RI News. Padang Lawas Utara – Suasana duka mendalam menyelimuti Desa Tanjung Marulak, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, setelah kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus warung milik warga pada Rabu (15/4/2026) siang. Peristiwa tragis itu merenggut nyawa seorang anak perempuan berusia empat tahun yang terjebak di dalam bangunan.
Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim Harahap, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung merespons cepat setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar.
“Begitu kami menerima informasi adanya kebakaran, saya langsung memerintahkan Kanit Reskrim bersama personel SPKT untuk segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengamanan lokasi,” ujar AKP Abdul Hakim Harahap.

Saat petugas tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga setempat menggunakan peralatan sederhana. Meski demikian, tim kepolisian tetap melakukan olah TKP secara teliti, termasuk pemasangan garis polisi, pendataan saksi, serta dokumentasi menyeluruh terhadap temuan di lapangan.
Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga berawal dari korsleting listrik di bagian dapur rumah yang banyak memuat peralatan elektronik. “Dari hasil sementara di lapangan, api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur. Namun hal ini masih kami dalami lebih lanjut,” jelas Kapolsek.
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB ketika seorang saksi melihat kepulan asap keluar dari dalam rumah. Tak lama kemudian, api membesar dan dengan cepat melahap seluruh bangunan. Warga sekitar yang panik berupaya memadamkan api dengan segenap kemampuan, namun api sempat sulit dikendalikan sebelum akhirnya padam.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga menemukan korban bernama IS (4) dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumah tersebut. Tubuh korban mengalami luka bakar cukup parah. Diduga anak tersebut terjebak dan tidak sempat menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.
Rumah sekaligus warung milik Masni Harahap mengalami kerusakan berat. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp150 juta. Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta memastikan tidak ada unsur kelalaian yang lebih luas.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama di area dapur yang rentan menjadi sumber api. Polisi mengimbau warga untuk rutin memeriksa peralatan elektronik dan menghindari penggunaan instalasi listrik yang overload.
Pewarta: Indra Saputra

