RI News. Padang, 15 Mei 2026 – Ketua Pimpinan Pusat Wanita Ampuh, Epi Dayanti Harahap, Sp.d, menegaskan bahwa keterlibatan perempuan dalam organisasi bukan lagi pilihan, melainkan amanat konstitusi yang harus diwujudkan secara nyata.
Menurutnya, perempuan memiliki hak yang setara untuk berpikir, memimpin, dan berkontribusi dalam dinamika sosial serta pembangunan bangsa. “Perempuan harus berani tampil, berani bersuara, dan berani mengambil peran. Organisasi adalah ruang belajar, ruang perjuangan, dan ruang pengabdian untuk masyarakat,” tegas Epi Dayanti Harahap dalam kegiatan yang digelar baru-baru ini.
Ia menilai, kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat yang dijamin Undang-Undang Dasar 1945 bukan sekadar pasal mati, melainkan fondasi bagi perempuan untuk aktif berpartisipasi. Keterlibatan aktif dalam organisasi, kata dia, menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kapasitas dan pengaruh perempuan dalam pengambilan keputusan.

Epi Dayanti Harahap, yang pernah menjabat Ketua DPD KNPI Kabupaten Padang Lawas Utara, menyoroti bahwa kemajuan daerah dan bangsa akan sulit tercapai secara optimal jika perempuan hanya diposisikan sebagai pelengkap semata. Tanpa ruang kepemimpinan yang luas, potensi separuh populasi ini akan terabaikan.
“Sudah saatnya perempuan menjadi penggerak perubahan, bukan hanya objek kebijakan,” ujarnya dengan tegas. Ia berkomitmen mendorong lahirnya generasi perempuan yang cerdas, kritis, berintegritas, dan peduli terhadap berbagai persoalan sosial serta agenda pembangunan nasional.
Baca juga : Kapolsek BAB Tapan IPTU Usman Kamal Bangun Sinergi dengan Warga melalui Silaturahmi Pasca Shalat Jumat
Melalui momentum ini, Wanita Ampuh mengajak seluruh lapisan perempuan, terutama generasi muda, untuk tidak ragu berorganisasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas, meningkatkan kapasitas diri, sekaligus mempercepat kontribusi perempuan dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan inklusif.
Seruan ini muncul di tengah dinamika sosial yang semakin menuntut partisipasi aktif semua elemen bangsa, di mana peran perempuan sebagai agen perubahan semakin krusial untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Pewarta : Indra Saputra

