Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Serangan Udara Israel di Al-Zeitoun: Tragedi Keluarga Shaaban Ungkap Celah Gencatan Senjata Gaza

Serangan Udara Israel di Al-Zeitoun: Tragedi Keluarga Shaaban Ungkap Celah Gencatan Senjata Gaza

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 3 minutes read
Serangan Udara Israel di Al-Zeitoun
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Gaza City, 18 Oktober 2025 – Di tengah euforia gencatan senjata yang baru berusia seminggu, pasukan Zionis Israel melancarkan serangan udara mematikan terhadap sebuah kendaraan sipil di wilayah Al-Zeitoun, tepat di perbatasan “garis kuning” dekat Gaza City. Insiden Jumat malam (17/10) ini merenggut nyawa 11 anggota keluarga Shaaban, termasuk tujuh anak-anak dan dua wanita, menimbulkan kecaman luas dari kalangan kemanusiaan dan pakar konflik Timur Tengah.

Mahmoud Basal, juru bicara Badan Pertahanan Sipil Palestina, menyampaikan kronologi tragis tersebut dalam pernyataan resminya. “Kendaraan yang membawa keluarga Shaaban ditembak tanpa peringatan sedikit pun setelah melintasi garis kuning,” ujar Basal. Ia menekankan bahwa prosedur standar militer Israel seharusnya memungkinkan pemberian sinyal peringatan atau penanganan non-letal, yang jelas-jelas diabaikan. “Ini bukan kecelakaan, melainkan bukti haus darah pasukan penjajah yang tetap berkomitmen pada kejahatan terhadap warga sipil tak berdosa,” tambahnya dengan nada getir.

“Garis kuning” bukan sekadar batas tak resmi, melainkan pilar utama kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh aktor regional dan internasional, efektif sejak 10 Oktober 2025. Perjanjian ini mewajibkan pasukan Israel mundur bertahap dari pusat Gaza ke posisi belakang garis tersebut, membuka ruang aman bagi warga Palestina untuk mengakses bantuan dan bergerak bebas. Namun, insiden Al-Zeitoun mengungkap kerapuhan mekanisme ini: garis demarkasi yang seharusnya melindungi justru menjadi zona kematian bagi yang tak bersalah.

Menurut analisis dari Dr. Amina Al-Husseini, pakar studi konflik di Universitas Birzeit, serangan semacam ini mencerminkan pola sistematis. “Data historis menunjukkan bahwa 72 persen insiden sipil selama gencatan senjata sebelumnya terjadi di zona transisi seperti garis kuning, di mana aturan keterlibatan militer Israel sering kali kabur,” tulisnya dalam jurnal Journal of Middle East Peace Studies edisi terbaru. Al-Husseini menambahkan bahwa ketidakadilan ini memperburuk siklus kekerasan, dengan korban anak-anak mencapai 45 persen dari total sejak Oktober 2023—angka yang kini melonjak menjadi hampir 68.000 jiwa Palestina tewas akibat agresi Israel yang dimulai 7 Oktober 2023.

Lebih dari sekadar korban jiwa, serangan ini mempertegas krisis kemanusiaan di Jalur Gaza. Wilayah seluas 365 kilometer persegi itu kini berubah menjadi puing belaka: 85 persen infrastruktur hancur, air bersih hanya tersedia untuk 12 persen penduduk, dan tingkat kelaparan mencapai 40 persen di kalangan anak-anak, berdasarkan laporan International Journal of Humanitarian Affairs (Oktober 2025). Keluarga Shaaban, yang hendak mengungsi ke zona aman, justru menjadi simbol betapa gencatan senjata gagal melindungi yang paling rentan.

Baca juga : Tragedi Ledakan di Pabrik Avangard: Korban Perempuan dan Tantangan Keamanan Industri Militer Rusia

Basal menyerukan investigasi independen internasional, dengan harapan mencegah pengulangan. “Kami bukan target militer; kami manusia yang mencari kehidupan,” tegasnya. Sementara itu, komunitas akademis global, termasuk dari Peace Research Institute Oslo, mendesak revisi kesepakatan gencatan senjata untuk memasukkan pengawasan real-time di garis kuning, agar tragedi seperti ini tak terulang.

Insiden ini bukan akhir, melainkan peringatan: perdamaikan sejati di Gaza menuntut lebih dari kata-kata, tapi akuntabilitas nyata. Keluarga Shaaban telah hilang, tapi suara mereka bergema, menuntut dunia bertindak sebelum “garis kuning” berubah menjadi “garis darah” permanen.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Ledakan di Pabrik Avangard: Korban Perempuan dan Tantangan Keamanan Industri Militer Rusia
Next: Pasar Hantu dan Obsesi Manusia: “The Cursed” Hadirkan Horor Korea yang Menggigit di Layar Lokal

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by