Skip to content
06/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pembaruan OMSPAN Kemenkeu Guncang Pembangunan Desa Lampung Barat: Dana Tahap II Terhambat, Masyarakat Tercekik Ekonomi

Pembaruan OMSPAN Kemenkeu Guncang Pembangunan Desa Lampung Barat: Dana Tahap II Terhambat, Masyarakat Tercekik Ekonomi

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Pembaruan OMSPAN Kemenkeu Guncang Pembangunan Desa Lampung Barat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RINews Portal. Lampung Barat, 15 Oktober 2025 – Dalam sebuah ironi digital yang jarang terungkap di balik layar birokrasi, pembaruan sistem aplikasi OMSPAN milik Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) justru menjadi penghalang utama bagi roda pembangunan desa di Kabupaten Lampung Barat. Sejak 19 September 2025, Dinas Pengelolaan Keuangan (DPJK) setempat tak mampu memproses pencairan Dana Desa (DD) tahap II tahun anggaran 2025, memaksa puluhan pekon menunda program prioritas nasional—dari infrastruktur fisik hingga ketahanan pangan—yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan grassroots.

Fenomena ini bukan sekadar glitch teknis, melainkan cerminan ketidakseimbangan antara ambisi modernisasi keuangan negara dan realitas tempo desa yang rapuh. Seperti diungkapkan Pratin Pekon Way Serai pada Selasa (14/10/2025), “Kami sudah lengkap administrasinya, tapi OMSPAN mati suri. Program jalan desa, irigasi padi, dan pelatihan UMKM terpaksa mandek. Ini bukan soal uang, tapi soal perut rakyat yang menunggu panen.”

Aplikasi OMSPAN—singkatan dari Online Monitoring SPAN—adalah jantung digital Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu RI, dirancang untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengeluaran negara. Namun, update rutin sejak akhir September lalu justru menciptakan black-out akses di tingkat lokal, memblokir verifikasi dana hingga miliaran rupiah. Di Lampung Barat, 128 pekon terdampak langsung, dengan program nonfisik seperti bantuan sosial dan pemberdayaan perempuan desa ikut terpukul.

Analisis mendalam dari tim redaksi kami, bekerja sama dengan pakar tata kelola desa dari Universitas Lampung, mengungkap pola berulang: penundaan ini berpotensi memicu vicious cycle ekonomi desa. “Setiap hari keterlambatan berarti Rp 50-100 juta per pekon hilang dari perputaran, setara dengan 200 hari upah buruh tani,” kata Dr. Rina Susanti, dosen Kebijakan Publik Unila. Dampaknya? Ketahanan pangan nasional terganggu, karena DD tahap II difokuskan pada bibit unggul dan pupuk subsidi—prioritas Presiden dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Tokoh masyarakat Pekon Sumber Agung menambahkan nada getir: “Update sistem penting untuk cegah korupsi, tapi jangan sampai korban utamanya adalah petani kita. Menteri Keuangan harus turun tangan, beri timeline jelas. Kalau tidak, ini jadi bukti desentralisasi gagal di akar rumput.”

Kunjungan tim Portal Akademis ke tiga pekon terdampak—Way Serai, Sumber Agung, dan Balai Rejo—menggambarkan narasi humanis yang absen di berita konvensional. Di lapangan, warga membangun gotong royong sementara dana menguap. “Anak-anak sekolah butuh BLT Desa, tapi nunggu update server di Jakarta,” keluh seorang ibu rumah tangga, sambil memanen jagung kering.

Pekon-pokon ini menuntut reformasi jadwal: update OMSPAN dijadwalkan di luar musim pencairan, dengan sandbox testing di daerah pilot. “Ini pelajaran berharga untuk Kemenkeu: sistem akuntabel tak boleh mengorbankan keadilan temporal,” tegas Koordinator Forum Pratinjau Lampung Barat, Hasan Basri.

Baca juga : Triumf di Tengah Angin Denmark: Sabar-Reza Pecahkan Kejutan China, Lolos ke 16 Besar Denmark Open 2025

Berdasarkan studi kasus eksklusif kami—yang mengintegrasikan data DJPb dengan survei 50 pekon—kami usulkan tiga langkah solutif:

  • Rollback Darurat: Pulihkan akses OMSPAN versi lama dalam 72 jam untuk DD tahap II.
  • Buffer Funding: Alokasi sementara dari APBD kabupaten sebagai jembatan, dengan reimbursement pasca-update.
  • Policy Brief: Integrasi kalender desa dalam roadmap DJPb, hindari disruptive update di puncak fiskal.

Kemenkeu RI, melalui humas DJPb, belum merespons permintaan klarifikasi kami hingga pencetakan berita ini. Namun, publik Lampung Barat tak lagi pasif: petisi online #CairkanDDNow telah tembus 5.000 tanda tangan sejak kemarin.

Di era digitalisasi fiskal, kasus Lampung Barat ini menjadi benchmark nasional: bagaimana menyeimbangkan inovasi dengan inklusivitas? Portal Akademis Desentralisasi & Pembangunan Lokal akan pantau perkembangan, dengan update harian dan analisis mendalam—karena pembangunan desa bukan headline, tapi hak hidup.

Pewarta : IF

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Triumf di Tengah Angin Denmark: Sabar-Reza Pecahkan Kejutan China, Lolos ke 16 Besar Denmark Open 2025
Next: La Roja Mengamuk: Mikel Merino Jadi Algojo Ganda, Spanyol Hancurkan Bulgaria 4-0 di Jalur Piala Dunia 2026

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.