RI News. Washington, 26 Maret 2026 — Dalam sebuah momen yang menggabungkan kemajuan teknologi dan diplomasi global, Ibu Negara Melania Trump didampingi oleh robot humanoid buatan Amerika bernama Figure 03 saat memasuki Ruang Timur Gedung Putih pada hari terakhir KTT Global Fostering the Future Together.
Robot setinggi manusia itu berjalan perlahan berdampingan dengan Melania Trump menyusuri karpet merah, kemudian berdiri di tengah ruangan di hadapan para pemimpin dari 45 negara serta perwakilan organisasi teknologi. Setelah memindai ruangan sejenak, Figure 03 menyampaikan sambutan dengan suara yang jelas dan artikulasi sempurna.
“Terima kasih, Ibu Negara Melania Trump, atas undangannya ke Gedung Putih. Sungguh suatu kehormatan dapat hadir dalam pertemuan perdana Koalisi Global Fostering the Future Together,” ujar robot tersebut. Ia memperkenalkan diri sebagai “Figure 03, humanoid yang dibangun untuk Amerika Serikat” dan menyatakan kebanggaannya menjadi bagian dari gerakan bersejarah untuk memberdayakan anak-anak melalui pendidikan dan teknologi.

Robot itu kemudian menyampaikan salam “Selamat datang” dalam 11 bahasa berbeda, sebelum mengucapkan terima kasih dan berjalan keluar ruangan dengan langkah yang terukur.
Melania Trump tersenyum dan berkomentar, “Boleh dikatakan, Anda adalah tamu humanoid pertama buatan Amerika yang saya terima di Gedung Putih.”
KTT dua hari tersebut merupakan puncak dari inisiatif Fostering the Future Together yang diluncurkan Melania Trump pada Sidang Majelis Umum PBB tahun lalu. Inisiatif ini bertujuan menyatukan para pemimpin dunia untuk menciptakan kerangka kerja global yang lebih baik dalam memberdayakan anak-anak melalui akses pendidikan berkualitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI), sekaligus melindungi mereka dari risiko di ruang digital.
Baca juga : Gelombang Drone Ukraina Terbesar Serbu Rusia: Eskalasi Udara di Tengah Jeda Diplomasi
Kehadiran Figure 03 bukan sekadar demonstrasi teknologi, melainkan juga simbol konkret dari pesan utama KTT: teknologi harus menjadi alat yang melayani manusia, khususnya generasi muda. Robot generasi ketiga buatan perusahaan Figure AI ini dirancang untuk membantu tugas rumah tangga sehari-hari seperti mencuci, membersihkan, dan mengelola pekerjaan rumah. Kehadirannya di Gedung Putih menandai tonggak penting dalam upaya menjadikan robot humanoid sebagai bagian dari kehidupan masyarakat modern.
CEO Figure AI, Brett Adcock, menyatakan kebanggaannya melihat robot ciptaannya menjadi robot humanoid pertama yang pernah memasuki Gedung Putih. Perusahaan asal Sunnyvale, California ini tengah bersaing ketat dengan berbagai pemain global, termasuk Boston Dynamics dan Tesla, dalam mengembangkan robot yang semakin mirip manusia dan mampu menjalankan tugas kompleks.

Analis melihat kejadian ini sebagai langkah strategis yang menggabungkan diplomasi lunak dengan narasi inovasi Amerika. Dengan melibatkan robot buatan dalam negeri dalam forum internasional bertaraf tinggi, inisiatif Melania Trump tidak hanya menyoroti potensi teknologi untuk pendidikan anak, tetapi juga memperkuat posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin dalam pengembangan AI yang bertanggung jawab dan berorientasi manusia.
Para peserta KTT, termasuk Ibu Negara Prancis Brigitte Macron, membahas berbagai strategi konkret untuk memastikan anak-anak di seluruh dunia dapat mengakses pendidikan berkualitas sambil terlindungi dari dampak negatif teknologi. Kehadiran Figure 03 diharapkan menjadi pengingat visual bahwa masa depan pendidikan global akan semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan.
Acara ini menutup rangkaian KTT yang digambarkan sebagai pertemuan pertama kalinya seorang Ibu Negara Amerika mengundang perwakilan dari 45 negara sekaligus di Gedung Putih. Langkah ini semakin menegaskan komitmen Melania Trump untuk menjadikan pemberdayaan anak sebagai agenda diplomasi yang nyata dan berorientasi pada masa depan.
Pewarta : Setiawan Wibisono

