Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Gas Air Mata Ditembakkan Saat Garda Nasional Dikerahkan ke Los Angeles Tanpa Izin Gubernur

Gas Air Mata Ditembakkan Saat Garda Nasional Dikerahkan ke Los Angeles Tanpa Izin Gubernur

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 3 minutes read
Gas Air Mata Ditembakkan Saat Garda Nasional Dikerahkan ke Los Angeles Tanpa Izin Gubernur
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Los Angeles, AS 09 Juni 2025 — Konfrontasi antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan kembali pecah di pusat kota Los Angeles pada Minggu (waktu setempat), setelah pasukan Garda Nasional dikerahkan oleh Presiden Donald Trump tanpa persetujuan dari Gubernur California, Gavin Newsom.

Gas air mata ditembakkan ke arah demonstran yang berkumpul di depan Pusat Penahanan Metropolitan. Bentrokan terjadi ketika ratusan orang memprotes tindakan keras terhadap imigran dan kehadiran pasukan federal. Beberapa pengunjuk rasa terlihat mengalami luka, sementara aparat menembakkan gas dan granat kejut untuk membubarkan massa.

Pengerahan pasukan ini merupakan respons Trump atas gelombang protes yang menentang kebijakan imigrasi pemerintah dan penangkapan besar-besaran oleh agen federal. Sekitar 300 personel Garda Nasional tiba di kota tersebut Minggu dini hari, di tengah keberatan Gubernur Newsom yang menyebut langkah Trump sebagai “reaksi berlebihan” dan “tontonan kekerasan.”

“Demonstrasi ini tidak sebesar protes sebelumnya, dan tidak memerlukan intervensi militer,” kata Newsom dalam pernyataan resminya.

Ketegangan meningkat sejak Jumat lalu, ketika unjuk rasa dimulai di pusat kota Los Angeles dan menyebar ke kota-kota mayoritas Latin seperti Paramount dan Compton. Saat agen federal bersiap di dekat Home Depot di Paramount, sejumlah demonstran melemparkan batu dan bongkahan semen ke arah kendaraan Patroli Perbatasan. Aparat merespons dengan gas air mata dan peluru karet.

Menurut laporan, lebih dari 100 imigran ditangkap dalam operasi sepekan terakhir. Seorang pemimpin serikat pekerja juga diamankan saat aksi berlangsung dengan tuduhan menghalangi penegakan hukum.

Trump menggunakan ketentuan hukum yang memperbolehkannya mengerahkan militer federal jika terjadi pemberontakan terhadap pemerintah. Ia mengklaim akan mengirim hingga 2.000 pasukan Garda Nasional. “Kami tidak akan membiarkan negara ini hancur seperti di bawah Biden,” kata Trump saat menaiki pesawat kepresidenan.

Baca juga : Kota Bekasi Darurat Sampah: Antara Krisis Pengelolaan dan Tuntutan Partisipasi Publik

Langkah ini menuai kritik luas. Senator Bernie Sanders menyebut tindakan Trump sebagai tanda “otoritarianisme” dan pelemahan kekuasaan Kongres. Sementara itu, Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson, justru membela presiden. “Gavin Newsom gagal bertindak. Presiden harus turun tangan,” ujarnya.

Dari pihak Departemen Keamanan Dalam Negeri, Asisten Menteri Tricia McLaughlin menuduh pejabat California melindungi imigran ilegal yang “berbahaya,” dan menyebut para pengunjuk rasa sebagai pihak yang “lebih memilih kerusuhan daripada keselamatan publik.”

Garda Nasional AS di pusat kota Los Angeles, 8 Juni.2025

Pasukan yang diturunkan termasuk dari Tim Tempur Brigade Infanteri ke-79 Garda Nasional Angkatan Darat California. Departemen Pertahanan bahkan menyatakan siap mengerahkan Marinir aktif jika situasi memburuk.

Ini menjadi kali pertama dalam beberapa dekade terakhir Garda Nasional dikerahkan tanpa permintaan resmi dari gubernur. Terakhir kali tindakan serupa dilakukan pada 1965 oleh Presiden Lyndon B. Johnson untuk melindungi pawai hak-hak sipil di Alabama.

Pewarta : Setiawan S.TH

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kota Bekasi Darurat Sampah: Antara Krisis Pengelolaan dan Tuntutan Partisipasi Publik
Next: 12 Warga Gaza Tewas Saat Menuju Titik Bantuan, Israel Klaim Lepas Tembakan Peringatan

Related Stories

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa: Integritas Pemilu Kolombia Diuji di Tengah Ketegangan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Malam Berdarah di Ukraina

Malam Berdarah di Ukraina: Eskalasi Serangan Rusia Menguji Ketahanan Sipil di Tengah Kekurangan Pertahanan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Rapuhnya Gencatan Senjata

Rapuhnya Gencatan Senjata: Serangan Drone Israel Kembali Menghantam Lebanon di Tengah Upaya Diplomasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
  • KSP Intensif Awasi 17 Program Prioritas Nasional: 81 Verifikasi Lapangan Dilakukan dalam Lima Bulan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.