Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pelimpahan Berkas Perkara Kasus Kejahatan Seksual Anak di Bawah Umur: Analisis Hukum dan Perlindungan Korban

Pelimpahan Berkas Perkara Kasus Kejahatan Seksual Anak di Bawah Umur: Analisis Hukum dan Perlindungan Korban

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 2 minutes read
Pelimpahan Berkas Perkara Kasus Kejahatan Seksual Anak di Bawah Umur
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang – Penyidik Kepolisian telah melimpahkan berkas perkara kasus kejahatan seksual terhadap puluhan anak di bawah umur dengan tersangka S ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang. Kasus ini, yang melibatkan setidaknya 31 korban, menyoroti kompleksitas penanganan kejahatan siber dan perlindungan anak di Indonesia. Meskipun tersangka berdomisili di Jepara, persidangan akan dilangsungkan di Semarang, Jawa Tengah, mengingat sebagian besar saksi dan korban berasal dari kota ini.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kota Semarang, Sarwanto, menjelaskan bahwa keputusan lokasi persidangan didasarkan pada pertimbangan logistik dan kemudahan akses bagi para korban dan saksi. Tersangka S saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Semarang sambil menunggu proses persidangan.

Tersangka S, yang berasal dari Kabupaten Jepara, diduga telah mengelabui puluhan korban yang seluruhnya masih di bawah umur. Perbuatan keji ini terjadi dalam rentang waktu Agustus 2024 hingga Maret 2025. Modus operandi pelaku memanfaatkan platform media sosial Telegram, di mana ia menggunakan empat akun berbeda untuk merayu korbannya. Tersangka berpura-pura sebagai pelajar SMA saat berinteraksi dengan para korban, membangun kepercayaan sebelum melancarkan aksinya.

Lebih lanjut, pelaku juga diketahui mengelabui korban untuk membuat video dan foto telanjang. Materi intim ini kemudian digunakan untuk melakukan pemerasan dan pengancaman, menambah dimensi kejahatan yang serius terhadap privasi dan keamanan digital anak-anak. Dampak psikologis dan trauma yang ditimbulkan dari kejahatan semacam ini seringkali bersifat jangka panjang dan memerlukan penanganan serius dari berbagai pihak.

Tersangka S dijerat dengan beberapa undang-undang yang relevan dalam upaya memastikan keadilan bagi para korban dan memberikan efek jera. Undang-undang yang disangkakan meliputi:

Baca juga : Pelatihan Fotografi Produk untuk UMKM: Mahasiswa SV Undip Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif dalam Rangka Capaian SDGs

  • Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi: Regulasi ini secara spesifik mengatur larangan dan sanksi terkait produksi, penyebarluasan, dan penggunaan pornografi, termasuk yang melibatkan anak-anak.
  • Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak: Undang-undang ini memberikan kerangka hukum komprehensif untuk melindungi hak-hak anak, termasuk dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi, termasuk kejahatan seksual.
  • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE): Undang-undang ITE menjadi krusial dalam kasus ini mengingat penggunaan platform digital seperti Telegram dalam melancarkan aksinya. UU ITE mencakup ketentuan tentang kejahatan siber, termasuk penyebaran konten ilegal dan pemerasan melalui media elektronik.

Kombinasi jeratan undang-undang ini menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani kasus kejahatan seksual berbasis daring yang menargetkan anak-anak.

Pewarta : Miftahkul Ma’na

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pelatihan Fotografi Produk untuk UMKM: Mahasiswa SV Undip Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif dalam Rangka Capaian SDGs
Next: Wartawan Diduga Dianiaya Saat Meliput Dugaan Penjualan Obat Keras di Pamulang: Potret Ancaman terhadap Kebebasan Pers dan Etika Penegakan Hukum

Related Stories

Harmoni Gotong Royong dalam Irama Bambu

Harmoni Gotong Royong dalam Irama Bambu: Bandung Angklung City Festival 2026 Makin Menggema

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Jakarta Menuju Ruang Publik yang Lebih Hijau

Jakarta Menuju Ruang Publik yang Lebih Hijau: CFD Rasuna Said Siap Jadi Landmark Baru Warga

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Ditjen Imigrasi Berhasil Tangkap dan Deportasi Buronan Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi 15 Tahun di Indonesia

Ditjen Imigrasi Berhasil Tangkap dan Deportasi Buronan Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi 15 Tahun di Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • NASA Sukses Uji Coba X-59: Langkah Revolusioner Menuju Era Penerbangan Supersonik yang Ramah Lingkungan
  • Revolusi Kekuatan Komputasi: Google Berbalik Menyewa dari SpaceX di Era Dominasi AI Elon Musk
  • Harmoni Gotong Royong dalam Irama Bambu: Bandung Angklung City Festival 2026 Makin Menggema
  • Jakarta Menuju Ruang Publik yang Lebih Hijau: CFD Rasuna Said Siap Jadi Landmark Baru Warga
  • Ditjen Imigrasi Berhasil Tangkap dan Deportasi Buronan Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi 15 Tahun di Indonesia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.