RI News Portal. Wonogiri, 24 Desember 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri dengan memperoleh peringkat Juara II sebagai Satuan Kewilayahan (Satkowil) terbaik dalam kegiatan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) ke-77 Tahun Anggaran 2025 di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro. Kegiatan ini, yang merupakan tradisi tahunan Korps Infanteri TNI Angkatan Darat untuk memperingati Hari Juang Infanteri, melibatkan gerak jalan estafet simbolis yang menempuh ratusan kilometer, mengenang perjuangan historis para pendahulu dalam mempertahankan kemerdekaan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi seluruh anggota Kodim serta dukungan aktif dari masyarakat Kabupaten Wonogiri. Tradisi YWPJ sendiri bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan wujud pewarisan nilai-nilai keberanian (yudha), keandalan (wastu), dan keteladanan (pramuka) yang menjadi ciri khas prajurit infanteri. Dalam pelaksanaan tahun ini, peleton beranting dimulai dari Wonogiri dan berakhir di Magelang, dengan penyerahan simbol di berbagai etape yang melibatkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi masyarakat, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, secara langsung menyerahkan trofi penghargaan kepada Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, pada Selasa, 23 Desember 2025. “Trofi ini bukan milik Kodim semata, melainkan milik seluruh warga Kabupaten Wonogiri yang telah memberikan dukungan moril dan materiil selama ini,” ungkap Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan dengan tegas.

Bupati Setyo Sukarno menyambut baik penghargaan tersebut sebagai bukti nyata kebersamaan antara institusi militer dan pemerintahan sipil. “Penghargaan dari Kodam IV/Diponegoro ini menjadi kebanggaan bersama, mencerminkan sinergi yang solid antara TNI dan pemerintah daerah. Atas nama masyarakat Wonogiri, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah membuahkan hasil ini,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kolaborasi seperti ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib. “Dengan kebersamaan antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kita dapat memastikan masyarakat merasa terlindungi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Wonogiri,” tambahnya.
Baca juga : Penetapan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta 2026: Kompromi Tripartit di Tengah Dinamika Ekonomi Ibukota
Prestasi ini tidak hanya meningkatkan motivasi internal Kodim, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antara aparatur negara dan masyarakat. Di tengah dinamika pembangunan nasional, sinergi semacam ini diharapkan terus ditingkatkan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan harmonis.
Pewarta: Nandar Suyadi

