Skip to content
06/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Konflik Pedagang Lokal di Kawasan Industri Kendal: Pengusiran Berbasis Asal Daerah dan Upaya Mediasi Ormas

Konflik Pedagang Lokal di Kawasan Industri Kendal: Pengusiran Berbasis Asal Daerah dan Upaya Mediasi Ormas

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Pengusiran Berbasis Asal Daerah dan Upaya Mediasi Ormas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Kendal, 2 November 2025 – Dua pedagang perempuan skala kecil mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebuah organisasi masyarakat di Kabupaten Kendal pada awal pekan ini untuk melaporkan dugaan pengusiran yang dilakukan oleh oknum kelompok paguyuban di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kecamatan Brangsong. Kasus ini menyoroti isu diskriminasi berbasis asal daerah yang berpotensi mengganggu harmoni sosial di wilayah industri strategis tersebut.

Kedua pedagang, yang enggan disebutkan identitasnya demi alasan keamanan, mengaku diusir dari lokasi berjualan karena dianggap bukan penduduk asli Brangsong. Mereka menyatakan bahwa tindakan tersebut menghambat mata pencaharian sehari-hari dan meminta perlindungan hukum dari organisasi masyarakat yang dikenal aktif membela kelompok rentan. Pengaduan ini menjadi pintu masuk bagi penelusuran lebih lanjut, mengungkap pola serupa yang dialami puluhan pedagang lain.

Tim satuan tugas organisasi tersebut segera melakukan verifikasi lapangan dan mendapati setidaknya 29 pedagang kecil lainnya menghadapi perlakuan identik. Para korban, yang mayoritas berjualan kebutuhan pokok seperti makanan ringan dan minuman di pinggir kawasan industri, menyatakan bahwa pengusiran dilakukan secara verbal dan fisik ringan, dengan alasan prioritas bagi warga lokal. “Kami hanya ingin mencari nafkah, tapi terus dianggap pendatang yang mengganggu,” ungkap salah satu pedagang yang ikut mengadukan nasibnya.

Respons cepat datang melalui proses mediasi yang melibatkan perwakilan paguyuban setempat serta Kasatuan Intelijen Kepolisian Resor Kendal. Dalam pertemuan yang berlangsung di lokasi kejadian, disepakati bahwa seluruh pedagang diperbolehkan kembali beroperasi tanpa syarat asal daerah. Kesepakatan ini mencerminkan prinsip inklusivitas ekonomi di kawasan industri yang seharusnya mendukung pertumbuhan bersama.

Namun, dinamika mediasi tidak sepenuhnya mulus. Salah satu anggota paguyuban melontarkan pernyataan provokatif yang memanaskan suasana, berpotensi memicu eskalasi. Ketegangan berhasil diredam setelah pimpinan organisasi masyarakat turun tangan secara langsung, menekankan dialog damai dan menghindari konfrontasi fisik. Pendekatan ini menunjukkan peran krusial aktor non-pemerintah dalam menyelesaikan konflik horizontal di tingkat lokal.

Agus Pajero, Ketua DPC organisasi masyarakat terkait, menekankan urgensi penyelesaian tanpa kekerasan. “Konflik seperti ini bisa membesar jika tidak ditangani secara bijak. Kami mendorong semua pihak untuk menahan emosi dan fokus pada solusi yang adil,” katanya. Ia进一步 menyerukan penguatan koordinasi antarlembaga, termasuk organisasi masyarakat, kelompok paguyuban, dan aparat keamanan, guna mencegah rekurensi di masa depan. Menurutnya, mekanisme ini esensial untuk menjaga ketertiban di KIK, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi Kabupaten Kendal.

Baca juga : Pemdes Sugihan Resmikan Pasar Rakyat untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Kasus ini mengilustrasikan tantangan integrasi sosial di kawasan industri berkembang, di mana migrasi tenaga kerja sering memicu friksi antara penduduk asli dan pendatang. Pakar sosiologi dari universitas lokal yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa diskriminasi berbasis etnis atau asal daerah dapat menghambat pembangunan inklusif, sebagaimana diamati dalam studi serupa di wilayah industri Jawa Tengah. “Perlunya regulasi yang jelas tentang hak berusaha bagi semua warga, tanpa memandang domisili, untuk mendukung stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Pihak berwenang setempat belum memberikan pernyataan resmi, tetapi mediasi ini menjadi preseden positif bagi penanganan konflik serupa. Organisasi masyarakat berjanji akan terus memantau implementasi kesepakatan, memastikan para pedagang dapat berjualan tanpa ancaman. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya dialog lintas sektor dalam menjaga perdamaian di tengah dinamika pertumbuhan industri.

Pewarta : Miftahkul Ma’na

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemdes Sugihan Resmikan Pasar Rakyat untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Next: Barcelona Bangkit dari Bayang El Clasico: Tiga Gol ke Gawang Elche Kembalikan Harapan Juara

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Movie Review: “Hoppers” Lompatan Liar Pixar yang Menggabungkan Kekacauan dan Hati
  • Pengorbanan di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait
  • Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik: Janji Ekonomi China yang Pupus dan Bayang-bayang Pengaruh AS
  • Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran: Pelajaran dari Medan Perang Rusia
  • Konflik Timur Tengah Memasuki Hari Keenam: AS dan Israel Intensifkan Serangan, Iran Balas dengan Serangan Rudal Meluas
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.