Skip to content
24/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Warisan Emas Sumatra: Buku ‘Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri’ Jadi Pilar Dokumentasi Budaya Nasional

Warisan Emas Sumatra: Buku ‘Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri’ Jadi Pilar Dokumentasi Budaya Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
' Jadi Pilar Dokumentasi Budaya Nasional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Di tengah arus globalisasi yang semakin deras, upaya pelestarian kebudayaan melalui literasi menjadi semakin krusial. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan hal ini saat meluncurkan buku “Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri” di Jakarta pada Kamis lalu, menyebut karya tersebut sebagai instrumen vital dalam memajukan kebudayaan nasional. Buku ini, yang mendokumentasikan kekayaan budaya Sumatra bagian selatan, bukan sekadar koleksi artefak visual, melainkan jembatan antargenerasi yang memastikan ekspresi budaya tetap hidup dan relevan.

Fadli Zon, dalam pidatonya, menggarisbawahi peran buku sebagai medium riset mendalam yang mengintegrasikan pengumpulan data, artefak, dan elemen visual. “Buku ini sangat penting. Melalui riset, pengumpulan artefak, data, hingga visual, literasi budaya menjadi pengikat agar ekspresi budaya tidak hilang dan dapat diwariskan lintas generasi,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mandat konstitusional negara untuk memajukan kebudayaan di era peradaban dunia menuntut pendekatan seperti ini, di mana dokumentasi tertulis mencegah hilangnya warisan akibat erosi waktu. “Sering kali buku dianggap remeh, padahal melalui buku kebudayaan bisa menjadi abadi,” tegas Fadli, sambil menyoroti kontribusi komunitas sebagai elemen kunci dalam gerakan ini.

Peluncuran buku tersebut diramaikan dengan pergelaran seni yang memukau, menampilkan ekspresi budaya dari wilayah yang dijuluki Bhumi Lima Negeri. Fadli Zon meresmikan acara bersama Prinny Harun Sohar, Ketua Umum komunitas perempuan yang terlibat dalam penyusunan buku. Acara ini tidak hanya menjadi momen seremonial, melainkan demonstrasi hidup dari kekayaan wastra dan tradisi Sumatra bagian selatan, mencakup busana adat perempuan, perhiasan emas, serta kain tenun yang menjadi ikon identitas regional.

Buku “Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri” sendiri menggali akar sejarah kawasan yang dikenal sebagai Swarnadwipa atau Pulau Emas sejak abad ke-7, era kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Melalui narasi yang mendalam, karya ini menghubungkan lima provinsi—Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung—sebagai pewaris tunggal dari peradaban maritim kuno tersebut. Isinya mencakup dokumentasi rinci: 32 busana pengantin perempuan, 39 busana adat perempuan, serta beragam aksesori dan wastra yang merefleksikan keragaman etnis dan pengaruh lintas budaya.

Tantowi Yahya, penyanyi sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Selandia Baru yang hadir dalam acara, memuji buku ini sebagai masterpiece dokumentasi yang membangkitkan kebanggaan kolektif. “Ini adalah dokumentasi budaya Sumatra bagian selatan yang pernah dikenal sebagai Bumi Swarnadwipa dan Sriwijaya, meskipun sekarang telah menjadi lima provinsi,” katanya. Menurut Tantowi, bahasa penyajian yang mudah dipahami membuat buku ini aksesibel bagi pembaca luas, sekaligus mengungkap keterkaitan budaya regional dengan kawasan Asia lebih luas. “Pengaruh Sriwijaya dan rumpun Melayu terasa kuat dalam buku ini,” tambahnya, menekankan bagaimana narasi tersebut memperkuat rasa identitas di tengah fragmentasi administratif modern.

Baca juga : Sinergi Hukum dan Kesehatan: BPJS Kesehatan Gandeng Mahkamah Agung untuk Pastikan Keadilan JKN di Era Universal Coverage

Disusun oleh komunitas perempuan Putri Bumi Sriwijaya bekerja sama dengan penerbit terkemuka, buku ini mewakili model kolaboratif antara masyarakat sipil dan institusi negara dalam pelestarian budaya. Pendekatan ini tidak hanya mendokumentasikan aset tangible seperti busana dan perhiasan, tetapi juga nilai intangible seperti cerita lisan dan simbolisme yang melekat padanya. Dalam konteks akademis, karya semacam ini berkontribusi pada studi antropologi dan sejarah budaya, menyediakan sumber primer bagi peneliti untuk mengeksplorasi evolusi identitas Melayu di Nusantara.

Peluncuran ini menjadi pengingat bahwa pemajuan kebudayaan bukanlah tugas eksklusif pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan memadukan seni, literasi, dan komunitas, “Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri” membuka jalan bagi inisiatif serupa, memastikan warisan Sumatra bagian selatan tetap bersinar sebagai bagian integral dari mozaik kebudayaan Indonesia.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Sinergi Hukum dan Kesehatan: BPJS Kesehatan Gandeng Mahkamah Agung untuk Pastikan Keadilan JKN di Era Universal Coverage
Next: Revolusi Dokter: Strategi Pemerintah Tingkatkan Produksi Medis Tanpa Kompromi Kualitas

Related Stories

Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro

Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro: Strategi Desa Menghidupkan Tradisi sekaligus Menggerakkan Ekonomi Lokal di HUT ke-81 RI

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Sadranan Mbah Jobeh Petir

Sadranan Mbah Jobeh Petir: Tradisi Leluhur yang Menggerakkan Kemandirian Budaya dan Kesejahteraan Lestari

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
Wayang Kulit Wahyu Eka Bawana Meriahkan HUT ke

Wayang Kulit Wahyu Eka Bawana Meriahkan HUT ke-61 Yonif 403/Wirasada Pratista, Simbol Kemanunggalan TNI dan Pelestarian Budaya

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ketegasan Nyata Sang Kepala Negara: Izin Usaha Perusahaan Pembakar Hutan Ditindak Tanpa Kompromi
  • Dinamika Kelembagaan dan Tour of Duty: Restrukturisasi Posisi Strategis Jajaran Polres Wonogiri dalam Perspektif Tata Kelola Kepolisian
  • Menakar Relevansi Komando Netralitas dan Kemanunggalan Militer di Era Modern
  • Ekologi Ketertiban Umum: Imbauan Preventif Karhutla di Kabupaten Melawi dalam Perspektif Kebijakan Lingkungan
  • Respon Tanggap Krisis Ekologis: Intervensi Preventif Kepolisian Sektor Melawi dalam Mitigasi Dampak Kesehatan Karhutla
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by