RI News Portal. Wonogiri – Acara pisah sambut Kepala Dusun Mojosari, Desa Sambirejo, Kecamatan Jatisrono, menjadi sorotan masyarakat setempat pada Rabu, 11 Februari 2025. Momen ini tidak sekadar formalitas administratif, melainkan simbol penghargaan mendalam terhadap dedikasi seorang pemimpin lokal sekaligus harapan baru bagi kelanjutan pembangunan di tingkat dusun.
Kepala Dusun lama, Suparno, resmi mengakhiri masa jabatannya setelah menorehkan rekam jejak yang diapresiasi luas. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sambirejo, Maryadi S.Sos., menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas kiprah Suparno selama menjabat. “Kepala Dusun memegang peranan sentral dalam mengelola lingkungan dan mendorong pembangunan di tingkat paling dasar. Pak Suparno telah menunjukkan disiplin tinggi dan kinerja yang konsisten, mulai dari awal hingga akhir masa tugasnya,” ujar Maryadi di Balai Desa Sambirejo.
Pergantian ini terjadi karena Suparno telah memasuki akhir periode jabatan. Pemerintah Desa Sambirejo pun menunjuk Rofii, yang selama ini menjabat sebagai Kasi Pelayanan, sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dusun Mojosari. Rofii akan dibantu Eko Purwanto selaku pelaksana harian Rukun Warga (RW) untuk memastikan kelancaran pelayanan masyarakat.

Acara yang dihadiri jajaran Pemerintah Desa Sambirejo, perwakilan Camat Jatisrono, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh ketua RT/RW se-Dusun Mojosari, turut diwarnai ucapan dari perwakilan kecamatan. Noviana SE.MM, Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Jatisrono, menyampaikan apresiasi langsung atas pengabdian Suparno. “Dedikasi beliau patut menjadi teladan. Kami berterima kasih atas kontribusi yang telah diberikan hingga akhir masa jabatan,” kata Noviana.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sambirejo, Suparto S.Pd., mengaku merasakan kehilangan mendalam atas kepergian Suparno sebagai mitra kerja. “Saya merasa haru sekaligus sedih karena kehilangan rekan yang selama ini sejalan mengawal berbagai program desa. Namun, kita harus menerima kenyataan bahwa masa jabatan telah berakhir. Harapan kami, PLT yang baru bisa membawa angin segar dan melanjutkan capaian-capaian positif yang telah dibangun,” tutur Suparto dengan nada penuh haru.
Pisah sambut ini turut memperkuat ikatan sosial di tengah warga Dusun Mojosari. Para peserta acara sepakat bahwa dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar transisi kepemimpinan berjalan mulus. Dengan semangat gotong royong yang terjaga, diharapkan Dusun Mojosari terus melangkah maju menuju kesejahteraan yang lebih merata.
Pewarta: Nandar Suyadi

