Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Zakharova Menuduh MI6 Dorong Pengkhianatan Melalui Dark Web, BBC Dituding Ikut Bersalah

Zakharova Menuduh MI6 Dorong Pengkhianatan Melalui Dark Web, BBC Dituding Ikut Bersalah

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Zakharova Menuduh MI6 Dorong Pengkhianatan Melalui Dark Web
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Moskow, 26 September 2025 – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova melontarkan kritik pedas terhadap badan intelijen Inggris MI6, menuduh program perekrutan warga Rusia melalui dark web sebagai upaya sengaja mendorong kejahatan serius seperti pengkhianatan. Dalam postingannya di Telegram, Zakharova juga menyeret BBC ke dalam pusaran kontroversi, menyebut partisipasi media resmi Inggris itu sebagai “kejahatan terhadap kebebasan berbicara dan hati nurani.” Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang semakin memanas antara Rusia dan Barat, di mana spionase digital menjadi medan pertarungan baru.

Zakharova menyoroti inisiatif MI6 yang diluncurkan secara publik minggu lalu oleh Direktur MI6 Richard Moore. Program tersebut, yang memanfaatkan portal dark web bernama Silent Courier, bertujuan untuk menjalin kontak dengan warga Rusia dan membujuk mereka “bekerja sama” dengan intelijen Inggris. Menurutnya, pendekatan ini bukan sekadar pengumpulan informasi, melainkan provokasi langsung terhadap hukum Rusia. “Menurut London, program ini dimaksudkan untuk melibatkan warga Rusia yang bersedia memberikan informasi atau bekerja sama dengan Inggris. Inisiatif ini seharusnya diberi judul yang lebih sederhana: ‘Di mana kalian, pengkhianat?'” tulis Zakharova, seperti dikutip dari agen berita TASS pada 25 September.

Dalam perspektif hukum Rusia, tindakan semacam itu dikategorikan sebagai pengkhianatan negara, sebuah kejahatan berat yang dapat dihukum hingga penjara seumur hidup. Zakharova menekankan bahwa Inggris sepenuhnya menyadari implikasi ini, namun tetap melanjutkan kampanye tersebut. “Inggris menyadari hal ini, namun mereka terus mendorong orang untuk melakukan kejahatan,” tandasnya. Kritik ini tidak hanya menargetkan MI6, tetapi juga memperluas tuduhan ke BBC, yang disebut Zakharova telah digunakan sebagai platform promosi proyek tersebut. Ia menggambarkan kolaborasi ini sebagai pengkhianatan terhadap prinsip jurnalisme independen, di mana media yang sering digadang sebagai “suara kebenaran” justru terlibat dalam operasi intelijen.

Lebih lanjut, Zakharova menyoroti sifat gelap dari dark web itu sendiri, yang biasanya menjadi sarang aktivitas ilegal seperti perdagangan narkoba, senjata, bahan peledak, dokumen palsu, dan bahkan pornografi anak. “Menggunakan lingkungan ini untuk pengumpulan intelijen bukanlah hal baru – CIA telah lama mengandalkan metode semacam itu,” ujarnya. Namun, yang membuat kasus ini unik adalah promosi terbuka dari sumber daya tersebut, terutama ketika dikaitkan dengan institusi seperti BBC yang dianggap sebagai “simbol kesempurnaan.” Zakharova menilai hal ini sebagai serangan langsung terhadap kebebasan berbicara dan hati nurani, karena mendorong individu untuk melanggar norma etis dan hukum demi kepentingan asing.

Baca juga : Israel Menolak Aneksasi Wilayah Tepi Barat di Bawah Kendali Palestina: Analisis Kebijakan dan Implikasi Regional

Dalam konteks sejarah spionase, Zakharova menyindir citra dinas rahasia Inggris yang “berlumuran darah,” bahkan merujuk pada film-film James Bond sebagai pengakuan implisit atas kekerasan yang melekat pada operasi mereka. “Yang mencolok dalam kasus ini adalah BBC telah berhenti berpura-pura dan akhirnya membuka topengnya,” pungkasnya. Pernyataan ini mencerminkan narasi lebih luas di Rusia tentang Barat sebagai aktor hipokrit yang menggunakan media untuk memajukan agenda intelijen, sementara menuduh Rusia melakukan hal serupa.

Latar belakang inisiatif MI6 ini berawal dari pernyataan Moore, yang disebut-sebut sebagai calon Duta Besar Inggris untuk Washington. Dalam pidatonya, Moore menyatakan, “Hari ini kami meminta mereka yang memiliki informasi sensitif tentang ketidakstabilan global, terorisme internasional, atau aktivitas intelijen negara yang bermusuhan untuk menghubungi MI6 secara online dengan aman.” Ia menambahkan, “Pintu virtual kami terbuka untuk Anda,” seruan yang sebelumnya juga ditujukan khusus kepada warga Rusia untuk menjadi mata-mata Inggris. Moore dijadwalkan mundur bulan ini setelah lima tahun menjabat, dan akan digantikan oleh Blaise Metreweli, yang menjadi kepala perempuan pertama MI6.

Kontroversi ini menambah lapisan baru pada dinamika hubungan Rusia-Inggris, di mana isu spionase sering menjadi alat diplomasi. Sementara MI6 membingkai program ini sebagai upaya melawan ancaman global, perspektif Rusia melihatnya sebagai intervensi langsung ke dalam urusan internal. Di era digital, di mana dark web menjadi ruang ambigu antara kebebasan dan kejahatan, inisiatif semacam ini memunculkan pertanyaan etis tentang batas antara pengumpulan intelijen dan provokasi. Para analis internasional mencatat bahwa pendekatan ini bisa memperburuk ketegangan, terutama di tengah konflik berkelanjutan seperti di Ukraina, di mana tuduhan spionase saling dilontarkan.

Hingga saat ini, baik MI6 maupun BBC belum memberikan respons resmi terhadap tuduhan Zakharova. Namun, episode ini menggarisbawahi bagaimana media dan intelijen semakin saling terkait dalam perang informasi modern, di mana kebenaran sering kali menjadi korban pertama.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Israel Menolak Aneksasi Wilayah Tepi Barat di Bawah Kendali Palestina: Analisis Kebijakan dan Implikasi Regional
Next: Investigasi Mendalam Kasus Dugaan Keracunan Program Makanan Bergizi Gratis: Kolaborasi Aparat dan Institusi untuk Keamanan Pangan Nasional

Related Stories

El Lobo Ditangkap Kembali
3 min read

El Lobo Ditangkap Kembali, 7 Polisi Gugur – Presiden Guatemala Aktifkan Keadaan Darurat Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa- Risiko Retaknya Solidaritas NATO
3 min read

Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa: Risiko Retaknya Solidaritas NATO

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan
3 min read

Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan: Korban Jiwa Bertambah, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • KPAI Mendesak Penyelesaian Damai Kasus Kekerasan Guru-Siswa di SMK Jambi melalui Musyawarah
  • Tim Penegakan Hukum Kehutanan Gagalkan Peredaran 600 Batang Kayu Ilegal di Sungai Pawan, Ketapang
  • Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera 17-an di Awal Tahun 2026, Tekankan Kesiapsiagaan dan Semangat Pengabdian
  • Polres Wonogiri Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Kesadaran Nasional 2026
  • Pelantikan Pamong dan Staf Kalurahan Balong: Komitmen Kuat untuk Pelayanan dan Pembangunan Desa
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.