RI News. Donggala, 24 September 2026 – Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah memperketat pengawasan lalu lintas kapal barang yang melintasi perairan Teluk Palu dan Donggala untuk memastikan keamanan jalur pasokan logistik antarpulau di daerah tersebut.
“Jadi pengawasan ini untuk mengantisipasi potensi tindak pidana di laut, khususnya pada jalur pelayaran strategis yang menghubungkan wilayah Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah,” kata Dirpolairud Polda Sulteng Kombes Pol Suprianto di Wani, Kabupaten Donggala, Kamis.
Ia mengemukakan pihaknya melakukan penyisiran perairan dan memeriksa secara acak kapal-kapal niaga maupun pengangkut barang yang melintas menuju pelabuhan lokal di wilayah Kabupaten Donggala. Menurut dia, salah satu kapal yang diperiksa yakni Kapal Anisa 55 berbobot 38 Gross Tonage (GT) yang dinahkodai oleh Roman beserta dua orang ABK lainnya.

Pemeriksaan secara menyeluruh ini dilakukan oleh personel yang bersiaga di Kapal Patroli KP XIX-2009 meliputi keabsahan dokumen berlayar, kelengkapan administrasi, hingga pemeriksaan fisik kapal untuk memastikan tidak adanya komoditas ilegal yang disusupkan, ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa kapal Anisa 55 memenuhi seluruh dokumen administratif berlayar dan tidak ditemukan adanya muatan terlarang. Tentunya kepolisian khususnya Ditpolairud Polda Sulteng rutin melaksanakan dan meningkatkan patroli rutin di wilayah perbatasan laut untuk menjamin keandalan rantai pasok barang, memberi rasa aman bagi para pelaku usaha angkutan laut, serta mencegah masuknya komoditas ilegal yang berpotensi merugikan perekonomian daerah, ucapnya. Suprianto mengimbau agar para pengguna jasa transportasi laut untuk segera melapor melalui layanan darurat Call Center 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan selama melakukan pelayaran.
Baca juga : Kapolres Wonogiri Perketat Patroli Perbatasan Jatim, Antisipasi Keramaian Perapatan Luhur di Madiun
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Sulawesi Tengah, kata dia.
Diketahui Kapal kayu tersebut mengangkut logistik dan berlayar dari Samarinda menuju Pelabuhan Wani, Donggala.
Pewarta : Marco Kawulusan
Tagline: #PengawasanDitpolairud, #KeamananLogistik, #PatroliLautSulteng, #AntisipasiKriminalLaut, #RantaiPasokAndal, #KeselamatanPelayaran, #PembasmiKomoditasIlegal, #KepolisianPerairan,
