Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Trump Dorong Stabilitas Gaza melalui Pasukan Internasional, Kazakhstan Resmi Gabung Abraham Accords

Trump Dorong Stabilitas Gaza melalui Pasukan Internasional, Kazakhstan Resmi Gabung Abraham Accords

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 4 min read
Kazakhstan Resmi Gabung Abraham Accords
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington, 8 November 2025 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penempatan pasukan stabilisasi internasional di Gaza dalam waktu dekat, sebagai bagian dari upaya pasca-perang untuk menjaga keamanan dan rekonstruksi wilayah tersebut. Pengumuman ini disampaikan Trump pada pertemuan puncak di Gedung Putih pada Kamis (6/11/2025), yang dihadiri oleh para pemimpin Uzbekistan, Kyrgyzstan, Turkmenistan, dan Tajikistan. Dalam kesempatan itu, Trump juga mengonfirmasi bahwa Kazakhstan telah bergabung dengan Abraham Accords, menandai perluasan signifikan dari inisiatif normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara mayoritas Muslim.

Menurut Trump, situasi di Gaza saat ini “berjalan sangat baik” dengan gencatan senjata yang tetap berlaku secara keseluruhan, meskipun diwarnai beberapa pelanggaran sporadis. “Kami sedang bekerja sama erat dengan mitra regional dan sekutu untuk memastikan perdamaian ini berkelanjutan,” ujar Trump, menekankan peran Amerika Serikat sebagai koordinator utama pasukan stabilisasi. Pasukan ini, yang disebut sebagai International Stabilisation Force (ISF), direncanakan melibatkan kontribusi dari negara-negara Arab seperti Mesir dan Yordania, serta mitra internasional lainnya, termasuk potensi partisipasi dari Indonesia, Azerbaijan, dan Pakistan. Tujuannya adalah melatih polisi Palestina yang telah diverifikasi, mengamankan perbatasan, dan mencegah penyelundupan senjata, tanpa melibatkan pasukan tempur langsung dari Amerika Serikat.

Pengumuman ini muncul di tengah dinamika rumit pasca-gencatan senjata yang dimulai pada 10 Oktober 2025, setelah dua tahun konflik intens yang menewaskan puluhan ribu jiwa. Meski kesepakatan awal membawa jeda pertempuran besar-besaran, laporan-laporan menunjukkan adanya ketegangan berkelanjutan. Israel telah melakukan serangan udara di wilayah seperti Rafah dan Beit Lahia, yang menewaskan puluhan warga Palestina, termasuk anak-anak, sebagai respons terhadap dugaan pelanggaran oleh Hamas—seperti penyerangan terhadap pasukan Israel dan penyerahan sisa-sisa jenazah sandera yang dianggap tidak sesuai kesepakatan. Hamas membantah tuduhan tersebut, menyebut serangan Israel sebagai “pelanggaran mencolok” yang menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza. Kantor media Gaza bahkan mencatat setidaknya 80 pelanggaran oleh Israel sejak gencatan dimulai, yang menyebabkan ratusan korban dan membatasi akses bantuan ke tenda-tenda pengungsi serta fasilitas medis.

Dalam konteks yang lebih luas, Trump memuji kemajuan Abraham Accords sebagai “momentum baru bagi perdamaian regional.” Kazakhstan, negara Asia Tengah yang mayoritas Muslim dan telah memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sejak 1992, kini secara resmi bergabung sebagai negara kelima setelah Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko. Langkah ini, yang diumumkan Trump melalui panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, dianggap lebih simbolis daripada substantif, tetapi strategis untuk memperkuat dialog antaragama dan kerjasama ekonomi. “Ini adalah klub kekuatan yang semakin besar, dan banyak negara lain akan menyusul,” kata Trump, dengan harapan negara-negara Asia Tengah lainnya seperti Uzbekistan dan Kyrgyzstan ikut serta, sehingga memperluas jaringan normalisasi di luar Timur Tengah.

