Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11,1 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang: Dinamika Keamanan Maritim dan Tantangan Perdagangan Ilegal di Wilayah Perbatasan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11,1 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang: Dinamika Keamanan Maritim dan Tantangan Perdagangan Ilegal di Wilayah Perbatasan

TEAM BUSER BERITA Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 11 Ton Bawang Bombay Ilegal di Ketapang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ketapang, 7 Juni 2025 – Jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Ketapang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komoditas pangan ilegal berupa 11,1 ton bawang bombay di Pelabuhan Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6). Penindakan ini merupakan hasil operasi intelijen maritim Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Ketapang menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan truk-truk pengangkut barang tanpa dokumen di kawasan pelabuhan.

Komandan Lanal Ketapang, Letkol Laut (P) Ivan Halim, dalam siaran pers resmi yang diterima Jumat (6/6), menjelaskan bahwa tindakan preventif ini dilakukan setelah timnya melakukan pemantauan pada 3 Juni terhadap sejumlah truk yang sedang memuat barang ke atas kapal KM Dharma Ferry II di Dermaga Pelindo Sukabangun, Ketapang, dengan tujuan Pulau Jawa.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan salah satu truk membawa 680 karung bawang bombay seberat total 11,1 ton yang disembunyikan di balik tumpukan kardus. Komoditas ini tidak dilengkapi dokumen karantina maupun surat keterangan asal usul barang,” ungkap Ivan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bawang bombay tersebut diduga merupakan hasil penyelundupan dari wilayah Malaysia. Nilai barang diperkirakan mencapai Rp227,3 juta dengan harga pasar mencapai Rp388,5 juta. Selain barang bukti, dua individu turut diamankan, masing-masing berinisial B (pemilik barang) dan Z (sopir truk), yang kini tengah dalam proses pemeriksaan oleh Denpomal Lanal Ketapang bersama Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan Ketapang.

Dari sudut pandang hukum, penyelundupan komoditas pangan lintas negara melanggar sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Ketiadaan dokumen karantina dan asal barang membuka potensi ancaman serius terhadap ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama jika bawang tersebut terkontaminasi organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

Di sisi lain, kasus ini menyoroti peran strategis TNI AL dalam konteks non-militer, yaitu pelaksanaan tugas pengamanan wilayah perairan dan pelabuhan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara. Menurut Ivan Halim, keberhasilan ini adalah bagian dari mandat TNI AL dalam menjaga perbatasan laut dari praktik perdagangan ilegal yang berisiko melemahkan integritas ekonomi nasional.

Baca juga : Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru

“Kami berkomitmen menjaga garis depan perbatasan maritim Indonesia dari segala bentuk penyelundupan dan aktivitas ilegal lainnya yang merugikan negara,” tegas Ivan.

Pelabuhan Ketapang terletak relatif dekat dengan jalur lintas laut tidak resmi yang kerap dimanfaatkan oleh jaringan penyelundup untuk menghindari titik pemeriksaan resmi di pelabuhan besar. Keterbatasan pengawasan aparat di titik-titik rawan serta tingginya intensitas aktivitas ekonomi lintas batas menuntut peningkatan koordinasi antarinstansi, termasuk TNI AL, Bea Cukai, Karantina, dan Kepolisian.

Pakar hukum perbatasan dari Universitas Tanjungpura, Dr. F. Junaidi, menilai bahwa keberhasilan Lanal Ketapang dapat menjadi momentum pembenahan sistem pengawasan pelabuhan-pelabuhan sekunder. “Dibutuhkan sinergi sistemik antara aparat dan pemerintah daerah agar pelabuhan lokal tidak menjadi celah logistik ilegal dari negara tetangga,” jelasnya.

Pencegahan penyelundupan bawang bombay oleh TNI AL bukan sekadar tindakan pengamanan biasa, melainkan bagian integral dari strategi keamanan nasional dan stabilitas ekonomi. Ke depan, peningkatan kapabilitas pemantauan intelijen maritim serta peran aktif masyarakat dalam pelaporan aktivitas ilegal menjadi kunci dalam memitigasi ancaman dari jalur distribusi tak resmi di kawasan perbatasan.

Pewarta : Eka yuda

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Transisi Kepelatihan Inter Milan: Dari Inzaghi ke Chivu, Antara Warisan dan Harapan Baru
Next: PT Semen Indonesia Dorong Industri Hijau: Dua Juta Ton Bahan Alternatif Digunakan untuk Tekan Emisi Karbon

Related Stories

Respon Cepat Karhutla

Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Respon Cepat Karhutla Melawi

Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Respon Darurat Karhutla

Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by