Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Ganda Israel di Rumah Sakit Nasser Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional dan Ancaman terhadap Jurnalisme

Serangan Ganda Israel di Rumah Sakit Nasser Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional dan Ancaman terhadap Jurnalisme

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 4 min read
Pelanggaran Hukum Internasional dan Ancaman terhadap Jurnalisme
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang 27 Agustus 2025 — Di tengah eskalasi konflik Israel-Hamas yang telah berlangsung selama 22 bulan, serangan militer Israel terhadap Rumah Sakit Nasser di Gaza selatan pada 25 Agustus 2025 menewaskan setidaknya 20 orang, termasuk lima jurnalis dan pekerja kesehatan. Insiden ini, yang digambarkan sebagai “serangan ganda” atau double-tap strike, memicu kecaman global dan menimbulkan pertanyaan mendalam tentang etika perang modern serta perlindungan terhadap fasilitas medis dan wartawan di zona konflik.

Serangan pertama terjadi pada lantai atas salah satu gedung rumah sakit, menewaskan juru kamera Reuters, Hussam al-Masri, yang sedang melakukan siaran langsung. Menurut saksi mata, termasuk rekan jurnalis dan staf medis, al-Masri sedang merekam kondisi rumah sakit ketika ledakan menghantam. Tak lama kemudian, saat pekerja kesehatan, jurnalis, dan keluarga pasien bergegas ke lokasi melalui tangga eksternal untuk memberikan pertolongan, serangan kedua dilancarkan, menewaskan 18 orang tambahan. Di antara korban adalah Mohammad Salama dari Al Jazeera, Mariam Dagga yang bekerja untuk Associated Press, serta pekerja kesehatan seperti Jumaa al-Najjar dan sopir darurat Imad al-Shaar.

Militer Israel (IDF) menyatakan bahwa target utama adalah kamera pengintai yang diyakini digunakan oleh Hamas untuk memantau pasukan mereka. Namun, penyelidikan awal IDF tidak memberikan bukti konkret bahwa kamera tersebut milik Hamas, dan pernyataan ini bertentangan dengan laporan bahwa kamera itu sebenarnya milik tim Reuters. Pejabat senior Hamas, Bassem Naim, membantah klaim tersebut, menyebutnya sebagai alasan palsu untuk menyerang fasilitas sipil. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut insiden ini sebagai “kecelakaan tragis,” sementara kepala staf militer mengakui adanya “celah” dalam investigasi, termasuk jenis amunisi yang digunakan.

Pola serangan ganda ini—di mana serangan kedua menargetkan penolong—telah menjadi ciri khas dalam konflik kontemporer, seperti yang terlihat di Ukraina dan Suriah, dan sering dikritik karena meningkatkan risiko bagi warga sipil dan pekerja kemanusiaan.

Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mencatat bahwa perang Israel-Hamas telah menjadi salah satu konflik paling mematikan bagi wartawan, dengan 189 jurnalis Palestina tewas sejak Oktober 2023, mayoritas akibat tembakan Israel. Insiden terbaru ini mendorong CPJ untuk menuntut investigasi independen, sementara Kantor Hak Asasi Manusia PBB menyatakan bahwa pembunuhan jurnalis di Gaza harus “mendorong dunia ke aksi, bukan diam.”

Pemimpin global seperti Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan skeptisisme bahwa serangan itu sengaja menargetkan jurnalis, tetapi seruan untuk akuntabilitas datang dari berbagai pihak, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menuntut penyelidikan mendalam. Surat bersama dari Associated Press dan Reuters menekankan bahwa 197 pekerja media telah tewas di wilayah tersebut sejak awal perang, menyoroti pola sistematis yang mengancam kebebasan pers.

Di platform media sosial seperti X (sebelumnya Twitter), diskusi publik menyoroti kontradiksi dalam narasi Israel, dengan pengguna menunjukkan bagaimana Reuters awalnya salah menggambarkan kameranya sendiri sebagai “kamera Hamas” sebelum merevisinya.