Para pemimpin Asia Tengah yang hadir dalam pertemuan puncak menyambut baik inisiatif ini, melihatnya sebagai peluang untuk memperdalam hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel di tengah ketidakstabilan regional. Trump menekankan bahwa kerjasama internasional seperti ini tidak hanya untuk Gaza, tetapi juga untuk membangun stabilitas jangka panjang di kawasan yang lebih luas. “Kami ingin melihat Gaza yang aman, di mana warga bisa membangun kembali hidup mereka tanpa ancaman, dan hubungan diplomatik yang lebih kuat antarnegara akan menjadi pondasi utamanya,” tambahnya.

Baca juga : Operasi Tangkap Tangan KPK di Ponorogo Ungkap Jaringan Suap Jabatan: Analisis Dampak Sistemik pada Birokrasi Lokal

Namun, para analis memperingatkan bahwa tantangan masih besar. Rencana 20 poin Trump untuk Gaza, yang mencakup demiliterisasi, pembentukan pemerintahan sementara, dan pengawasan bantuan oleh PBB, memerlukan mandat Dewan Keamanan PBB yang belum sepenuhnya terealisasi. Selain itu, ketegangan internal di Gaza—termasuk bentrokan antara Hamas dan kelompok saingan—serta penolakan Israel terhadap partisipasi Turki dalam pasukan stabilisasi, bisa menghambat implementasi. “Ini adalah langkah berani, tapi tanpa komitmen tegas dari semua pihak, gencatan senjata ini bisa rapuh seperti sebelumnya,” kata seorang pakar hubungan internasional dari Universitas George Washington, yang memantau perkembangan pasca-kesepakatan Oktober.

Pengumuman Trump ini juga menandai pergeseran fokus diplomasi Amerika Serikat ke arah Asia Tengah, di mana negara-negara seperti Kazakhstan berperan sebagai jembatan antara Timur Tengah dan Eurasia. Dengan bergabungnya Kazakhstan, Abraham Accords kini melampaui konteks Arab-Israel murni, berpotensi membuka pintu untuk kerjasama di bidang energi, teknologi, dan keamanan. Trump berharap, langkah ini akan mendorong negara-negara lain, termasuk mungkin Saudi Arabia, untuk bergabung dalam waktu dekat.

Sementara itu, di lapangan, upaya rekonstruksi Gaza terus berlangsung meski terhambat. Ribuan keluarga pengungsi masih bergantung pada bantuan terbatas, dengan laporan tentang penembakan Israel terhadap warga yang mendekati “Garis Kuning”—batas penarikan pasukan—menambah ketegangan. Komunitas internasional, termasuk Qatar dan Mesir sebagai mediator utama, terus mendorong dialog untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Inisiatif Trump ini, meski ambisius, diharapkan membawa angin segar bagi proses perdamaian yang telah lama mandek. Namun, hanya waktu yang akan menjawab apakah pasukan stabilisasi dan perluasan Abraham Accords benar-benar mampu mewujudkan visi stabilitas dan keamanan yang dijanjikan di kawasan yang penuh gejolak ini.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Operasi Tangkap Tangan KPK di Ponorogo Ungkap Jaringan Suap Jabatan: Analisis Dampak Sistemik pada Birokrasi Lokal
Next: Manfaat Jogging bagi Wartawan: Memanfaatkan Lapangan Terbang Sintang sebagai Ruang Terbuka Publik untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Related Stories

Lebanon di Ambang Jurang
3 min read

Lebanon di Ambang Jurang: Kembalinya Hizbullah ke Medan Perang Membuka Babak Baru Ketidakpastian Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran
3 min read

Serangan Gabungan AS-Israel ke Aparat Keamanan Iran: Membongkar Pilar Penindasan dan Memantik Api Pemberontakan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global
3 min read

Pembunuhan Khamenei: China di Persimpangan Antara Loyalitas Strategis dan Kepentingan Ekonomi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.