Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Menteri Kebudayaan Dorong Elevasi Ukiran Jepara dari Kerajinan ke Karya Seni Tingkat Tinggi melalui Pameran Tatah 2026

Menteri Kebudayaan Dorong Elevasi Ukiran Jepara dari Kerajinan ke Karya Seni Tingkat Tinggi melalui Pameran Tatah 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Menteri Kebudayaan Dorong Elevasi Ukiran Jepara dari Kerajinan ke Karya Seni Tingkat Tinggi melalui Pameran Tatah 2026

Menteri Kebudayaan Dorong Elevasi Ukiran Jepara dari Kerajinan ke Karya Seni Tingkat Tinggi melalui Pameran Tatah 2026

Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 16 November 2025 – Dalam upaya sistematis untuk mereposisi ukiran Jepara sebagai ekspresi seni rupa yang bernilai estetis dan historis, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam mengangkat derajat karya pengrajin lokal menjadi artwork internasional. Kunjungan kerja ke Sanggar Seni Ukir Kayu di Senenan, Jepara, pada Sabtu (15/11) menjadi titik awal penguatan narasi ini, di mana Fadli Zon menyaksikan langsung proses kreasi yang sering memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

“Ukiran Jepara saat ini telah memperoleh pengakuan global melalui pesanan ekspor yang masif, namun kita harus melangkah lebih jauh: mengubah persepsi dari sekadar kerajinan fungsional menjadi karya seni yang sarat ekspresi,” ungkap Fadli Zon dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta pada Minggu pagi. Pernyataan ini mencerminkan visi strategis Kementerian Kebudayaan untuk mengintegrasikan nilai artistik, sejarah, dan ekonomi dalam satu kerangka pelestarian budaya nasional.

Sebagai manifestasi konkret, Kementerian Kebudayaan menginisiasi “Pameran Tatah 2026” yang dijadwalkan berlangsung di Galeri Nasional Jakarta pada tahun depan. Acara ini dirancang bukan sebagai etalase kerajinan massal, melainkan platform kuratorial yang ketat untuk menyoroti karya-karya dengan imajinasi tinggi dan kedalaman artistik. “Pameran ini akan menjadi momentum krusial untuk mendemonstrasikan bahwa ukiran Jepara adalah seni rupa kontemporer yang hidup, dengan standar kurasi yang menekankan orisinalitas dan inovasi,” tambah Fadli Zon.

Analisis mendalam terhadap proses penciptaan ukiran Jepara mengungkap lapisan kompleksitas yang sering terabaikan. Sebuah relief ukir, misalnya, bukan hanya hasil pahatan mekanis, melainkan dialog antara pengrajin dengan motif-motif tradisional Jawa yang dipadukan elemen kontemporer. Maestro-maestro lokal, yang telah mendedikasikan dekade hidup mereka, menghasilkan karya yang mencerminkan narasi budaya: dari simbolisme wayang hingga abstraksi alam. Fadli Zon memberikan penghargaan khusus kepada para seniman ini, menyebut dedikasi mereka sebagai fondasi regenerasi yang esensial.

Regenerasi menjadi prioritas utama dalam agenda ini. Tanpa transmisi pengetahuan dari generasi senior ke junior, tradisi ukir berisiko stagnan di tengah arus globalisasi. “Kita perlu membekali anak muda dengan keterampilan teknis sekaligus pemahaman konteks budaya sejak usia dini, agar ukiran Jepara evolusi menjadi warisan dinamis,” tegasnya. Pameran Tatah 2026 diharapkan berfungsi sebagai katalisator, tidak hanya untuk eksposur nasional tapi juga proyeksi internasional, dengan kurasi yang melibatkan kritikus seni dan kolektor global.

Inisiatif ini selaras dengan paradigma lebih luas di bidang kebudayaan Indonesia, di mana elevasi kerajinan tradisional ke ranah seni tinggi dapat mendorong nilai ekonomi berkelanjutan. Data ekspor ukiran Jepara yang terus meningkat menunjukkan potensi pasar, tetapi tanpa framing artistik, karya-karya ini rentan direduksi menjadi komoditas murah. Melalui Pameran Tatah 2026, pemerintah bertujuan membangun ekosistem di mana pengrajin diperlakukan sebagai seniman, dengan imbalan apresiasi yang proporsional terhadap investasi waktu dan kreativitas mereka.

Baca juga : Revisi PMK 49/2025 Hampir Final, Pemerintah Jamin Pinjaman Rp40 Triliun per Tahun untuk Kopdes Merah Putih

Kunjungan Fadli Zon ke Jepara juga menyoroti infrastruktur pendukung, seperti sanggar yang menjadi pusat inovasi. Di sana, terlihat bagaimana pengrajin mengadaptasi teknik tradisional dengan material modern, menghasilkan karya hybrid yang menantang batas konvensional. “Kurasi yang kuat akan memastikan hanya karya terbaik yang tampil, sehingga Pameran Tatah 2026 menjadi benchmark baru bagi seni ukir Indonesia,” pungkasnya.

Dengan demikian, Pameran Tatah 2026 bukan sekadar event tahunan, melainkan strategi jangka panjang untuk memposisikan ukiran Jepara dalam diskursus seni rupa global, sekaligus menjaga kelangsungan budaya bangsa di era digital.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Revisi PMK 49/2025 Hampir Final, Pemerintah Jamin Pinjaman Rp40 Triliun per Tahun untuk Kopdes Merah Putih
Next: Pemkot Bandarlampung Berencana Hapus Pungutan Komite di SD dan SMP Negeri Mulai 2026

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
3 min read

Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.