Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11,1 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang: Dinamika Keamanan Maritim dan Tantangan Perdagangan Ilegal di Wilayah Perbatasan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11,1 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang: Dinamika Keamanan Maritim dan Tantangan Perdagangan Ilegal di Wilayah Perbatasan

TEAM BUSER BERITA Posted on 11 bulan ago 3 min read
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ketapang, 7 Juni 2025 – Jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Ketapang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas pangan ilegal berupa 11,1 ton bawang bombay di Pelabuhan Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6). Penindakan ini merupakan hasil operasi intelijen maritim Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Ketapang menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan truk-truk pengangkut barang tanpa dokumen di kawasan pelabuhan.

Komandan Lanal Ketapang, Letkol Laut (P) Ivan Halim, dalam siaran pers resmi yang diterima Jumat (6/6), menjelaskan bahwa tindakan preventif ini dilakukan setelah timnya melakukan pemantauan pada 3 Juni terhadap sejumlah truk yang sedang memuat barang ke atas kapal KM Dharma Ferry II di Dermaga Pelindo Sukabangun, Ketapang, dengan tujuan Pulau Jawa.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan salah satu truk membawa 680 karung bawang bombay seberat total 11,1 ton yang disembunyikan di balik tumpukan kardus. Komoditas ini tidak dilengkapi dokumen karantina maupun surat keterangan asal usul barang,” ungkap Ivan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bawang bombay tersebut diduga merupakan hasil penyelundupan dari wilayah Malaysia. Nilai barang diperkirakan mencapai Rp227,3 juta dengan harga pasar mencapai Rp388,5 juta. Selain barang bukti, dua individu turut diamankan, masing-masing berinisial B (pemilik barang) dan Z (sopir truk), yang kini tengah dalam proses pemeriksaan oleh Denpomal Lanal Ketapang bersama Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan Ketapang.

Dari sudut pandang hukum, penyelundupan komoditas pangan lintas negara melanggar sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Ketiadaan dokumen karantina dan asal barang membuka potensi ancaman serius terhadap ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama jika bawang tersebut terkontaminasi organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

Di sisi lain, kasus ini menyoroti peran strategis TNI AL dalam konteks non-militer, yaitu pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perairan dan pelabuhan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara. Menurut Ivan Halim, keberhasilan ini adalah bagian dari mandat TNI AL dalam menjaga perbatasan laut dari praktik perdagangan ilegal yang berisiko melemahkan integritas ekonomi nasional.

Baca juga : Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru

“Kami berkomitmen menjaga garis depan perbatasan maritim Indonesia dari segala bentuk penyelundupan dan aktivitas ilegal lainnya yang merugikan negara,” tegas Ivan.

Pelabuhan Ketapang terletak relatif dekat dengan jalur lintas laut tidak resmi yang kerap dimanfaatkan oleh jaringan penyelundup untuk menghindari titik pemeriksaan resmi di pelabuhan besar. Keterbatasan pengawasan aparat di titik-titik rawan serta tingginya intensitas aktivitas ekonomi lintas batas menuntut peningkatan koordinasi antarinstansi, termasuk TNI AL, Bea Cukai, Karantina, dan Kepolisian.

Pakar hukum perbatasan dari Universitas Tanjungpura, Dr. F. Junaidi, menilai bahwa keberhasilan Lanal Ketapang dapat menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan pelabuhan-pelabuhan sekunder. “Dibutuhkan sinergi sistemik antara aparat dan pemerintah daerah agar pelabuhan lokal tidak menjadi celah logistik ilegal dari negara tetangga,” jelasnya.

Pencegahan penyelundupan bawang bombay oleh TNI AL bukan sekadar tindakan pengamanan biasa, melainkan bagian integral dari strategi keamanan nasional dan stabilitas ekonomi. Ke depan, peningkatan kapabilitas pemantauan intelijen maritim serta peran aktif masyarakat dalam pelaporan aktivitas ilegal menjadi kunci dalam memitigasi ancaman dari jalur distribusi tak resmi di kawasan perbatasan.

Pewarta : Eka yuda

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru
Next: PT Semen Indonesia Dorong Industri Hijau: Dua Juta Ton Bahan Alternatif Digunakan untuk Tekan Emisi Karbon

Related Stories

Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
2 min read

Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang
2 min read

Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban
3 min read

Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban: Jaringan Obat Terlarang yang Mengancam Generasi Muda Pekalongan Terbongkar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.