Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • 37 Tahun Takhta: Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas, Pilar Pengabdian bagi Yogyakarta

37 Tahun Takhta: Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas, Pilar Pengabdian bagi Yogyakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 minutes read
Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yogyakarta, 7 Maret 2026 – Tepat hari ini, Sabtu, genap 37 tahun sejak Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas dinobatkan memimpin Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Momen bersejarah pada 7 Maret 1989 itu tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan keraton, melainkan juga awal dari babak panjang pengabdian yang menyatukan tradisi luhur dengan dinamika kehidupan masyarakat modern di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lahir dengan nama Bendara Raden Mas Herjuno Darpito pada 2 April 1946, Sri Sultan Hamengku Buwono X menghabiskan sebagian besar masa kecil dan remajanya di tanah Yogyakarta. Sebelum naik takhta, beliau mendapat amanah dari ayahandanya, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sebagai Pangeran Lurah atau pangeran tertua di antara para pangeran keraton, dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Mangkubumi. Penobatan resmi berlangsung pada Selasa Wage, 29 Rejeb 1921 dalam kalender Jawa, atau 7 Maret 1989 Masehi, diiringi upacara adat yang khidmat di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Di sampingnya, GKR Hemas turut dinobatkan sebagai permaisuri, menegaskan komitmen monogami yang menjadi ciri khas kepemimpinan pasangan ini—sebuah pendekatan yang membedakan dari tradisi sebelumnya dan memperkuat struktur keluarga inti keraton.

Selama tiga setengah dekade lebih, kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak terbatas pada urusan keraton semata. Beliau juga menjabat sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sejak 1998, mengintegrasikan peran budaya dan administratif dalam satu kesatuan. Di bawah bimbingannya, Yogyakarta berhasil menjaga identitas budaya Jawa yang kental sambil menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari reformasi politik nasional hingga pengelolaan pembangunan daerah yang berbasis keistimewaan. GKR Hemas, sebagai mitra setara, turut berperan aktif dalam berbagai bidang, termasuk advokasi pemberdayaan perempuan, pelestarian nilai-nilai kebudayaan, serta upaya membangun harmoni sosial di tengah masyarakat yang semakin majemuk.

Baca juga : Qori Muda Lampung Barat Raih Podium Internasional di MTQ Melaka, Bupati Parosil Mabsus: Prestasi Ini Bukti Potensi Generasi Qur’ani Daerah

Pasangan ini telah menjadi simbol keteguhan dalam menjaga harmoni antara warisan leluhur dan kebutuhan kontemporer. Mereka tidak hanya merawat tradisi upacara adat dan kesenian klasik, tetapi juga mendorong pendidikan, ekonomi kreatif berbasis budaya, serta ketahanan masyarakat di tengah perubahan global. Kepemimpinan mereka sering disebut sebagai jembatan yang membuat Yogyakarta tetap relevan sebagai pusat kebudayaan nasional tanpa kehilangan akar historisnya.

Di hari tingalan jumenengan dalem yang ke-37 ini, masyarakat Yogyakarta dan berbagai kalangan menyampaikan doa serta penghargaan mendalam. Semoga Sri Sultan Hamengku Buwono X dan GKR Hemas senantiasa dikaruniai kesehatan prima, kesabaran luas, serta keberkahan dalam melanjutkan pengabdian. Sugeng tingalan jumenengan dalem.

Pewarta: Lee Anno

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Qori Muda Lampung Barat Raih Podium Internasional di MTQ Melaka, Bupati Parosil Mabsus: Prestasi Ini Bukti Potensi Generasi Qur’ani Daerah
Next: Polri Kawal Penebaran 1 Ton Indukan Ikan di Sungai Timang Wonogiri, Sinergi Jaga Ekosistem Perairan

Related Stories

Begawi Bandarlampung

Begawi Bandarlampung: Menjembatani Warisan Budaya Lampung dengan Generasi Muda di Tengah Arus Modernisasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Fenomena Pesugihan Kandang Bubrah

Fenomena Pesugihan Kandang Bubrah: Ritual Kekayaan Tanpa Tumbal yang Mengguncang Purwantoro

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Budaya Dongko Menggelora

Budaya Dongko Menggelora: Ribuan Warga Saksikan Pentas Tari Kolosal yang Menggugah Jati Diri Bangsa

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Wonogiri Diguncang Sindikat Narkoba Sintetis: Dua Pemuda Diamankan, Generasi Muda Terancam
  • Polda Jateng Gempur Narkoba dan Miras Ilegal: Ribuan Jiwa Diselamatkan dari Ancaman Bahaya
  • Kejaksaan Sulut Segel Rumah Mewah Pengusaha di Samping Hotel Mewah Manado
  • Menguak Celah Dugaan Penyelewengan Dana Hibah: Sidang Tipikor Banda Aceh Soroti Pengelolaan Panwaslih Subulussalam
  • Jembatan Garuda: Simbol Gotong Royong TNI Pulihkan Harapan Warga Pekalongan Pasca-Bencana
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.