Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Mencegah Konflik Manusia-Komodo: Kemenhut Rancang Pagar Pembatas di Kawasan Taman Nasional Komodo

Mencegah Konflik Manusia-Komodo: Kemenhut Rancang Pagar Pembatas di Kawasan Taman Nasional Komodo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Kemenhut Rancang Pagar Pembatas di Kawasan Taman Nasional Komodo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Labuan Bajo, NTT 18 Juni 2025 — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia tengah merancang pembangunan pagar pembatas antara habitat satwa purba Komodo (Varanus komodoensis) dan permukiman warga di dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kebijakan ini merupakan langkah mitigatif terhadap potensi konflik antara manusia dan satwa liar, menyusul insiden serangan Komodo terhadap seorang warga lansia di Pulau Rinca pada Desember 2024 lalu.

Staf Ahli Menteri Kehutanan, Fahrizal Fitri, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan pagar ini telah dibahas dua pekan sebelumnya, khususnya untuk desa-desa yang berada dalam kawasan konservasi TNK. “Pagar itu akan mengelilingi desa-desa tersebut. Tahap awal sepanjang dua kilometer,” ungkapnya dalam pernyataan di Labuan Bajo, Selasa (17/6/2025).

Selama ini, konflik manusia dan Komodo kerap terjadi karena belum adanya infrastruktur pembatas yang memadai antara zona inti konservasi dan ruang hidup masyarakat lokal. Fahrizal menegaskan bahwa konstruksi pagar akan menggantikan sistem parit konvensional yang selama ini dianggap tidak efektif dalam mencegah pergerakan Komodo ke permukiman warga. “Parit satu meter dengan kedalaman setengah meter itu tidak cukup. Kita butuh pagar yang menjamin tidak ada interaksi langsung berbahaya,” tegasnya.

Menariknya, pendanaan pembangunan pagar ini akan bersumber dari hibah luar negeri, khususnya dana bantuan Norwegia. Namun demikian, realisasi pembangunan masih menunggu proses revisi rancangan teknis dan kejelasan alokasi anggaran oleh Balai TNK. Fahrizal menyebut bahwa revisi diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan aktual di lapangan dan kondisi geografis setiap permukiman.

“Wilayah yang diprioritaskan adalah yang punya potensi konflik tinggi. Revisi ini juga penting agar tidak terjadi salah sasaran penggunaan anggaran hibah,” jelasnya.

Rencana pembangunan pagar pembatas ini juga didorong oleh peristiwa nyata yang menggugah perhatian publik, yakni serangan seekor Komodo terhadap Hamra (74 tahun), seorang warga Dusun Kerora, Pulau Rinca, pada 19 Desember 2024. Saat beristirahat di pondok kebun miliknya, korban diserang seekor Komodo yang tengah mengejar kucing. Akibatnya, Hamra mengalami luka gigitan serius di bagian kaki kiri dan harus dievakuasi ke RSUD Komodo Labuan Bajo.

Baca juga : Sosialisasi Bahaya Ketenagalistrikan di Kebun Labuhan Haji: Upaya Preventif PTPN IV Regional 1 dalam Meningkatkan Keselamatan Kerja

Insiden ini menunjukkan bahwa ketiadaan sekat ekologis yang jelas antara manusia dan satwa liar dapat memicu risiko keselamatan jiwa, terlebih di komunitas usia lanjut yang masih tinggal dan bertani di zona konservasi.

Secara akademis, pembangunan pagar pembatas merupakan langkah adaptif konservasi yang merefleksikan pendekatan community-based conservation (CBC), yaitu integrasi perlindungan biodiversitas dengan keberlanjutan hidup masyarakat lokal. Namun, efektivitas kebijakan ini sangat bergantung pada partisipasi warga, transparansi anggaran, dan pengawasan pelaksanaan proyek.

Pengamat konservasi dari Universitas Nusa Cendana, Dr. Maria L. Nggalu, menilai kebijakan ini sebagai kemajuan, namun mengingatkan bahwa pagar bukan solusi tunggal. “Harus ada edukasi warga, sistem pelaporan satwa liar, dan integrasi kebijakan desa-desa konservasi agar program ini tidak berhenti di fisik pagar saja,” ujarnya.

Taman Nasional Komodo adalah kawasan konservasi prioritas global yang diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Namun demikian, kawasan ini juga dihuni oleh ribuan warga yang memiliki hak hidup dan hak atas rasa aman. Oleh karena itu, pembangunan pagar pembatas bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya konkret membangun harmoni antara manusia dan alam liar, serta menghindari tragedi yang merusak nilai kemanusiaan dan konservasi itu sendiri.

Pewarta : Vie

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Sosialisasi Bahaya Ketenagalistrikan di Kebun Labuhan Haji: Upaya Preventif PTPN IV Regional 1 dalam Meningkatkan Keselamatan Kerja
Next: Respons Cepat TNI atas Ancaman Bom: Pendaratan Darurat Saudi Airlines SV5276 Dialihkan ke Kualanamu

Related Stories

GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap

Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap, Honor Perangkat Desa Baru Terbayar Satu Bulan pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Tiket Gratis untuk Anak Kediri

Tiket Gratis untuk Anak Kediri: Kebijakan Wisata Edukatif yang Menyasar Keluarga dan Denyut Ekonomi Lokal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by