Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Upaya Gencatan Senjata di Gaza: Hamas Terima Usulan Baru, Israel Tetap pada Posisi Awal

Upaya Gencatan Senjata di Gaza: Hamas Terima Usulan Baru, Israel Tetap pada Posisi Awal

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Upaya Gencatan Senjata di Gaza
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. RAFAH, Mesir — Hamas mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah menerima usulan baru dari mediator Arab untuk gencatan senjata di Jalur Gaza, sementara Israel menyatakan posisinya tetap tidak berubah. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas warga Palestina akibat perang selama 22 bulan telah melampaui 62.000 jiwa, dengan lebih dari 156.000 orang terluka. Krisis kemanusiaan yang memburuk di wilayah tersebut memicu kekhawatiran global, termasuk risiko kelaparan massal.

Perang yang berlangsung sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 sandera, telah memperburuk situasi di Gaza. Dari jumlah sandera tersebut, Israel memperkirakan sekitar 20 orang masih hidup, sementara sebagian besar lainnya telah dibebaskan melalui kesepakatan sebelumnya. Kementerian Kesehatan Gaza, yang dianggap sebagai sumber data terpercaya oleh PBB, mencatat bahwa sekitar setengah dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Hamas menyatakan kesiapannya untuk menerima usulan gencatan senjata terbaru, yang mencakup perubahan pada penarikan pasukan Israel dan jaminan untuk negosiasi jangka panjang selama gencatan senjata awal selama 60 hari. Usulan ini, menurut pejabat Mesir yang berbicara secara anonim kepada The Associated Press (AP), hampir identik dengan proposal sebelumnya yang diterima Israel. Namun, Israel belum bergabung dalam pembicaraan terbaru dan tetap pada posisi bahwa semua sandera harus dibebaskan dan Hamas dilucuti, dengan Israel mempertahankan kendali keamanan atas Gaza.

Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, menegaskan bahwa Mesir dan Qatar sedang “berupaya keras” untuk menghidupkan kembali usulan gencatan senjata AS. Dalam kunjungannya ke pos perbatasan Rafah, yang telah dikuasai Israel sejak Mei 2024, Abdelatty mengundang utusan AS, Steve Witkoff, untuk bergabung dalam pembicaraan. Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, juga terlibat dalam diskusi dengan pemimpin senior Hamas, Khalil al-Hayya, di Kairo.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengkritik negosiasi yang berlarut-larut melalui unggahan media sosial, menegaskan bahwa pembebasan sandera hanya mungkin terjadi jika Hamas “dihadapi dan dihancurkan.” Pernyataan ini mencerminkan ketegangan dalam mediasi yang melibatkan AS, Mesir, dan Qatar.

Di Israel, rencana untuk menduduki kembali Kota Gaza dan wilayah padat penduduk lainnya setelah kegagalan pembicaraan bulan lalu memicu protes massal pada hari Minggu. Ratusan ribu warga Israel menuntut pemerintah fokus pada pembebasan sandera yang tersisa.

Baca juga : Pertemuan Gedung Putih: Trump dan Zelenskyy Bahas Peluang Perdamaian dengan Rusia

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa 1.965 orang tewas saat mencari bantuan kemanusiaan sejak Mei, baik akibat kekacauan di sekitar konvoi PBB maupun di lokasi distribusi yang dikelola Gaza Humanitarian Foundation. Saksi dan pejabat PBB menyebutkan bahwa pasukan Israel berulang kali menembak ke arah kerumunan, meskipun Israel membantahnya dan mengklaim hanya menggunakan tembakan peringatan.

Para ahli memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang kelaparan massal, dengan 112 anak dan 151 orang dewasa meninggal akibat kekurangan gizi sejak perang dimulai. Amnesty International menuduh Israel melakukan “kampanye kelaparan yang disengaja,” sebuah tuduhan yang dibantah Israel dengan menyatakan bahwa mereka telah mengizinkan masuknya cukup makanan. Namun, PBB menyoroti hambatan distribusi akibat pembatasan Israel dan kerusakan tatanan hukum di Gaza.

Kepulan asap langit disusul serangan udara tentara Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, Senin, 18 Agustus 2025.

Pembicaraan gencatan senjata tetap berada pada posisi sulit, dengan Hamas menuntut gencatan senjata jangka panjang dan penarikan pasukan Israel, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk melanjutkan perang hingga Hamas dilucuti. Mesir dan Qatar terus mendorong kesepakatan menyeluruh yang dapat membebaskan semua sandera sekaligus, namun posisi Israel yang tidak fleksibel dan tekanan domestik di kedua belah pihak memperumit proses negosiasi.

Situasi kemanusiaan yang memburuk, ditambah dengan meningkatnya korban jiwa, menegaskan urgensi penyelesaian konflik. Komunitas internasional, termasuk PBB dan organisasi hak asasi manusia, terus menyerukan perlindungan warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan di Gaza.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pertemuan Gedung Putih: Trump dan Zelenskyy Bahas Peluang Perdamaian dengan Rusia
Next: Pertemuan Menteri Luar Negeri India dan Tiongkok di New Delhi: Upaya Meredakan Ketegangan Perbatasan

Related Stories

Trump Menggoyang Selat Taiwan

Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Pelanggaran Gencatan Senjata

Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Leo XIV di Spanyol

Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Revolusi Kekuatan Komputasi: Google Berbalik Menyewa dari SpaceX di Era Dominasi AI Elon Musk
  • Harmoni Gotong Royong dalam Irama Bambu: Bandung Angklung City Festival 2026 Makin Menggema
  • Jakarta Menuju Ruang Publik yang Lebih Hijau: CFD Rasuna Said Siap Jadi Landmark Baru Warga
  • Ditjen Imigrasi Berhasil Tangkap dan Deportasi Buronan Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi 15 Tahun di Indonesia
  • Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.