RI News. Wonogiri – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Internasional sekaligus Hari Jadi Kabupaten Wonogiri ke-285, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri menggelar rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan yang penuh makna pada Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan, persatuan, serta kepedulian kemanusiaan.
Acara diawali dengan kirab napak tilas perjuangan Pangeran Sambernyawa (Raden Mas Said) yang mengambil start dari Nglaroh, Kecamatan Selogiri, dan berakhir di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat, relawan PMI, komunitas, serta jajaran pemerintah daerah turut serta dalam kirab tersebut. Napak tilas ini bukan sekadar ritual sejarah, melainkan bentuk penghormatan mendalam terhadap semangat perjuangan, persatuan, dan kemanusiaan yang ditinggalkan sang pangeran.
Usai kirab, antusiasme masyarakat semakin memuncak dengan digelarnya senam massal yang meriah. Suasana semakin hangat ketika panitia membagikan 5.000 mangkuk bakso gratis kepada warga yang hadir. Kegiatan sederhana ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian nyata terhadap nilai-nilai perjuangan yang ingin diwariskan.

Puncak acara berlangsung dengan penyerahan bantuan sosial yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyerahkan secara simbolis bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 8 kepala keluarga serta bantuan sumur pantek kepada 4 kelompok tani. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga, mendukung ketahanan pangan, sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah pedesaan.
Penyerahan bantuan dilakukan bersama Wakil Bupati Imron Sekyarno, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Ketua PMI Kabupaten Wonogiri, Sekretaris PMI, serta para ketua bidang PMI terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi tinggi kepada PMI Kabupaten Wonogiri yang konsisten hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan.
Baca juga : Gibran di Haul KH Wahab Chasbullah: Ajak Santri Meneladani Tokoh Persatuan yang Berani Berpikir Maju
“Kegiatan ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan untuk masyarakat Wonogiri,” tegas Bupati.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Wonogiri menekankan bahwa kolaborasi peringatan Hari Palang Merah Internasional dengan Hari Jadi Wonogiri merupakan wujud sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemanusiaan yang lebih dalam serta mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Melalui rangkaian acara ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan Pangeran Sambernyawa terus menginspirasi generasi saat ini dalam membangun Wonogiri yang lebih maju, tangguh, sehat, dan sejahtera.
Pewarta: Nandar Suyadi


