Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Lembaga Pendukung Prabowo dan Tim Pers Dorong Keadilan Agraria: Laporan Resmi ke Kejaksaan Tinggi Padang atas Dugaan Penyerobotan Lahan PT Sukses Jaya Wood di Silaut

Lembaga Pendukung Prabowo dan Tim Pers Dorong Keadilan Agraria: Laporan Resmi ke Kejaksaan Tinggi Padang atas Dugaan Penyerobotan Lahan PT Sukses Jaya Wood di Silaut

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 4 minutes read
Lembaga Pendukung Prabowo dan Tim Pers Dorong Keadilan Agraria
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Padang, 16 Oktober 2025 – Di tengah langit senja yang mulai cerah setelah hujan deras siang hari, suasana di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Barus di Padang tampak tegang namun penuh harapan. Sekelompok relawan dari Lembaga Tegak Lurus Prabowo, didampingi oleh beberapa awak jurnal, tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB untuk menyampaikan laporan resmi terkait dugaan penyerobotan lahan perkebunan masyarakat Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, oleh PT Sukses Jaya Wood. Langkah ini menjadi kelanjutan dari aksi demonstrasi yang berlangsung pada 10 Oktober lalu, di mana tuntutan mediasi dari perusahaan terhadap warga Silaut masih angin lalu.

Perwakilan masyarakat Silaut, Hendrimal—yang akrab disapa Malur dan menjabat sebagai ketua kelompok tani setempat—memimpin rombongan tersebut. Ia didampingi oleh Ir. H. Arse Pane, relawan senior Lembaga Tegak Lurus Prabowo yang turun langsung dari Jakarta untuk memberikan dukungan moral dan advokasi. “Kami datang bukan untuk mengadu, tapi untuk menuntut keadilan yang dijamin konstitusi. Lahan ulayat dan perkebunan sawit warga Silaut telah dirampas tanpa ganti rugi yang layak, dan ini bukan lagi urusan pribadi, melainkan pelanggaran sistemik terhadap hak-hak petani kecil,” tegas Malur saat berbicara dengan tim liputan di lokasi.

Konflik ini telah membara sejak beberapa bulan terakhir, dengan puncaknya pada demonstrasi Jumat, 10 Oktober 2025. Ratusan warga Silaut menggelar aksi damai di depan kantor bupati setempat, menyoroti ketidakhadiran Direktur Utama PT Sukses Jaya Wood, Alisulyanto—yang lebih dikenal dengan panggilan Ahong—dalam upaya mediasi. Warga menilai perusahaan sawit tersebut mengabaikan panggilan dialog, meskipun tuduhan penyerobotan lahan mencakup ribuan hektare area yang telah digarap keluarga petani selama puluhan tahun. “Demo kami seperti angin lalu bagi mereka. Kami ingin mediasi, tapi yang kami dapat hanya keheningan. Keadilan di Indonesia ini harus nyata, bukan janji kosong,” ujar salah seorang demonstran saat itu, yang mewakili suara kolektif warga yang merasa terpinggirkan.

Latar belakang sengketa ini berakar pada Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 08 milik PT Sukses Jaya Wood, yang diduga cacat hukum dan melampaui batas wilayah administratif. Batas alami antara Kecamatan Lunang—di mana perusahaan beroperasi—dan Silaut adalah Sungai Sindang Alam, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur Sumatera Barat. Namun, investigasi independen sebelumnya mengungkap kejanggalan dalam dokumen HGU tersebut, termasuk dugaan manipulasi peta batas lahan yang mengakibatkan penggusuran sepihak terhadap petani Silaut. Warga, yang mayoritas bergantung pada perkebunan sawit sebagai sumber penghidupan, kini menghadapi ancaman kemiskinan struktural akibat hilangnya aset produktif mereka.

Pada kunjungan ke Kejaksaan Tinggi hari ini, rombongan disambut secara profesional oleh petugas yang bertugas. Tidak ada hambatan administratif yang signifikan; laporan diserahkan dengan lancar sekitar pukul 16.00 WIB. Dokumen yang diajukan mencakup bukti-bukti lapangan, seperti foto pengukuran lahan, kesaksian warga, dan analisis dokumen HGU yang menunjukkan ketidaksesuaian batas wilayah. “Proses penerimaan laporan berjalan mulus. Pegawai di sini sangat kooperatif, dan kami berharap ini menjadi pintu masuk bagi penyelidikan mendalam,” kata Arse Pane, yang menekankan komitmen lembaganya dalam mendukung isu agraria sebagai bagian dari mandat sosial Prabowo.

Baca juga : Silaturahmi Historis: Irjen Sandi Nugroho Anjungi Sang Jenderal Legendaris, Ungkap Transformasi Humas Polri di Era Informasi Banjir

Dukungan dari kalangan jurnalis independen turut memperkuat momentum ini. Beberapa di antaranya, termasuk perwakilan dari berbagai media regional, ikut mendokumentasikan proses pelaporan untuk memastikan transparansi. Mereka menyoroti bahwa kasus ini bukan sekadar perselisihan lokal, melainkan cerminan lebih luas dari ketidakseimbangan kekuasaan antara korporasi besar dan komunitas pedesaan di Indonesia. “Sebagai saksi mata, kami melihat betapa urgennya intervensi lembaga penegak hukum. Ini soal keadilan agraria yang telah lama tertunda,” tambah salah seorang jurnalis yang hadir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari PT Sukses Jaya Wood atau pihak bupati Pesisir Selatan terkait laporan ini. Namun, warga Silaut tetap optimis. “Langit yang cerah sore ini seperti metafor harapan kami. Setelah badai konflik, kami yakin keadilan akan datang,” pungkas Malur, sambil menatap matahari terbenam yang menyinari gedung kejaksaan.

Kasus ini menambah daftar panjang sengketa lahan di Sumatera Barat, di mana hak ulayat masyarakat adat sering bertabrakan dengan ekspansi industri sawit. Para pengamat hukum mendesak agar Kejaksaan Tinggi segera membentuk tim khusus untuk audit HGU, guna mencegah eskalasi yang lebih luas. Bagi warga Silaut, ini bukan akhir, melainkan babak baru dalam perjuangan mereka menuju pengembalian lahan dan kompensasi yang adil.

Pewarta : Sami S

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Silaturahmi Historis: Irjen Sandi Nugroho Anjungi Sang Jenderal Legendaris, Ungkap Transformasi Humas Polri di Era Informasi
Next: Transformasi Polri di Lampung Barat: Pamapta Hadirkan Pengawasan Perwira 24 Jam untuk Pelayanan Prima Masyarakat

Related Stories

Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir

Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 33 menit ago 0
Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh

Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Gotong Royong Spiritual

Gotong Royong Spiritual: Tomy Serahkan 1.700 M² Tanah Wakaf untuk Perluasan Makam di Sugihan Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
  • Proyek Mega Kushner di Albania: Antara Ambisi Pariwisata dan Perlawanan Lingkungan
  • Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial: Langkah Berisiko di Tengah Ketegangan Regional
  • Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.