Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ketegangan Nuklir Meningkat: Rusia Akhiri Pembatasan Rudal, Perjanjian Terakhir dengan AS Terancam

Ketegangan Nuklir Meningkat: Rusia Akhiri Pembatasan Rudal, Perjanjian Terakhir dengan AS Terancam

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Ketegangan Nuklir Meningkat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang, 7 Agustus 2025 — Dunia kembali dihadapkan pada bayang-bayang ancaman nuklir setelah Rusia secara resmi mengakhiri pembatasan terhadap penempatan rudal jarak menengah yang sebelumnya diatur dalam Perjanjian INF (Intermediate-range Nuclear Forces). Langkah ini menyusul keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2019, dan menandai berakhirnya salah satu tonggak penting dalam sejarah pengendalian senjata nuklir antara dua negara adidaya.

Kini, hanya satu perjanjian bilateral yang masih bertahan: New START, yang dijadwalkan berakhir pada 5 Februari 2026. Para ahli menyebut perjanjian itu “secara fungsional sudah mati” setelah Rusia menangguhkan partisipasinya menyusul invasi ke Ukraina, yang menyebabkan penghentian inspeksi langsung terhadap fasilitas nuklir Rusia.

“Berakhirnya perjanjian-perjanjian ini tidak serta-merta membuat perang nuklir lebih mungkin terjadi, tapi jelas tidak membuatnya lebih kecil kemungkinannya,” ujar Alexander Bollfrass, pakar pengendalian senjata dari International Institute for Strategic Studies.

Sejak krisis rudal Kuba pada 1962, AS dan Uni Soviet telah menandatangani sejumlah perjanjian penting untuk meredakan ketegangan nuklir. Di antaranya SALT I dan ABM pada 1972, INF pada 1987, serta START I pada 1991. Perjanjian-perjanjian ini berhasil menurunkan jumlah hulu ledak nuklir secara signifikan. Pada puncaknya di tahun 1986, Uni Soviet memiliki lebih dari 40.000 hulu ledak, sementara AS memiliki lebih dari 20.000. Kini, menurut Federation of American Scientists, Rusia memiliki 5.459 hulu ledak dan AS 5.177 — bersama-sama mencakup 87% dari total senjata nuklir dunia.

Namun, tren pengurangan senjata nuklir kini terancam terhenti. Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengumumkan rencana penempatan rudal hipersonik Oreshnik di Belarus, sekutu dekat Moskow. Sementara itu, AS juga berencana menempatkan rudal konvensional jarak menengah di Eropa dan Pasifik.

Kemungkinan perjanjian baru antara AS dan Rusia dinilai sangat kecil. “Tingkat kepercayaan yang dibutuhkan untuk negosiasi dan pelaksanaan perjanjian pengendalian senjata tidak ada saat ini,” kata Sidharth Kaushal dari Royal United Services Institute, London.

Baca juga : Trump Siap Bertemu Putin, Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina Makin Intens

AS kini semakin fokus pada ancaman dari negara lain seperti China, Iran, dan Korea Utara. Pemerintahan Bush dan Trump sebelumnya menarik diri dari beberapa perjanjian dengan alasan bahwa kesepakatan tersebut tidak membatasi pembangunan senjata oleh negara-negara tersebut.

Kaushal memperingatkan bahwa meningkatnya kekuatan nuklir China bisa memicu “spiral kompetitif” di mana AS dan Rusia saling meningkatkan arsenal mereka untuk mempertahankan posisi strategis.

Meski perjanjian-perjanjian era Perang Dingin berakhir, para ahli menekankan bahwa pola pikir kehancuran bersama yang dijamin (mutually assured destruction) masih menjadi penahan utama terhadap konflik nuklir.

Namun, dengan semakin sedikitnya mekanisme pengawasan dan meningkatnya ketegangan global, dunia kini menghadapi masa depan yang lebih tidak pasti dalam hal keamanan nuklir.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Trump Siap Bertemu Putin, Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina Makin Intens
Next: Review Movie: Orang Ikan – Teror Sunyi di Tengah Laut dan Hutan

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by