Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Movie Review: “How to Train Your Dragon”: Adaptasi Live-Action yang Memukau dan Menghidupkan Dunia Fantasi

Movie Review: “How to Train Your Dragon”: Adaptasi Live-Action yang Memukau dan Menghidupkan Dunia Fantasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 4 min read
Live-Action yang Memukau dan Menghidupkan Dunia Fantasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Pernahkah Anda membayangkan terbang tinggi di atas punggung seekor naga yang ramah? Film terbaru How to Train Your Dragon mungkin bisa menjadi pilihan tepat — dari jarak yang lebih aman, tentu saja — meskipun sensasinya tetap bisa membuat kepala berputar.

Adaptasi langsung dari kisah petualangan yang sebelumnya kurang mendapat sorotan ini membawa penonton terbang ke awan bersama Hiccup, bocah Viking remaja, dan Toothless, naga setianya. Sensasi mendalam dan rasa puas yang membahagiakan ini mungkin membuat Anda lupa sejenak untuk bernapas — dan yang lebih penting, Anda tetap duduk nyaman di kursi bioskop. Sebuah apresiasi khusus patut diberikan kepada sinematografer kawakan Bill Pope, yang sudah tidak asing lagi dengan dunia fantasi lewat karyanya di The Matrix maupun Scott Pilgrim vs. The World.

Film ini tidak banyak berbeda dari versi animasinya, baik dari segi pengambilan gambar maupun alur cerita. Gerard Butler kembali memerankan Kepala Stoick the Vast, pemimpin Berk. Sedangkan Mason Thames, yang berperan sebagai Hiccup, bahkan terdengar sedikit mengingatkan pada Jay Baruchel, pemeran versi animasinya. Namun, berbeda dengan banyak film animasi yang dibuat versi live-action dan sering kali terasa berlebihan atau malah menjadi tiruan buruk, How to Train Your Dragon tetap mempertahankan keajaiban aslinya.

Hal ini tentu berkat kehadiran Dean DeBlois sebagai sutradara, sosok di balik trilogi animasi aslinya. Siapa lagi yang lebih tepat untuk menghidupkan kembali karakter-karakter kesayangan ini selain sang pencipta? Lebih dari itu, DeBlois tahu betul bagaimana memanfaatkan keunggulan live-action untuk memperkaya dunia yang diciptakan oleh penulis Cressida Cowell. Teknologi efek visual pun telah berkembang pesat sejak era DragonHeart, sehingga naga-naga CG yang menyemburkan api ini terasa sangat nyata. Meski tampil dengan nuansa yang mengingatkan pada Lord of the Rings atau Game of Thrones, film ini tetap ringan dan cocok dinikmati oleh penonton muda. Ada beberapa adegan menegangkan, namun tidak lebih intens dibandingkan film animasi aslinya yang sudah berusia 15 tahun.

Awal cerita memang berjalan agak lambat, meskipun dimulai dengan pertempuran sengit antara bangsa Viking dan naga di Pulau Berk. Banyak eksposisi dan pengenalan karakter yang harus dilewati sebelum penonton benar-benar tenggelam dalam alur cerita. Versi ini juga menambahkan unsur multikultural dengan menghadirkan prajurit dari berbagai suku di seluruh dunia yang direkrut untuk menghadapi naga. Hiccup sendiri adalah bayi dari keluarga bangsawan Viking, putra kepala suku yang memiliki status istimewa sekaligus merasa terasing di dunia para pejuang keras itu. Tubuhnya yang kurus dan lemah membuatnya sulit diterima, sebab dalam budaya mereka, membunuh naga adalah simbol keberanian dan kehormatan. Sementara itu, Astrid (Nico Parker), kekasih Hiccup, adalah salah satu prajurit muda yang paling menjanjikan. Hanya Gobber (Nick Frost), pandai besi sekaligus guru pembunuh naga yang humoris, yang percaya pada Hiccup dan berhasil meyakinkan sang kepala suku memberinya kesempatan.

Baca juga : Marinir Ambil Alih Pengamanan Gedung Federal di Los Angeles Usai Protes Imigrasi

Film benar-benar menemukan “mesin penggeraknya” ketika Hiccup bertemu Toothless, seekor naga Night Fury bermata besar yang tak mampu ia bunuh. Alih-alih membunuh, Hiccup memilih mempelajari dan memahami makhluk itu, yang ternyata tidak semenakutkan yang selama ini diyakini semua orang. How to Train Your Dragon berhasil mengajarkan nilai empati dan kecerdikan tanpa terdengar menggurui. Mason Thames, yang juga masih remaja, berhasil memerankan dengan baik sosok Hiccup yang canggung sekaligus berani. Anda bisa menghadirkan banyak naga lucu, tapi jika hubungan antarmanusia tidak kuat, penonton akan cepat kehilangan minat.

Gerard Butler tampak menikmati perannya sebagai kepala suku dengan aura tegas sekaligus penuh semangat. Sementara Nico Parker memberikan kedalaman pada tokoh Astrid, yang menjadi sosok terbaik dalam kelompok yang seringkali kurang menonjol dalam pertarungan berat ini.

Gambar yang dirilis oleh Universal Pictures ini menunjukkan Mason Thames, kiri, dan Nico Parker dalam sebuah adegan dari “How to Train Your Dragon.”,

Anak-anak layak mendapatkan film yang dibentangkan di atas layar selebar mungkin. How to Train Your Dragon adalah salah satu film yang pantas ditonton di bioskop. Film ini berpotensi memicu imajinasi anak-anak, entah untuk kembali membaca bukunya atau berangan-angan menciptakan dunia mereka sendiri. Dan jangan khawatir, tidak ada yang akan berteriak “penunggang ayam” di sini.

How to Train Your Dragon, yang didistribusikan oleh Universal Pictures dan tayang di bioskop mulai Jumat, mendapatkan rating PG dari Motion Picture Association karena “rangkaian aksi dan bahaya yang intens.” Durasi film ini adalah 125 menit, dan saya memberi nilai tiga setengah bintang dari empat.

Pewarta : Vie

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Marinir Ambil Alih Pengamanan Gedung Federal di Los Angeles Usai Protes Imigrasi
Next: Bakti Sosial Polda Jateng di Tambakrejo: Polri Pererat Kedekatan dengan Warga Pesisir Jelang Hari Bhayangkara ke-79

Related Stories

Sidney Prescott Kembali
3 min read

Movie Review Scream 7: Sidney Prescott Kembali, Tapi Apakah Hantu Masa Lalu Masih Menakutkan?

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Netflix Resmi Jadi Distributor Film Live-Action Gundam Pertama dari Legendary Entertainment
2 min read

Netflix Resmi Jadi Distributor Film Live-Action Gundam Pertama dari Legendary Entertainment

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
Jason Statham Kembali dengan Aksi Intens di Pulau Terpencil
3 min read

Jason Statham Kembali dengan Aksi Intens di Pulau Terpencil: ‘Shelter’ Hadirkan Kisah Pengkhianatan dan Perlindungan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.