Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Trump Dorong Stabilitas Gaza melalui Pasukan Internasional, Kazakhstan Resmi Gabung Abraham Accords

Trump Dorong Stabilitas Gaza melalui Pasukan Internasional, Kazakhstan Resmi Gabung Abraham Accords

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 4 minutes read
Kazakhstan Resmi Gabung Abraham Accords
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington, 8 November 2025 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penempatan pasukan stabilisasi internasional di Gaza dalam waktu dekat, sebagai bagian dari upaya pasca-perang untuk menjaga keamanan dan rekonstruksi wilayah tersebut. Pengumuman ini disampaikan Trump pada pertemuan puncak di Gedung Putih pada Kamis (6/11/2025), yang dihadiri oleh para pemimpin Uzbekistan, Kyrgyzstan, Turkmenistan, dan Tajikistan. Dalam kesempatan itu, Trump juga mengonfirmasi bahwa Kazakhstan telah bergabung dengan Abraham Accords, menandai perluasan signifikan dari inisiatif normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara mayoritas Muslim.

Menurut Trump, situasi di Gaza saat ini “berjalan sangat baik” dengan gencatan senjata yang tetap berlaku secara keseluruhan, meskipun diwarnai beberapa pelanggaran sporadis. “Kami sedang bekerja sama erat dengan mitra regional dan sekutu untuk memastikan perdamaian ini berkelanjutan,” ujar Trump, menekankan peran Amerika Serikat sebagai koordinator utama pasukan stabilisasi. Pasukan ini, yang disebut sebagai International Stabilisation Force (ISF), direncanakan melibatkan kontribusi dari negara-negara Arab seperti Mesir dan Yordania, serta mitra internasional lainnya, termasuk potensi partisipasi dari Indonesia, Azerbaijan, dan Pakistan. Tujuannya adalah melatih polisi Palestina yang telah diverifikasi, mengamankan perbatasan, dan mencegah penyelundupan senjata, tanpa melibatkan pasukan tempur langsung dari Amerika Serikat.

Pengumuman ini muncul di tengah dinamika rumit pasca-gencatan senjata yang dimulai pada 10 Oktober 2025, setelah dua tahun konflik intens yang menewaskan puluhan ribu jiwa. Meski kesepakatan awal membawa jeda pertempuran besar-besaran, laporan-laporan menunjukkan adanya ketegangan berkelanjutan. Israel telah melakukan serangan udara di wilayah seperti Rafah dan Beit Lahia, yang menewaskan puluhan warga Palestina, termasuk anak-anak, sebagai respons terhadap dugaan pelanggaran oleh Hamas—seperti penyerangan terhadap pasukan Israel dan penyerahan sisa-sisa jenazah sandera yang dianggap tidak sesuai kesepakatan. Hamas membantah tuduhan tersebut, menyebut serangan Israel sebagai “pelanggaran mencolok” yang menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Kantor media Gaza bahkan mencatat setidaknya 80 pelanggaran oleh Israel sejak gencatan dimulai, yang menyebabkan ratusan korban dan membatasi akses bantuan ke tenda-tenda pengungsi serta fasilitas medis.

Dalam konteks yang lebih luas, Trump memuji kemajuan Abraham Accords sebagai “momentum baru bagi perdamaian regional.” Kazakhstan, negara Asia Tengah yang mayoritas Muslim dan telah memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sejak 1992, kini secara resmi bergabung sebagai negara kelima setelah Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko. Langkah ini, yang diumumkan Trump melalui panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, dianggap lebih simbolis daripada substantif, tetapi strategis untuk memperkuat dialog antaragama dan kerjasama ekonomi. “Ini adalah klub kekuatan yang semakin besar, dan banyak negara lain akan menyusul,” kata Trump, dengan harapan negara-negara Asia Tengah lainnya seperti Uzbekistan dan Kyrgyzstan ikut serta, sehingga memperluas jaringan normalisasi di luar Timur Tengah.

Para pemimpin Asia Tengah yang hadir dalam pertemuan puncak menyambut baik inisiatif ini, melihatnya sebagai peluang untuk memperdalam hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel di tengah ketidakstabilan regional. Trump menekankan bahwa kerjasama internasional seperti ini tidak hanya untuk Gaza, tetapi juga untuk membangun stabilitas jangka panjang di kawasan yang lebih luas. “Kami ingin melihat Gaza yang aman, di mana warga bisa membangun kembali hidup mereka tanpa ancaman, dan hubungan diplomatik yang lebih kuat antarnegara akan menjadi pondasi utamanya,” tambahnya.

Baca juga : Operasi Tangkap Tangan KPK di Ponorogo Ungkap Jaringan Suap Jabatan: Analisis Dampak Sistemik pada Birokrasi Lokal

Namun, para analis memperingatkan bahwa tantangan masih besar. Rencana 20 poin Trump untuk Gaza, yang mencakup demiliterisasi, pembentukan pemerintahan sementara, dan pengawasan bantuan oleh PBB, memerlukan mandat Dewan Keamanan PBB yang belum sepenuhnya terealisasi. Selain itu, ketegangan internal di Gaza—termasuk bentrokan antara Hamas dan kelompok saingan—serta penolakan Israel terhadap partisipasi Turki dalam pasukan stabilisasi, bisa menghambat implementasi. “Ini adalah langkah berani, tapi tanpa komitmen tegas dari semua pihak, gencatan senjata ini bisa rapuh seperti sebelumnya,” kata seorang pakar hubungan internasional dari Universitas George Washington, yang memantau perkembangan pasca-kesepakatan Oktober.

Pengumuman Trump ini juga menandai pergeseran fokus diplomasi Amerika Serikat ke arah Asia Tengah, di mana negara-negara seperti Kazakhstan berperan sebagai jembatan antara Timur Tengah dan Eurasia. Dengan bergabungnya Kazakhstan, Abraham Accords kini melampaui konteks Arab-Israel murni, berpotensi membuka pintu untuk kerjasama di bidang energi, teknologi, dan keamanan. Trump berharap, langkah ini akan mendorong negara-negara lain, termasuk mungkin Saudi Arabia, untuk bergabung dalam waktu dekat.

Sementara itu, di lapangan, upaya rekonstruksi Gaza terus berlangsung meski terhambat. Ribuan keluarga pengungsi masih bergantung pada bantuan terbatas, dengan laporan tentang penembakan Israel terhadap warga yang mendekati “Garis Kuning”—batas penarikan pasukan—menambah ketegangan. Komunitas internasional, termasuk Qatar dan Mesir sebagai mediator utama, terus mendorong dialog untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Inisiatif Trump ini, meski ambisius, diharapkan membawa angin segar bagi proses perdamaian yang telah lama mandek. Namun, hanya waktu yang akan menjawab apakah pasukan stabilisasi dan perluasan Abraham Accords benar-benar mampu mewujudkan visi stabilitas dan keamanan yang dijanjikan di kawasan yang penuh gejolak ini.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Operasi Tangkap Tangan KPK di Ponorogo Ungkap Jaringan Suap Jabatan: Analisis Dampak Sistemik pada Birokrasi Lokal
Next: Manfaat Jogging bagi Wartawan: Memanfaatkan Lapangan Terbang Sintang sebagai Ruang Terbuka Publik untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by