Skip to content
23/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • “Upeti Ramadhan” di Cilacap: Bupati Syamsul Auliya Rachman Diduga Memeras 23 SKPD, Setoran Bervariasi Rp3 Juta hingga Rp100 Juta

“Upeti Ramadhan” di Cilacap: Bupati Syamsul Auliya Rachman Diduga Memeras 23 SKPD, Setoran Bervariasi Rp3 Juta hingga Rp100 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Bupati Syamsul Auliya Rachman Diduga Memeras 23 SKPD
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik pemerasan sistematis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang melibatkan Bupati Syamsul Auliya Rachman. Sebanyak 23 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diduga terpaksa menyetor uang dalam jumlah bervariasi, mulai dari Rp3 juta hingga Rp100 juta, sebagai “kontribusi” menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu malam (14/3/2026), bahwa permintaan awal dari pihak bupati mencapai Rp75 juta hingga Rp100 juta per SKPD. Namun, realisasi setoran jauh lebih rendah dan beragam karena kondisi anggaran SKPD yang terbatas.

“Kemungkinan karena saat ini perangkat-perangkat daerah itu juga tidak memiliki anggaran memadai, sehingga terjadi proses tawar-menawar,” ujar Asep. Ia menduga mekanisme penyesuaian target dilakukan melalui Asisten II Sekretariat Daerah Cilacap, Ferry Adhi Dharma (FER), yang berperan mengatur penurunan besaran setoran berdasarkan laporan dan kesepakatan dengan masing-masing SKPD.

Praktik ini terungkap menyusul operasi tangkap tangan (OTT) kesembilan KPK sepanjang 2026—dan yang ketiga di bulan Ramadhan—pada Jumat (13/3/2026). Tim KPK mengamankan total 27 orang, termasuk Bupati Syamsul Auliya Rachman, serta menyita uang tunai dalam jumlah signifikan. Kasus ini diduga berkaitan dengan penerimaan tidak sah atas pengelolaan proyek-proyek infrastruktur dan kegiatan di lingkungan Pemkab Cilacap tahun anggaran 2025-2026.

Pada Sabtu (14/3/2026), setelah gelar perkara, KPK secara resmi menetapkan dua tersangka: Syamsul Auliya Rachman (AUL) selaku Bupati Cilacap periode 2025-2030, dan Sadmoko Danardono (SAD) selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap. Keduanya langsung ditahan untuk 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Dari perspektif tata kelola pemerintahan daerah, kasus ini mencerminkan pola korupsi berlapis yang memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk memeras bawahan struktural. Tekanan rotasi jabatan atau ancaman administratif menjadi alat paksa yang diduga digunakan, sehingga menciptakan ketakutan di kalangan pejabat eselon.

Baca juga : Gunung Marapi Kembali Menggelegar di Malam Hari: Erupsi Durasi Lebih dari Tiga Menit Terekam Seismograf

Pengamat antikorupsi menilai fenomena ini bukan sekadar penyimpangan individu, melainkan indikasi lemahnya sistem pengawasan internal di pemerintahan daerah. Ketergantungan pada “kontribusi” informal untuk keperluan pribadi atau operasional menunjukkan distorsi dalam mekanisme anggaran daerah yang seharusnya transparan dan akuntabel.

KPK menyatakan penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap alur dana, pihak-pihak terkait lainnya, serta potensi keterkaitan dengan proyek pengadaan barang dan jasa. Kasus ini menjadi pengingat bahwa upaya pemberantasan korupsi harus menyasar tidak hanya pelaku utama, tetapi juga jaringan pendukung yang memfasilitasi praktik pemerasan berulang di tingkat lokal.

Dengan penahanan kedua tersangka, publik menanti perkembangan lebih lanjut mengenai bukti-bukti elektronik, dokumen, dan saksi yang dapat memperkuat konstruksi hukum. Di tengah bulan Ramadhan, kasus ini juga memicu diskusi lebih luas tentang integritas kepemimpinan daerah di tengah tekanan ekonomi dan sosial masyarakat.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gunung Marapi Kembali Menggelegar di Malam Hari: Erupsi Durasi Lebih dari Tiga Menit Terekam Seismograf
Next: Bali 2026: Indonesia Siap jadi Pusat Renang Perairan Asia, Kemenpar All-in Promosikan Sport Tourism

Related Stories

Polri Perkuat Silaturahmi dengan Pesantren di Melawi Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Polri Perkuat Silaturahmi dengan Pesantren di Melawi Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Polres Melawi Gelar Sunatan Massal Gratis

Polres Melawi Gelar Sunatan Massal Gratis, Wujud Nyata Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Minyak Goreng Bantuan Beraroma Minyak Tanah di Wonogiri

Minyak Goreng Bantuan Beraroma Minyak Tanah di Wonogiri: Polisi Dalami Potensi Kontaminasi demi Lindungi Hak Konsumen

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

https://www.youtube.com/watch?v=X7Aa1TOc-kg
https://www.youtube.com/watch?v=MlTY2wD2xLE
https://www.youtube.com/watch?v=OfpIru4xEJc
https://www.youtube.com/watch?v=z8g5sRd6P1I
https://www.youtube.com/watch?v=-AYUn868fZk

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Firman Yani Pimpin APPMBGI Lampung Barat: Era Baru Program Makan Bergizi Gratis yang Lebih Profesional dan Berbasis Lokal
  • Mahasiswa dan Rakyat Padangsidimpuan Kawal Transparansi Zakat: Aksi Damai GMRN Tegaskan Hak Konstitusional
  • Polri Perkuat Silaturahmi dengan Pesantren di Melawi Jelang Hari Bhayangkara ke-80
  • Polres Melawi Gelar Sunatan Massal Gratis, Wujud Nyata Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80
  • Minyak Goreng Bantuan Beraroma Minyak Tanah di Wonogiri: Polisi Dalami Potensi Kontaminasi demi Lindungi Hak Konsumen
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .