Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Upaya Pembunuhan Pemimpin Hamas di Qatar: Implikasi Politik dan Diplomatik

Upaya Pembunuhan Pemimpin Hamas di Qatar: Implikasi Politik dan Diplomatik

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 4 minutes read
Upaya Pembunuhan Pemimpin Hamas di Qatar
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Yerusalem, 15 September 2025 – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan upaya pembunuhan terhadap pemimpin senior Hamas yang diasingkan di Qatar pada awal pekan ini, sebuah langkah berisiko yang bertujuan untuk melemahkan kelompok militan tersebut dalam perang yang telah berlangsung hampir dua tahun di Jalur Gaza. Namun, kegagalan misi ini telah memicu dampak signifikan terhadap posisi geopolitik Israel, hubungan diplomatik dengan mediator kunci, dan prospek gencatan senjata.

Operasi ini merupakan bagian dari strategi Netanyahu untuk mencapai “kemenangan total” atas Hamas, kelompok yang melancarkan serangan mematikan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. Dengan serangan udara di Doha, Netanyahu berharap dapat menghabisi pimpinan senior Hamas yang sedang membahas proposal gencatan senjata baru dari Amerika Serikat. Menurut Harel Chorev, pakar urusan Arab dari Universitas Tel Aviv, keberhasilan operasi ini bisa memberikan Netanyahu legitimasi untuk mengklaim kehancuran Hamas, sebuah tujuan simbolis dan strategis dalam konflik yang telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza.

Namun, Hamas mengklaim bahwa pemimpin mereka selamat dari serangan tersebut, meskipun tanpa bukti visual yang dikonfirmasi. Serangan ini menewaskan lima anggota Hamas level rendah dan seorang penjaga keamanan Qatar, tetapi gagal mencapai target utama. Kegagalan ini tidak hanya memperlemah narasi kemenangan Netanyahu, tetapi juga memperburuk hubungan Israel dengan Qatar, sekutu penting AS dan mediator utama dalam negosiasi gencatan senjata.

Serangan udara tersebut memicu kemarahan Qatar, yang telah memainkan peran penting dalam dua gencatan senjata sebelumnya, membebaskan 148 sandera dengan imbalan ribuan tahanan Palestina. Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyatakan bahwa serangan ini merusak validitas pembicaraan gencatan senjata saat ini, meskipun ia tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan mediasi. Pernyataan ini mencerminkan ketegangan diplomatik yang signifikan, terutama karena Qatar telah menjadi saluran komunikasi kunci antara Israel dan Hamas.

Di arena internasional, serangan ini menuai kecaman luas di dunia Arab dan memperumit hubungan Israel dengan Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump, yang telah memberikan dukungan kuat kepada Netanyahu sejak kembali berkuasa, menyatakan ketidaksenangannya atas serangan tersebut dan menjamin Qatar bahwa insiden serupa tidak akan terulang. Meski demikian, Trump tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengambil tindakan tegas terhadap Israel, yang menunjukkan dinamika kompleks dalam hubungan segitiga antara Israel, Qatar, dan AS.

Baca juga: Selembar Surat Sakti PLT, Asisten 1 Membuat Sengsara Masyarakat Angkola Timur dan Sipirok

Di dalam negeri, Netanyahu menghadapi tekanan dari koalisi garis kerasnya, yang menuntut operasi militer yang lebih agresif di Kota Gaza. Anggota sayap kanan ekstrem mengancam akan menggulingkan pemerintahannya jika Israel tidak memperluas operasi militer, meskipun langkah ini ditentang oleh sebagian pimpinan militer dan mayoritas publik Israel. Menurut Yohanan Plesner, presiden Institut Demokrasi Israel, kelangsungan politik Netanyahu dalam jangka pendek lebih bergantung pada dukungan koalisi daripada opini publik, yang sebagian besar mendukung gencatan senjata untuk membebaskan 20 sandera yang masih diyakini hidup di Gaza.

Kegagalan operasi di Qatar juga memicu keprihatinan mendalam di kalangan keluarga sandera. Einav Zangauker, ibu dari salah satu sandera, Matan, menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan Netanyahu yang dianggap menghancurkan peluang negosiasi. “Mengapa perdana menteri bersikeras untuk menghancurkan setiap peluang untuk kesepakatan?” tanyanya, mencerminkan sentimen frustrasi yang meluas di kalangan keluarga sandera.

Serangan ini menandai pergeseran strategi Israel, dari menjaga saluran komunikasi dengan Qatar menuju pendekatan militer yang lebih konfrontatif. Menurut Chorev, tindakan ini menunjukkan bahwa Israel “telah menyerah pada negosiasi” dan memilih untuk “memutus hubungan dengan Qatar.” Langkah ini berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza, di mana militer Israel telah memerintahkan evakuasi penuh wilayah yang dihuni sekitar 1 juta orang menjelang operasi militer yang diperluas.

Sementara itu, komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa, terus mendesak penghentian perang. Sejumlah negara Barat berencana mengakui negara Palestina di Dewan Keamanan PBB pada akhir bulan ini, sebuah langkah yang kemungkinan akan memperdalam isolasi diplomatik Israel. Gayil Talshir, ilmuwan politik dari Universitas Ibrani, berpendapat bahwa hanya intervensi langsung dari Trump yang dapat mengubah arah konflik ini, dengan memaksa Israel untuk menghentikan operasi militernya.

Upaya pembunuhan yang gagal di Qatar telah memperumit posisi Netanyahu, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional. Dengan meningkatnya ketegangan diplomatik, terhambatnya negosiasi gencatan senjata, dan tekanan dari koalisi garis keras, Netanyahu menghadapi tantangan besar untuk mencapai tujuannya. Sementara itu, nasib sandera yang tersisa di Gaza tetap menjadi isu kemanusiaan yang mendesak, dengan sedikit harapan untuk resolusi cepat di tengah eskalasi konflik yang terus berlanjut.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Selembar Surat Sakti PLT, Asisten 1 Membuat Sengsara Masyarakat Angkola Timur dan Sipirok
Next: Serangan Israel di Qatar Picu Kekhawatiran Turki sebagai Target Berikutnya

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by