Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Tragedi di Umbul Lima: Dugaan Serangan Satwa Buas Menewaskan Warga Lansia

Tragedi di Umbul Lima: Dugaan Serangan Satwa Buas Menewaskan Warga Lansia

TEAM BUSER BERITA Posted on 6 bulan ago 2 min read
Dugaan Serangan Satwa Buas Menewaskan Warga Lansia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lampung Barat, 10 Juli 2025 — Masyarakat Umbul Lima, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria lanjut usia yang diduga menjadi korban serangan hewan buas. Korban diketahui bernama Misni (63 tahun), warga setempat yang dilaporkan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tubuh tidak utuh lagi.

Penemuan tragis ini terjadi pada Kamis sore (10/07/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, ketika warga setempat mencurigai keberadaan tubuh manusia di area perkebunan yang berbatasan dengan kawasan hutan. Menurut keterangan warga sekaligus Camat Kecamatan Suoh, Daved Jakson, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh awak media, korban memang dikenal sering berkebun di lokasi tersebut. Saat kejadian, Daved tengah berada di Bandar Lampung.

“Benar, telah ditemukan seorang warga atas nama Misni dalam keadaan meninggal dunia di kebun milik warga di Umbul Lima. Dugaan sementara, korban menjadi mangsa binatang buas. Saat ditemukan, kondisi korban penuh luka cakaran dan salah satu kakinya hanya tersisa tulang,” ujar Daved.

Informasi lapangan menyebutkan bahwa lokasi kebun tempat korban ditemukan berbatasan langsung dengan kawasan hutan yang masih alami, tempat habitat berbagai jenis satwa liar, termasuk hewan predator seperti harimau sumatera, beruang madu, dan babi hutan.

Kondisi tubuh korban yang mengalami luka parah dan kehilangan sebagian anggota tubuh menimbulkan dugaan kuat bahwa korban diserang oleh satwa liar. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) ataupun pihak berwenang terkait identifikasi jenis hewan yang diduga menyerang korban.

Masyarakat setempat segera melakukan evakuasi jenazah dari lokasi kejadian menuju rumah duka. Prosesi pemakaman rencananya dilakukan secara adat setelah jenazah diserahkan kepada keluarga.

Kejadian ini menambah kekhawatiran warga terhadap potensi konflik manusia dan satwa liar, mengingat aktivitas berkebun sering dilakukan di wilayah yang beririsan langsung dengan habitat satwa.

Baca juga : Penguatan Profesionalisme Sat Reskrim: Dirreskrimsus Polda Lampung Kunjungi Polres Lampung Timur

Dari sudut pandang etika lingkungan dan kebijakan konservasi, kasus ini mencerminkan ketegangan antara kebutuhan manusia akan lahan produktif dan upaya pelestarian kawasan hutan. Minimnya batas yang jelas antara permukiman dan habitat satwa bisa memicu konflik seperti ini, terutama ketika eksploitasi lahan tidak diimbangi dengan mitigasi risiko serangan hewan buas.

Dalam konteks hukum dan perlindungan masyarakat, perlu dikaji ulang sistem peringatan dini dan edukasi warga terhadap potensi ancaman satwa liar, terutama bagi komunitas yang tinggal atau berkegiatan di sekitar hutan konservasi.

Tragedi ini menjadi pintu masuk penting bagi studi lanjutan mengenai human-wildlife conflict di kawasan penyangga hutan Sumatera. Ke depan, perlu ada kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, BKSDA, TNI/Polri, dan akademisi untuk menyusun peta risiko serta strategi adaptif berbasis komunitas.

Pewarta : IF

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penguatan Profesionalisme Sat Reskrim: Dirreskrimsus Polda Lampung Kunjungi Polres Lampung Timur
Next: Polisi Buru Pelaku Keji Pembuang Jasad Bayi di Makam Ngadirojo, Wonogiri

Related Stories

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik
2 min read

Kebakaran Gudang TK Negeri Pembina Ngadirojo Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp25 Juta

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri
2 min read

Sinergi Keamanan Polri-TNI Kawal Penyaluran Bantuan Pendidikan Program Indonesia Pintar di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir
2 min read

Polres Batang Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Door-to-Door bagi Korban Banjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Modifikasi Truk “Helikopter” Terbongkar di Lhokseumawe: BPH Migas Temukan Penyelewengan Biosolar Subsidi
  • El Lobo Ditangkap Kembali, 7 Polisi Gugur – Presiden Guatemala Aktifkan Keadaan Darurat Nasional
  • Ancaman Tarif AS atas Greenland Memantik Respons Terpadu Eropa: Risiko Retaknya Solidaritas NATO
  • Kebakaran Hutan Mematikan Melanda Chile Selatan: Korban Jiwa Bertambah, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.