Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pemerintah Inggris Diam-Diam Relokasi Ribuan Warga Afghanistan Imbas Kebocoran Data Rahasia

Pemerintah Inggris Diam-Diam Relokasi Ribuan Warga Afghanistan Imbas Kebocoran Data Rahasia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 2 minutes read
Pemerintah Inggris Diam-Diam Relokasi Ribuan Warga Afghanistan Imbas Kebocoran Data Rahasia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. London, 15 Juli 2025 — Pemerintah Inggris mengungkapkan bahwa lebih dari 4.500 warga Afghanistan, termasuk mereka yang pernah bekerja sama dengan militer Inggris, telah diam-diam direlokasi ke wilayah Britania Raya. Langkah ini diambil menyusul kebocoran data identitas hampir 19.000 warga Afghanistan yang berpotensi menjadi target serangan dari kelompok Taliban.

Kebocoran tersebut terjadi pada tahun 2022 akibat kesalahan pengiriman email oleh seorang pejabat Kementerian Pertahanan. Namun, pemerintah baru menyadari insiden itu 18 bulan kemudian, ketika sebagian data muncul di media sosial. Untuk mencegah penyebaran informasi lebih lanjut, pemerintahan saat itu (Partai Konservatif) mengajukan permintaan ke Pengadilan Tinggi Inggris untuk menerbitkan super injunction—sebuah larangan hukum langka yang bahkan melarang publik mengetahui keberadaan perintah tersebut.

Setelah kebijakan itu dicabut pada Selasa (15/7), Menteri Pertahanan John Healey dari pemerintahan Partai Buruh menyampaikan permohonan maaf kepada para korban. “Saya menyampaikan penyesalan atas kebocoran ini dan keterlambatan transparansi kepada publik serta parlemen,” ujarnya di hadapan anggota House of Commons.

Pemerintah menyatakan bahwa program relokasi rahasia ini akan segera ditutup setelah merampungkan proses pemindahan terhadap sekitar 6.900 warga Afghanistan, dengan total anggaran mencapai £850 juta (sekitar Rp19,2 triliun). Mereka yang direlokasi termasuk 900 pemohon utama dan sekitar 3.600 anggota keluarganya. Kajian independen menyebut bahwa risiko tambahan terhadap para pengungsi akibat kebocoran data tergolong rendah, karena Taliban telah memiliki banyak informasi tentang warga Afghanistan yang pernah bekerja sama dengan Barat.

Namun, kelompok pembela pengungsi dan HAM menilai langkah pemerintah tidak cukup. Pengacara Sean Humber dari firma hukum Leigh Day menyebut kebocoran tersebut sebagai “bencana besar” yang menyebabkan ketakutan dan kecemasan luar biasa. Sementara itu, Nooralhaq Nasimi dari Asosiasi Afghanistan dan Asia Tengah mengatakan bahwa ribuan warga Afghanistan yang pernah mendukung misi Inggris merasa dikhianati, dan mendesak pemerintah untuk memberikan kompensasi serta perlindungan lebih lanjut.

Baca juga : Pemerintahan Netanyahu Terancam Runtuh Usai Partai Ultra-Ortodoks Mundur dari Koalisi

Sejak jatuhnya Kabul ke tangan Taliban pada 2021, Inggris telah merelokasi lebih dari 36.000 warga Afghanistan melalui berbagai jalur. Meski begitu, masih ada ribuan lainnya yang belum terselamatkan dan diyakini berada dalam ancaman penyiksaan, penahanan, atau bahkan kematian.

Super injunction yang dikeluarkan pemerintah ini menjadi sorotan tajam karena membungkam kontrol publik dan pers. Hakim Martin Chamberlain dari Pengadilan Tinggi menyebut kebijakan tersebut “menimbulkan kekosongan pengawasan” dan “masalah serius bagi kebebasan berpendapat dalam demokrasi.”

Kasus ini merupakan super injunction pertama yang diketahui pernah diberikan kepada pemerintah Inggris — yang biasanya hanya digunakan dalam kasus selebritas atau perkara privat.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemerintahan Netanyahu Terancam Runtuh Usai Partai Ultra-Ortodoks Mundur dari Koalisi
Next: Pemkab Bekasi Percepat Program Cek Kesehatan Gratis di Sekolah dan Pesantren: Upaya Preventif Tingkatkan Derajat Kesehatan Pelajar

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by