RI News. Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjalin kerja sama erat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memperkuat infrastruktur kesehatan di berbagai titik simpul transportasi utama. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan selama masa angkutan Lebaran 2026, sekaligus menjamin akses layanan medis cepat bagi jutaan pemudik yang diperkirakan memadati jalur-jalur utama.
Dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (5/3/2026), Menhub Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya dukungan lintas sektor untuk mengantisipasi potensi risiko kesehatan selama periode arus mudik dan balik. Ia menyatakan bahwa rapat koordinasi bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin yang digelar Rabu (4/3) menjadi momentum penting dalam membangun sinergi tersebut.
“Kami mengharapkan penguatan fasilitas kesehatan khususnya di simpul-simpul transportasi yang menjadi titik terpadat pergerakan angkutan umum berbagai moda,” ujar Dudy Purwagandhi.

Koordinasi ini difokuskan pada penyediaan layanan kesehatan preventif dan darurat. Di antaranya adalah pelaksanaan tes kesehatan rutin bagi pengemudi kendaraan umum, mencakup pemeriksaan tekanan darah serta tes urine guna memastikan mereka bebas dari pengaruh zat-zat berbahaya yang dapat mengganggu konsentrasi dan keselamatan berkendara.
Selain itu, pihaknya mendorong pendirian posko medis terintegrasi di terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan penyeberangan, bandara, rest area jalan tol, serta jalur arteri utama. Posko-posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat sementara, melainkan juga sebagai unit pemeriksaan dan penanganan kesehatan darurat bagi pemudik maupun pengemudi yang mengalami keluhan selama perjalanan panjang.
Untuk menangani situasi darurat di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan besar, Menhub mendukung penyiapan tim gawat darurat beserta ambulans motor yang mampu memberikan respons cepat terhadap kecelakaan lalu lintas atau kejadian medis mendadak di jalur-jalur mudik padat.
Baca juga : Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
Aspek kesehatan keluarga turut menjadi perhatian, khususnya bagi ibu menyusui dan bayi. Dudy Purwagandhi menyoroti kebutuhan ruang laktasi yang higienis dan nyaman di lokasi-lokasi strategis yang masih belum memiliki fasilitas permanen. Fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi risiko kelelahan berlebih pada ibu dan anak selama menunggu antrean panjang di terminal atau pelabuhan.
Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026, simpul transportasi dengan lalu lintas tertinggi di daerah asal pemudik meliputi Stasiun Pasar Senen (Jakarta), Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Terminal Pulo Gebang (Jakarta Timur), Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), serta Pelabuhan Penyeberangan Merak (Banten). Sementara untuk daerah tujuan, prediksi kepadatan tertinggi terdapat di Stasiun Yogyakarta Tugu, Bandara Soekarno-Hatta (kembali), Terminal Tirtonadi (Solo), Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni (Lampung).
Upaya kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menekan angka kecelakaan dan gangguan kesehatan, melainkan juga meningkatkan kenyamanan serta rasa aman pemudik. Dengan penguatan layanan medis di titik-titik krusial, pemerintah berupaya menjadikan Lebaran 2026 sebagai periode mudik yang lebih selamat dan terlindungi dari sisi kesehatan masyarakat.
Pewarta : Yudha Purnama

