Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Refleksi Memori: Lima Tahun Pernyataan Mahfud MD tentang Film G30S/PKI dan Dinamika Narasi Sejarah Indonesia

Refleksi Memori: Lima Tahun Pernyataan Mahfud MD tentang Film G30S/PKI dan Dinamika Narasi Sejarah Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 4 minutes read
Lima Tahun Pernyataan Mahfud MD tentang Film G30S-PKI dan Dinamika Narasi Sejarah Indonesia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 30 September 2025 – Hari ini menandai lima tahun sejak Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa pemerintah tidak melarang pemutaran film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI, selama kegiatan tersebut tidak menciptakan kerumunan di tengah pandemi COVID-19. Pernyataan pada 29 September 2020 itu bukan hanya respons terhadap rencana nonton bareng (nobar) oleh kelompok tertentu, melainkan cerminan evolusi dalam penanganan memori kolektif bangsa, di mana sejarah sensitif seperti Gerakan 30 September (G30S) mulai didekati dengan keseimbangan antara kebebasan ekspresi dan kehati-hatian sosial.

Pengkhianatan G30S/PKI - Wikipedia

Film Pengkhianatan G30S/PKI, yang dirilis pada 1984 di bawah rezim Orde Baru, awalnya berfungsi sebagai alat propaganda untuk mengukuhkan narasi resmi tentang peristiwa G30S 1965. Disutradarai oleh Arifin C. Noer dan diproduksi oleh pemerintah, film ini menggambarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai dalang penculikan dan pembunuhan enam jenderal Angkatan Darat, lengkap dengan adegan dramatis yang sering dikritik karena berlebihan dan fiktif. Selama era Soeharto, film berdurasi sekitar empat jam ini wajib ditayangkan setiap 30 September di TVRI dan stasiun swasta, membentuk generasi dengan pandangan hitam-putih terhadap sejarah, di mana PKI digambarkan sebagai musuh utama negara. Tujuannya jelas: memperkuat legitimasi Orde Baru sebagai penyelamat bangsa dari ancaman komunisme, sekaligus membenarkan pembantaian massal pasca-1965 yang menewaskan ratusan ribu hingga jutaan orang.

Namun, narasi ini mulai retak pasca-reformasi. Pada 1998, Presiden B.J. Habibie, yang menggantikan Soeharto setelah krisis ekonomi dan demonstrasi mahasiswa, memutuskan untuk melarang penayangan film tersebut di televisi. Keputusan ini didasari keyakinan bahwa bangsa harus bergerak maju, bukan terjebak dalam “kubangan masa lalu”. Dalam wawancara yang dikutip dari berbagai sumber, Habibie menyatakan, “Saya tidak mau mengeluarkannya bila terus terang. Saya tidak benarkan meluangkan waktu yang saya miliki hanya 24 jam sehari untuk menggali masa lampau. Saya tidak mau. And itu kenapa, salah. Banyak bangsa-bangsa gara-gara itu tak maju-maju.” Ia juga menekankan rekonsiliasi: “Udah deh semua pahlawan… Saya harus membereskan banyak yang anti, yang anti juga saya rangkul peluk, karena mereka juga saudara saya.” Larangan ini menjadi simbol transisi demokrasi, di mana pemerintah mulai mengakui bahwa propaganda Orde Baru telah membelenggu diskusi terbuka tentang sejarah.

Baca juga : Debut yang Menantang El Putra Sarira dan Leya Princy di Film Rangga & Cinta

Fast-forward ke era Joko Widodo, narasi lama tentang “kebangkitan PKI” muncul kembali, terutama di kalangan kelompok konservatif dan mantan militer seperti eks-Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Pada 2020, rencana nobar film G30S/PKI oleh berbagai organisasi, termasuk kelompok militer, memicu kontroversi. Di tengah kekhawatiran pandemi, Mahfud MD merespons dengan tegas namun fleksibel: “Pemutaran film itu boleh, tidak ada yang melarang, tetapi juga tidak mewajibkan. Itu berlaku bukan hanya untuk penonton film G30S/PKI, tetapi untuk kegiatan apa pun yang melanggar protokol kesehatan, itu dilarang.” Pernyataan ini menekankan prinsip sukarela—bukan paksaan seperti di era Orde Baru—dan mengintegrasikan konteks kesehatan publik, mencerminkan pendekatan pemerintahan yang lebih pragmatis.

Dari perspektif akademis, peristiwa ini mengilustrasikan dinamika memori kolektif di Indonesia, di mana sejarah bukan hanya fakta, melainkan arena perebutan kekuasaan. Seperti dibahas dalam studi tentang politik memori, film G30S/PKI telah bertransisi dari alat indoktrinasi menjadi objek diskusi kritis, terutama di media baru seperti platform digital. Di era pasca-reformasi, generasi muda semakin mempertanyakan narasi resmi melalui film dokumenter alternatif seperti The Act of Killing karya Joshua Oppenheimer, yang mengeksplorasi sisi gelap pembantaian 1965. Ini menunjukkan bahwa larangan atau izin pemutaran bukan sekadar administratif, melainkan bagian dari upaya rekonsiliasi nasional, di mana bangsa belajar dari trauma masa lalu tanpa mengulang polarisasi.

Lima tahun kemudian, refleksi ini relevan di tengah polarisasi politik kontemporer. Apakah film seperti ini masih diperlukan untuk pendidikan sejarah, atau justru menghambat dialog inklusif? Pernyataan Mahfud MD pada 2020 menawarkan model: kebebasan dengan tanggung jawab, memastikan bahwa memori bangsa tidak lagi menjadi alat manipulasi, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih adil.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Debut yang Menantang El Putra Sarira dan Leya Princy di Film Rangga & Cinta
Next: KPK Kembali Periksa Ilham Habibie: Mengurai Benang Merah Korupsi Iklan Bank BJB dan Transaksi Aset Warisan

Related Stories

Menggugat Geografi Musik Global

Menggugat Geografi Musik Global: Mengurai Strategi Tur Ekstensif TXT “Steal The Wind” dan Signifikansi Pasar Jakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Tapestry Musik Nusantara Merajut Persahabatan Abadi

Orkestra Muda Indonesia Pukau Beijing: Tapestry Musik Nusantara Merajut Persahabatan Abadi

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Ariana Grande Mundur dari American Horror Story Musim 13

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story Musim 13: Prioritas Tur Eternal Sunshine Mengalahkan Proyek Horor

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by