November 2025. Penangkapan dilakukan tim gabungan Buser Polres Jembrana yang diperkuat Satuan Reserse Mobil (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali.

“Aksi ini berhasil diungkap kurang dari empat jam setelah laporan masuk. Tim bergerak cepat berdasarkan rekaman video warga yang menjadi barang bukti utama,” ungkap Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, dalam keterangan resminya, Kamis (20/11/2025).

Rekaman berdurasi 32 detik yang diambil menggunakan telepon genggam warga sekitar pukul 23.00 WITA menunjukkan kedua pelaku menurunkan bendera Merah Putih yang terpasang di depan Kantor Bupati Jembrana, kemudian mencoret-coret tiang dan kain bendera menggunakan cat semprot berwarna hitam. Tulisan “RKUHAP” serta simbol yang diduga melambangkan anarkisme terlihat jelas pada bendera dan tiang tersebut.

Menurut penyidik, aksi ini bermula dari konsumsi minuman keras jenis arak yang berlebihan, dikombinasikan dengan rasa kesal keduanya terhadap pemberitaan di media sosial seputar pengesahan RKUHP. KAC dan KAK—yang masih berstatus mahasiswa—salah mengartikan substansi pasal-pasal dalam RKUHP, terutama ketentuan yang mereka anggap akan membatasi kebebasan berkumpul atau “nongkrong” di tempat umum.

“Keduanya mengaku kecewa dengan RKUHP karena menurut pemahaman mereka, undang-undang itu akan memudahkan aparat menangkap orang yang sedang duduk-duduk tanpa aktivitas jelas. Atas dasar itulah mereka merencanakan aksi simbolik dengan menodai bendera negara,” terang Kombes Ariasandy.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 66 juncto Pasal 24 huruf a Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

Baca juga : KPK Serahkan Aset Rampasan Rp883 Miliar kepada PT Taspen

Kasus ini mencerminkan fenomena yang semakin sering muncul di era informasi cepat: salah tafsir terhadap regulasi negara yang dipicu hoaks atau pemberitaan parsial di media sosial, kemudian berujung pada tindakan melanggar hukum yang justru merugikan diri sendiri. Kejadian di Jembrana juga menegaskan kembali sensitivitas lambang negara sebagai identitas kolektif bangsa yang dilindungi undang-undang, sekaligus menjadi pengingat bahwa ekspresi protes—sebesar apa pun keresahan yang melatarbelakanginya—tetap harus berada dalam koridor hukum.

Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jembrana. Penyidik menyatakan akan mengembangkan kasus ini secara profesional dan transparan agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat luas.

Pewarta : Kade NAL

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KPK Serahkan Aset Rampasan Rp883 Miliar kepada PT Taspen
Next: Polres Kebumen Bongkar Skema Ponzi Digital New World Sport: Satu Tersangka Ditahan, Kerugian Capai Rp2,5 Miliar

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
  • Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara
  • Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.