Skip to content
09/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Desakan Legislator terhadap Aparat Penegak Hukum: Kasus Buronan Narkoba Internasional Dewi Astutik

Desakan Legislator terhadap Aparat Penegak Hukum: Kasus Buronan Narkoba Internasional Dewi Astutik

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Kasus Buronan Narkoba Internasional Dewi Astutik
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Dalam konteks buronan lintas negara seperti Dewi Astutik, aparat penegak hukum harus mengedepankan prinsip extradition cooperation dan memanfaatkan saluran hukum internasional secara optimal. Penundaan dalam penangkapan bisa melemahkan wibawa negara dan memperkuat impunitas pelaku kejahatan terorganisir,”

RI News Portal. Jakarta, 2 Juni 2025 — Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jazilul Fawaid, menyerukan langkah cepat dan tegas dari Kepolisian Republik Indonesia dalam menangkap buronan narkotika kelas kakap, Dewi Astutik, yang juga dikenal dengan inisial PA. Desakan ini mencerminkan keprihatinan terhadap efektivitas penegakan hukum nasional dalam menghadapi kejahatan narkotika transnasional.

Dewi Astutik masuk dalam daftar buronan red notice Interpol atas dugaan keterlibatannya dalam kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat dua ton, dengan nilai estimasi mencapai Rp5 triliun. Dalam pernyataan resminya, Jazilul menyebut Dewi sebagai “otak utama” dari operasi penyelundupan lintas negara yang terorganisir dan didukung oleh sumber daya finansial dan jaringan yang luas.

“Ada yang bilang sindikat narkoba selangkah lebih cerdik dari antisipasi aparat kita, sebab mereka punya jaringan dan dukungan dana yang kuat,” ujar Jazilul pada Minggu (1/6/2025), menggarisbawahi perlunya pembaruan strategi keamanan dan intelijen dalam menghadapi kejahatan narkotika global.

Pernyataan Jazilul menunjukkan bahwa sindikat narkotika internasional bukan hanya tantangan hukum, tetapi juga isu kriminologi lintas yurisdiksi. Fenomena ini menuntut sinergi antara aparat penegak hukum nasional, lembaga internasional seperti Interpol, serta otoritas perbatasan dan imigrasi.

Menurut berbagai studi dalam literatur kriminologi global, kejahatan narkotika kelas berat sering melibatkan modus operandi kamuflase yang memanfaatkan profesi legal. Dalam konteks ini, Jazilul turut menyoroti praktik eksploitasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang dijadikan kurir atau alat penyelundupan, antara lain melalui jalur tenaga kerja migran.

“Modusnya sering berkedok profesi legal seperti asisten rumah tangga,” tambahnya, sembari mendesak perlunya peningkatan pengawasan terhadap arus masuk orang dari luar negeri.

Desakan terhadap penguatan sistem pengawasan pada titik-titik kedatangan internasional merupakan bagian dari strategi pencegahan dini. Dalam perspektif kebijakan publik, hal ini menuntut kolaborasi antar lembaga, termasuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Imigrasi, serta Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baca juga : Serangan Rusia di Ukraina Tewaskan Warga Sipil: Ketegangan Meningkat Jelang Perundingan Damai di Ist

Langkah preventif dianggap lebih efisien secara sosial dan ekonomi ketimbang upaya represif pasca-kejahatan terjadi. Hal ini selaras dengan pendekatan crime prevention through environmental design (CPTED) dan pendekatan intelligence-led policing yang menjadi arus utama dalam reformasi penegakan hukum modern.

Kasus Dewi Astutik menegaskan kembali urgensi peningkatan kapasitas negara dalam menghadapi ancaman kejahatan narkotika berskala global. Respons cepat, integratif, dan berbasis intelijen menjadi kunci untuk menghindari keterlambatan dan kebocoran dalam sistem pengawasan nasional. Pernyataan Jazilul Fawaid bukan hanya kritik, tetapi sekaligus ajakan untuk meredefinisi strategi penegakan hukum dalam era kejahatan transnasional yang semakin kompleks.

Pewarta : Yudha Purnama

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Merawat Jagat, Membangun Peradaban: Pelantikan Pengurus Ranting NU Labuhan Ratu Masa Bakti 2025–2030
Next: Hari Lahir Pancasila dan Agenda Konstitusional untuk Lingkungan: Komitmen MPR dalam Menegakkan Keadilan Ekologis

Related Stories

Membangun Fondasi Abadi Ketahanan Pangan

Membangun Fondasi Abadi Ketahanan Pangan: 100 Infrastruktur Pascapanen Segera Hadir di Seluruh Nusantara

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 menit ago 0
Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru

Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru: 12 Nyawa Melayang, Ribuan Warga Mengungsi di Papua Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra: Tak Ada Jabatan yang Bisa Menjadi Perisai Penyimpangan di Pelayanan Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sammy Sandinata mengenai Pramono Anung Luncurkan Program Padat Karya: Peluang Kerja Terbuka untuk Semua Lulusan SD di Jakarta
  2. rendro mengenai Ratusan Perangkat Desa Selogiri Desak Pencopotan Camat: Harmoni Pemerintahan Desa Terancam Retak
  3. Sugeng Rudianto mengenai Prabowo Temukan Harapan di Tengah Kisah Perjuangan Anak Bali: Transformasi Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat
  4. Tukino mengenai Harmoni Gotong Royong dalam Irama Bambu: Bandung Angklung City Festival 2026 Makin Menggema
  5. Sultan Liwa mengenai Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Membangun Fondasi Abadi Ketahanan Pangan: 100 Infrastruktur Pascapanen Segera Hadir di Seluruh Nusantara
  • Forkopimcam Tanah Pinoh Bersatu Redam Kepanikan Akibat Isu Viral dan Teror Ketukan Pintu
  • Marak Hoaks di Era Digital: Polres Melawi Imbau Masyarakat Terapkan “Saring Sebelum Sharing”
  • Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru: 12 Nyawa Melayang, Ribuan Warga Mengungsi di Papua Tengah
  • Yusril Ihza Mahendra: Tak Ada Jabatan yang Bisa Menjadi Perisai Penyimpangan di Pelayanan Publik
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.