RI News, Yogyakarta, 2 Oktober 2026 – Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., mewakili Danrem 072/Pamungkas, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan pimpinan perguruan tinggi se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pemulihan psikologis dan pembangunan resiliensi korban serta kelompok rentan.
Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pemulihan Psikologis dan Pembangunan Resiliensi Korban serta Kelompok Rentan” tersebut berlangsung di Pendopo Parasamya, Kompleks Kantor Bupati Sleman, Jumat (2/10/2026).
Kepala BNPT Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa perempuan, remaja dan anak merupakan kelompok yang memiliki kerentanan tinggi terhadap paparan paham ekstremisme. Ruang digital juga menjadi salah satu media yang perlu mendapat perhatian karena dapat dimanfaatkan untuk propaganda, perekrutan maupun penyebaran ideologi kekerasan.

Karena itu, penanganan terhadap kelompok rentan tidak hanya dilakukan melalui pendekatan hukum, tetapi juga membutuhkan langkah rehabilitasi dan pemulihan yang menyentuh lingkungan terdekat, seperti keluarga, sekolah dan lingkungan tempat tinggal. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki peran strategis melalui ilmu pengetahuan, riset, pendidikan, pendampingan psikososial serta pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Gubernur DIY melalui sambutan yang dibacakan Kepala Badan Kesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto, S.I.P., M.M., menegaskan bahwa pencegahan ekstremisme harus dilakukan jauh sebelum kekerasan terjadi, terutama pada ruang tempat cara berpikir, identitas dan relasi sosial berkembang. Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi penting sebagai ruang dialog, pengembangan berpikir kritis dan pembelajaran untuk menghargai perbedaan.
Baca juga : Air Bersih untuk Dusun Tretes: Donatur Brenggolo Hadirkan Ujung Kekeringan di Jatiroto
Sebanyak 14 perguruan tinggi di DIY menandatangani Nota Kesepahaman dengan BNPT, yakni UGM, UIN Sunan Kalijaga, UII, UNY, UAD, Universitas Sanata Dharma, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Universitas Teknologi Yogyakarta, Universitas Proklamasi 45, Universitas Cendekia Mitra Indonesia dan Universitas Islam Mulia Yogyakarta.
Kerja sama tersebut selanjutnya diarahkan pada program nyata, termasuk pelibatan mahasiswa, khususnya dari bidang psikologi, untuk mendukung pendampingan psikososial, pemulihan korban dan penguatan resiliensi di lingkungan satuan pendidikan maupun kelompok rentan.
Pewarta: Lee anno
Tagline: #PerguruanTinggiDIY, #BNPTMoU, #PemulihanPsikologis, #ResiliensiKorban, #PencegahanEkstremisme, #KolonelTeguhWiratama, #SynergiAntarlembaga, #PendampinganPsikososial,