Baca juga : Panglima TNI Pimpin Sertijab Perwira Tinggi dan Resmikan Satuan Baru di Mabes TNI

Dari perspektif hukum internasional, Konvensi Jenewa secara tegas melarang serangan terhadap rumah sakit kecuali jika digunakan untuk tujuan militer, dan bahkan dalam kasus itu, serangan harus proporsional serta meminimalkan korban sipil. Israel sering mengklaim bahwa Hamas menyusup ke fasilitas medis, tetapi bukti yang diberikan jarang independen diverifikasi. Kasus ini menambah daftar panjang serangan terhadap rumah sakit Gaza, yang menurut para ahli seperti dari Euro-Med Human Rights Monitor, merupakan “kebohongan terang-terangan” yang melanggar prinsip distingsi dan proporsionalitas.

Secara akademis, insiden ini mencerminkan dinamika asimetris dalam konflik urban, di mana teknologi militer canggih seperti tank dan drone digunakan di area padat penduduk, meningkatkan risiko kolateral. Studi dari jurnal seperti International Review of the Red Cross menunjukkan bahwa pola double-tap sering dianggap sebagai pelanggaran karena secara efektif menargetkan responden pertama, yang bertentangan dengan kewajiban untuk melindungi pekerja medis dan jurnalis sebagai pihak non-kombatan.

Lebih lanjut, dampaknya terhadap jurnalisme independen tidak bisa diremehkan. Dengan 62.819 korban tewas di Gaza menurut Kementerian Kesehatan setempat—setengahnya perempuan dan anak-anak—hilangnya wartawan lokal menghambat pelaporan obyektif, meninggalkan narasi yang didominasi oleh pihak-pihak yang terlibat. Ini menimbulkan pertanyaan etis tentang peran media dalam konflik berkepanjangan, di mana akses informasi menjadi senjata itu sendiri.

Serangan ini terjadi di tengah persiapan Israel untuk ofensif lebih lanjut ke Kota Gaza, meskipun ada demonstrasi domestik yang menuntut gencatan senjata untuk membebaskan sandera. Hamas masih menahan sekitar 50 sandera dari serangan 7 Oktober 2023, dengan hanya delapan yang diselamatkan hidup oleh Israel. Sementara itu, kelaparan dan malnutrisi telah menewaskan 186 orang sejak Juni, termasuk 117 anak, menurut data PBB yang menganggap angka Kementerian Kesehatan Gaza sebagai sumber terpercaya.

Netanyahu bersikeras bahwa operasi militer adalah kunci untuk melemahkan Hamas, tetapi keluarga sandera seperti Ruby Chen mendesak negosiasi atas proposal gencatan senjata yang ada. Di luar Gaza, serangan Israel ke Yaman terhadap Houthi menunjukkan perluasan konflik regional, menambah kompleksitas geopolitik.

Insiden di Rumah Sakit Nasser bukan hanya tragedi tunggal, melainkan indikator kegagalan sistemik dalam menegakkan norma internasional. Saat dunia menyaksikan, tuntutan akan akuntabilitas harus diterjemahkan menjadi tindakan konkret untuk melindungi kehidupan sipil dan kebenaran di tengah kekacauan perang.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Panglima TNI Pimpin Sertijab Perwira Tinggi dan Resmikan Satuan Baru di Mabes TNI
Next: Protes “No Azure for Apartheid” Menyerbu Kantor Microsoft: Eskalasi Aktivisme Tech Melawan Keterlibatan Israel di Gaza

Related Stories

El Lobo Ditangkap Kembali
3 min read

El Lobo Ditangkap Kembali, 7 Polisi Gugur – Presiden Guatemala Aktifkan Keadaan Darurat Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa- Risiko Retaknya Solidaritas NATO
3 min read

Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa: Risiko Retaknya Solidaritas NATO

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan
3 min read

Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan: Korban Jiwa Bertambah, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • KPAI Mendesak Penyelesaian Damai Kasus Kekerasan Guru-Siswa di SMK Jambi melalui Musyawarah
  • Tim Penegakan Hukum Kehutanan Gagalkan Peredaran 600 Batang Kayu Ilegal di Sungai Pawan, Ketapang
  • Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Bendera 17-an di Awal Tahun 2026, Tekankan Kesiapsiagaan dan Semangat Pengabdian
  • Polres Wonogiri Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Kesadaran Nasional 2026
  • Pelantikan Pamong dan Staf Kalurahan Balong: Komitmen Kuat untuk Pelayanan dan Pembangunan Desa
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.