Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Uncategorized
  • Upaya Legislasi Inovatif Atasi Kemacetan Jembatan Melawi Sintang: Integrasi Ekologi dan Pembangunan Berkelanjutan

Upaya Legislasi Inovatif Atasi Kemacetan Jembatan Melawi Sintang: Integrasi Ekologi dan Pembangunan Berkelanjutan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Upaya Legislasi Inovatif Atasi Kemacetan Jembatan Melawi Sintang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Sintang, 18 Oktober 2025 – Kemacetan parah di Jembatan Lintas Melawi, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kini memicu inisiatif legislasi nasional yang revolusioner. Berbeda dari pendekatan konvensional yang hanya fokus pada infrastruktur fisik, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengusulkan model “pembangunan hijau adaptif” yang menggabungkan duplikasi jembatan dengan restorasi ekologi sungai. Pengumuman ini disampaikan usai tinjauan lapangan pada 7 Oktober 2025, di mana Lasarus menyaksikan langsung antrean kendaraan mencapai 2 kilometer selama jam sibuk.

Dalam wawancara eksklusif dengan tim jurnalistik ini, Lasarus menekankan bahwa solusi ini bukan sekadar pelebaran jalan, melainkan strategi holistik yang melibatkan komunitas adat Dayak setempat untuk pemantauan dampak lingkungan. “Kami tidak ingin jembatan baru jadi monster beton yang bunuh sungai. Integrasi ekologi adalah kunci, dengan target nol emisi karbon dari proyek ini,” ujarnya.

Lasarus merinci dua opsi utama, didukung studi teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mengukur peningkatan kapasitas lalu lintas hingga 32 persen pada skenario pelebaran optimal.

Pilar Pertama: Duplikasi Jembatan dengan Penataan Adaptif Membangun jembatan paralel di sisi timur yang ada, disertai rekonstruksi simpang bundaran dan pelebaran jalan hingga empat meter di kedua sisi. Inovasi utama: pelebaran ini akan menggunakan material daur ulang dari limbah sawit lokal, mengurangi jejak karbon hingga 40 persen dibanding semen konvensional. Pemerintah daerah Sintang bertanggung jawab atas pembebasan lahan, sementara PUPR menangani desain anti-gempa yang terintegrasi dengan sensor IoT untuk deteksi kemacetan real-time.

Pilar Kedua: Jembatan Hulu Sungai Melawi sebagai Pengembang Wilayah Lokasi baru di hulu sungai dirancang untuk membypass pusat Kota Sintang, mengalihkan 70 persen arus dari Putussibau. Keunikan pendekatan ini: jembatan akan menjadi “koridor hijau” yang membuka 500 hektare lahan pemukiman baru dengan sistem irigasi ramah lingkungan, berpotensi ciptakan 2.000 lapangan kerja di agro-ekowisata. Studi PUPR memproyeksikan pengurangan waktu tempuh hingga 45 menit per kendaraan.

Prosesnya dimulai dengan analisis teknis PUPR dalam dua bulan ke depan, diikuti mitigasi lahan oleh pemerintah daerah. Total investasi diperkirakan Rp 1,2 triliun, dengan 30 persen dana dari hibah internasional untuk proyek berkelanjutan.

Penelitian lapangan oleh tim akademisi Universitas Tanjungpura mengungkap bahwa pelebaran 1,5 meter di sekitar Tugu Jam berpotensi tingkatkan kapasitas jalan hingga 32 persen, memungkinkan 1.500 kendaraan per jam lewat tanpa antrean. Namun, tanpa intervensi hijau, proyek ini berisiko pindahkan Tugu Jam—simbol kebanggaan warga—ke median jalan, serta alihkan lalu lintas ke ruas alternatif seperti Jalan MT Haryono, yang sudah overload 120 persen.

Baca juga : Reformasi Bea Cukai Dipercepat Lewat Pengaduan Publik: Menkeu Purbaya Ungkap 13.285 Laporan Integritas dan Cukai Ilegal

Aspek lingkungan menjadi sorotan utama. Penebangan pohon tanjung di median—penyerap karbon monoksida utama—bisa kurangi kemampuan netralisasi polusi hingga 108 miligram per meter persegi untuk pelebaran 1,5 meter. Respons inovatif Lasarus: setiap pohon ditebang diganti tiga bibit tanjung hibrida di sepanjang koridor baru, plus pembangunan tanggul biofilter untuk lindungi ekosistem Sungai Melawi dari erosi. “Ini bukan pelebaran, tapi restorasi,” tegasnya.

Solusi jangka pendek? Penataan lalu lintas sementara dengan jalur sepeda prioritas di Tugu Jam, yang terbukti kurangi kemacetan 15 persen di uji coba September lalu. Anggota DPRD Sintang, Yulius Paus, mendesak percepatan pelebaran Jalan MT Haryono untuk tangani lonjakan kendaraan 25 persen akibat pertumbuhan kota.

Warga Sintang, diwakili Forum Masyarakat Adat Melawi, menyambut hangat inisiatif ini. “Akhirnya, pembangunan yang hormati nenek moyang dan alam,” kata kepala forum, Paulus. Lasarus menjanjikan RUU Jembatan Hijau masuk agenda DPR November 2025, menjadikan Sintang model nasional untuk 150 titik macet serupa di Indonesia.

Dengan pertumbuhan kendaraan diproyeksikan naik 18 persen tahunan, inisiatif ini bukan hanya atasi kemacetan, tapi transformasi Sintang jadi kota berkelanjutan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat diminta percepat alokasi anggaran, agar groundbreaking digelar Januari 2026.

Pewarta : Lisa Susanti

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Reformasi Bea Cukai Dipercepat Lewat Pengaduan Publik: Menkeu Purbaya Ungkap 13.285 Laporan Integritas dan Cukai Ilegal
Next: Wonogiri Perkuat Benteng Pesisir Selatan: Ribuan Cemara Laut Ditanam Serentak dalam Gerakan Mageri Segoro 2025

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.