Skip to content
25/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Tragedi Mengerikan di Cilacap: Balita 4 Tahun Tewas dalam Kekerasan Seksual Ekstrem, Menteri PPPA Desak Penegakan Hukum Maksimal

Tragedi Mengerikan di Cilacap: Balita 4 Tahun Tewas dalam Kekerasan Seksual Ekstrem, Menteri PPPA Desak Penegakan Hukum Maksimal

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Menteri PPPA Desak Penegakan Hukum Maksimal
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Sebuah peristiwa tragis yang mengguncang masyarakat Jawa Tengah kembali menyoroti kerentanan anak terhadap kekerasan ekstrem. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi dengan tegas mengecam pembunuhan yang disertai kekerasan seksual terhadap seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kabupaten Cilacap. Pelaku, seorang pemuda berusia 23 tahun yang merupakan tetangga korban, diduga terjerumus dalam tindakan keji tersebut akibat kecanduan pornografi yang memicu perilaku menyimpang.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya kasus ini dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar Menteri Arifah Fauzi dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan kekerasan seksual ekstrem yang secara nyata melanggar hak hidup anak serta nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kronologi kejadian bermula pada 29 Januari 2026, ketika korban yang masih balita mendatangi rumah tersangka dengan niat polos mengajak adik pelaku untuk bermain bersama. Namun, karena adik tersangka sedang berada di luar bersama orang tuanya, korban justru dipaksa masuk ke dalam rumah. Di situlah tragedi mengerikan terjadi. Keesokan harinya, 30 Januari 2026, jenazah korban ditemukan oleh ayah tersangka dalam kondisi dibungkus dan dimasukkan ke dalam karung, menambah lapisan kengerian pada kasus ini.

Respons aparat penegak hukum mendapat apresiasi khusus dari Menteri PPPA. “Kami mengapresiasi respons cepat Polresta Kota Cilacap yang langsung menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai anak hilang dan berhasil menetapkan tersangka dalam waktu kurang dari 24 jam,” kata Arifah Fauzi. Langkah sigap ini dinilai sebagai contoh penting dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak.

Sejak 3 Februari 2026, Kementerian PPPA telah berkoordinasi intensif dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jawa Tengah. Pendampingan terus dilakukan untuk memastikan keluarga korban mendapat dukungan psikososial, sementara proses hukum berjalan secara transparan dan adil sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Baca juga : Pra TMMD Kodim Wonogiri Dimulai: Langkah Awal Optimalkan Pembangunan Desa Kembang

Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa ancaman terhadap keselamatan anak tidak hanya datang dari orang asing, tetapi juga dari lingkungan terdekat. Menteri Arifah menekankan perlunya penguatan edukasi masyarakat, pengawasan ketat terhadap akses konten pornografi, serta peningkatan sistem perlindungan anak di tingkat lokal agar tragedi serupa tidak terulang.

Kejahatan terhadap anak seperti ini bukan hanya persoalan hukum, melainkan kegagalan kolektif dalam menjaga generasi penerus. Penegakan hukum yang tegas dan pendekatan preventif yang komprehensif menjadi keharusan mendesak untuk melindungi setiap anak dari bayang-bayang kekerasan.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pra TMMD Kodim Wonogiri Dimulai: Langkah Awal Optimalkan Pembangunan Desa Kembang
Next: Evakuasi Massal di Padasari: Tanah Bergerak Ancam Keselamatan Ratusan Jiwa, Wakil Bupati Tegal Langsung Turun Tangan

Related Stories

Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sidak Dini Hari di Pulo Gebang
2 min read

Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Pemudik Bilang Perjalanan Lancar dan Nyaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Indonesia Siap Jadi Suara Negara Berkembang di KTM WTO Ke-14
3 min read

Indonesia Siap Jadi Suara Negara Berkembang di KTM WTO Ke-14: Dorong Reformasi yang Inklusif di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Asaki Desak Prioritas Domestik Agar Keramik Nasional Tak Terpuruk di Tengah Badai Energi dan Impor
2 min read

Gas Bumi untuk Industri: Asaki Desak Prioritas Domestik Agar Keramik Nasional Tak Terpuruk di Tengah Badai Energi dan Impor

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026: Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Pemudik Bilang Perjalanan Lancar dan Nyaman
  • Solidaritas di Tengah Duka: Pemkab Maybrat dan TNI-Polri Salurkan Bantuan Pangan ke Kampung Sori Pascainsiden Penembakan
  • Indonesia Siap Jadi Suara Negara Berkembang di KTM WTO Ke-14: Dorong Reformasi yang Inklusif di Tengah Ancaman Perubahan Iklim
  • Kapolres Melawi Pantau Langsung Kesiapan Keamanan Wisata di Tengah Lonjakan Pengunjung Pasca-Lebaran
  • Kapolres Melawi Pimpin Apel Pengecekan Personel Pasca-Lebaran: Tekankan Disiplin dan Zero Tolerance terhadap Pelanggaran
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.