Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Upaya Gencatan Senjata di Gaza: Hamas Terima Usulan Baru, Israel Tetap pada Posisi Awal

Upaya Gencatan Senjata di Gaza: Hamas Terima Usulan Baru, Israel Tetap pada Posisi Awal

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Upaya Gencatan Senjata di Gaza
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. RAFAH, Mesir — Hamas mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah menerima usulan baru dari mediator Arab untuk gencatan senjata di Jalur Gaza, sementara Israel menyatakan posisinya tetap tidak berubah. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas warga Palestina akibat perang selama 22 bulan telah melampaui 62.000 jiwa, dengan lebih dari 156.000 orang terluka. Krisis kemanusiaan yang memburuk di wilayah tersebut memicu kekhawatiran global, termasuk risiko kelaparan massal.

Perang yang berlangsung sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 sandera, telah memperburuk situasi di Gaza. Dari jumlah sandera tersebut, Israel memperkirakan sekitar 20 orang masih hidup, sementara sebagian besar lainnya telah dibebaskan melalui kesepakatan sebelumnya. Kementerian Kesehatan Gaza, yang dianggap sebagai sumber data terpercaya oleh PBB, mencatat bahwa sekitar setengah dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Hamas menyatakan kesiapannya untuk menerima usulan gencatan senjata terbaru, yang mencakup perubahan pada penarikan pasukan Israel dan jaminan untuk negosiasi jangka panjang selama gencatan senjata awal selama 60 hari. Usulan ini, menurut pejabat Mesir yang berbicara secara anonim kepada The Associated Press (AP), hampir identik dengan proposal sebelumnya yang diterima Israel. Namun, Israel belum bergabung dalam pembicaraan terbaru dan tetap pada posisi bahwa semua sandera harus dibebaskan dan Hamas dilucuti, dengan Israel mempertahankan kendali keamanan atas Gaza.

Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, menegaskan bahwa Mesir dan Qatar sedang “berupaya keras” untuk menghidupkan kembali usulan gencatan senjata AS. Dalam kunjungannya ke pos perbatasan Rafah, yang telah dikuasai Israel sejak Mei 2024, Abdelatty mengundang utusan AS, Steve Witkoff, untuk bergabung dalam pembicaraan. Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, juga terlibat dalam diskusi dengan pemimpin senior Hamas, Khalil al-Hayya, di Kairo.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengkritik negosiasi yang berlarut-larut melalui unggahan media sosial, menegaskan bahwa pembebasan sandera hanya mungkin terjadi jika Hamas “dihadapi dan dihancurkan.” Pernyataan ini mencerminkan ketegangan dalam mediasi yang melibatkan AS, Mesir, dan Qatar.

Di Israel, rencana untuk menduduki kembali Kota Gaza dan wilayah padat penduduk lainnya setelah kegagalan pembicaraan bulan lalu memicu protes massal pada hari Minggu. Ratusan ribu warga Israel menuntut pemerintah fokus pada pembebasan sandera yang tersisa.

Baca juga : Pertemuan Gedung Putih: Trump dan Zelenskyy Bahas Peluang Perdamaian dengan Rusia

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa 1.965 orang tewas saat mencari bantuan kemanusiaan sejak Mei, baik akibat kekacauan di sekitar konvoi PBB maupun di lokasi distribusi yang dikelola Gaza Humanitarian Foundation. Saksi dan pejabat PBB menyebutkan bahwa pasukan Israel berulang kali menembak ke arah kerumunan, meskipun Israel membantahnya dan mengklaim hanya menggunakan tembakan peringatan.

Para ahli memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang kelaparan massal, dengan 112 anak dan 151 orang dewasa meninggal akibat kekurangan gizi sejak perang dimulai. Amnesty International menuduh Israel melakukan “kampanye kelaparan yang disengaja,” sebuah tuduhan yang dibantah Israel dengan menyatakan bahwa mereka telah mengizinkan masuknya cukup makanan. Namun, PBB menyoroti hambatan distribusi akibat pembatasan Israel dan kerusakan tatanan hukum di Gaza.

Kepulan asap langit disusul serangan udara tentara Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, Senin, 18 Agustus 2025.

Pembicaraan gencatan senjata tetap berada pada posisi sulit, dengan Hamas menuntut gencatan senjata jangka panjang dan penarikan pasukan Israel, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk melanjutkan perang hingga Hamas dilucuti. Mesir dan Qatar terus mendorong kesepakatan menyeluruh yang dapat membebaskan semua sandera sekaligus, namun posisi Israel yang tidak fleksibel dan tekanan domestik di kedua belah pihak memperumit proses negosiasi.

Situasi kemanusiaan yang memburuk, ditambah dengan meningkatnya korban jiwa, menegaskan urgensi penyelesaian konflik. Komunitas internasional, termasuk PBB dan organisasi hak asasi manusia, terus menyerukan perlindungan warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan di Gaza.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pertemuan Gedung Putih: Trump dan Zelenskyy Bahas Peluang Perdamaian dengan Rusia
Next: Pertemuan Menteri Luar Negeri India dan Tiongkok di New Delhi: Upaya Meredakan Ketegangan Perbatasan

Related Stories

El Lobo Ditangkap Kembali
3 min read

El Lobo Ditangkap Kembali, 7 Polisi Gugur – Presiden Guatemala Aktifkan Keadaan Darurat Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa- Risiko Retaknya Solidaritas NATO
3 min read

Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa: Risiko Retaknya Solidaritas NATO

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan
3 min read

Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan: Korban Jiwa Bertambah, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Tekankan Refleksi Pengabdian dan Disiplin Personel
  • Gotong Royong Fiskal: TKD Rp10,6 T Dikembalikan, Tito Karnavian Ingatkan Jangan Diselewengkan
  • Jalan Baru Rusak Sebelum Dilalui: Indikasi Korupsi Material Mengintai APBD Sambas 2025
  • Dari Riset ke Industrialisasi: Kementrans Gandeng 10 Universitas, Target 1.500 Mahasiswa Ubah Wajah Transmigrasi
  • Lonjakan Permohonan Perlindungan WNI di Kamboja Terkait Penutupan Sindikat Penipuan Daring
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.