Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pesisir Selatan: Istri Mantan Kepala Kampung Akui Suami Perambah Hutan Produksi Terbatas, Merasa Kebal Hukum

Pesisir Selatan: Istri Mantan Kepala Kampung Akui Suami Perambah Hutan Produksi Terbatas, Merasa Kebal Hukum

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Istri Mantan Kepala Kampung Akui Suami Perambah Hutan Produksi Terbatas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Pesisir Selatan, 1 Desember 2025 – Ketika wartawan mencoba mengkonfirmasi mantan Kepala Kampung Sungai Kuyung, Nagari Indrapura Selatan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (sebut saja inisial ET) terkait dugaan perambahan hutan produksi terbatas (HPT) seluas ribuan hektare yang sudah terlihat jelas di citra satelit Google Maps, jawaban yang diterima justru mengejutkan.

Nomor WhatsApp 0813722458XX yang biasa digunakan ET dijawab oleh istrinya. Perempuan yang mengaku lulusan S1 Hukum itu langsung mengakui bahwa suaminya adalah pelaku perambahan hutan produksi terbatas di Nagari Indrapura Selatan.

Bukan hanya mengakui, ia juga melontarkan kata-kata kasar, menghina wartawan, dan dengan nada membusungkan dada menyatakan bahwa dirinya serta keluarganya “kebal hukum”.

“Saya tamatan S1 Hukum, keluarga saya ada di Pengadilan Negeri Painan, saudara saya banyak di Polres Pesisir Selatan. Suami saya yang babat hutan mau dijual ke siapa itu bukan urusan wartawan. Kalau wartawan mau lapor silakan. Kami nggak takut,” ujarnya dengan nada menantang.

Ia bahkan secara terang-terangan menyatakan, “Suami saya yang tebang hutan itu, mau dijual ke siapa urusan dia, bukan urusan wartawan.”

Setelah mendapat pengakuan tersebut, wartawan langsung menghubungi Kepala UPTD KPHP (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi) Kabupaten Pesisir Selatan, Hendra Bakti, yang merupakan pemangku wilayah kawasan hutan di kabupaten tersebut. Sayangnya, Hendra Bakti memilih bungkam dan tidak merespons konfirmasi melalui WhatsApp.

Padahal, sebelumnya Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sumatera telah menyatakan bahwa pengawasan dan penegakan hukum di kawasan hutan Kabupaten Pesisir Selatan menjadi tanggung jawab KPHP setempat.

Beberapa warga juga membenarkan aktivitas ET. Dedi, warga Melepang Tapan, mengaku pernah membeli tanah di kawasan HPT dari ET. Hal serupa disampaikan Mami Sur yang menyatakan tanahnya bersebelahan dengan milik Separidong, dan tanah tersebut juga dibeli dari ET.

Baca juga : KPK Periksa Lima Saksi Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan DAK Mempawah 2015 Senilai Rp40 Miliar

Mami Sur juga menyebutkan bahwa Gatot, warga Muara Sakai, memiliki lahan sangat luas di kawasan HPT Nagari Indrapura Selatan.

ET ternyata masih kerabat dekat dan tetangga Raflis, warga Sungai Kuyung yang saat ini sedang diproses hukum di Polres Pesisir Selatan atas dugaan perambahan hutan dengan menggunakan excavator dalam skala besar. Kasus Raflis sebelumnya dilaporkan oleh seorang wartawan asal Tapan ke Polda Sumbar.

Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) Indrapura Selatan yang biasa dipanggil Limin juga berkali-kali menghindar saat dimintai konfirmasi oleh wartawan. Berdasarkan pantauan di lapangan, areal LPHN sudah banyak ditanami kelapa sawit—tanaman yang jelas bukan jenis tanaman kehutanan—dan terdengar suara gergaji mesin mengolah kayu pecahan.

Kondisi ini menunjukkan pengawasan hutan oleh KPHP Kabupaten Pesisir Selatan terkesan dibiarkan. Akibatnya, perbukitan terjal di Nagari Indrapura Selatan kini sudah gundul dan beralih fungsi menjadi perkebunan sawit.

Atas maraknya perambahan hutan ini, wartawan asal Tapan meminta Kapolda Sumatera Barat segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku perusakan hutan produksi terbatas di Nagari Indrapura Selatan.

Permintaan ini semakin mendesak mengingat Provinsi Sumatera Barat saat ini sedang dilanda bencana alam beruntun berupa banjir bandang dan tanah longsor—bencana yang diperparah oleh masifnya deforestasi dan alih fungsi kawasan hutan.

Pewarta : Sami S

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KPK Periksa Lima Saksi Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan DAK Mempawah 2015 Senilai Rp40 Miliar
Next: TNI-Polri Gelar Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Desa Jatisari Wonogiri

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.