Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Pendekatan Kolaboratif dalam Manajemen Bencana: Mobilisasi Praja IPDN untuk Revitalisasi Pemerintahan Aceh Tamiang Pascabanjir

Pendekatan Kolaboratif dalam Manajemen Bencana: Mobilisasi Praja IPDN untuk Revitalisasi Pemerintahan Aceh Tamiang Pascabanjir

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Mobilisasi Praja IPDN untuk Revitalisasi Pemerintahan Aceh Tamiang Pascabanjir
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta 3 Januari 2025 – Di tengah upaya nasional memulihkan wilayah-wilayah terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian telah menginisiasi langkah strategis dengan mengerahkan lebih dari seribu praja dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Kabupaten Aceh Tamiang. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan mempercepat normalisasi layanan publik, tetapi juga merepresentasikan integrasi antara pendidikan kepegawaian dan respons kemanusiaan, mencerminkan evolusi kebijakan pemerintah dalam menghadapi krisis pascabencana. Dengan fokus pada pembersihan dan aktivasi ulang kantor-kantor pemerintahan, penugasan ini diharapkan menjadi katalisator bagi kebangkitan ekonomi dan sosial di daerah yang dilanda banjir bandang akhir tahun lalu.

Pengerahan praja IPDN ini dilaksanakan secara bertahap dalam tiga gelombang, melibatkan total 1.132 personel yang terdiri dari 863 praja dan sisanya aparatur sipil negara dari kementerian terkait. Mereka diberangkatkan dari Bandar Udara Soekarno-Hatta pada Sabtu lalu, dengan masa tugas satu bulan mulai hari ini hingga awal Februari. Tito Karnavian, dalam arahannya saat pelepasan, menekankan peran sentral pemerintahan sebagai indikator utama pemulihan. “Kantor pemerintahan adalah jantung indikator pulihnya suatu keadaan. Karena di situ ada perintah, otoritas, dan pusat sumber daya,” ujarnya, seraya menggarisbawahi bahwa kondisi lapangan masih dipenuhi lumpur dan debu, menghambat operasional rutin. Peninjauan langsung di Aceh Tamiang mengungkap bahwa kantor bupati serta berbagai perangkat daerah belum berfungsi optimal, dengan lumpur menumpuk yang mengganggu koordinasi dan pengambilan keputusan.

Langkah ini datang di saat empat kabupaten di Aceh, termasuk Aceh Tamiang, memperpanjang masa tanggap darurat hingga pekan depan untuk memastikan penanganan komprehensif, mencakup evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, dan perbaikan infrastruktur. Bencana banjir yang melanda sejak akhir Desember 2025 telah menimbulkan dampak luas, dengan korban jiwa mencapai lebih dari seribu orang di seluruh wilayah Aceh dan Sumatra Utara, serta kerusakan pada ratusan desa dan fasilitas publik. Di Aceh Tamiang sendiri, seluruh kecamatan terdampak, menyebabkan gangguan pada sistem administrasi kependudukan dan teknologi informasi. Pendekatan Tito ini menyoroti pemulihan pemerintahan sebagai fondasi bagi restorasi lebih luas, di mana pemerintahan yang aktif akan memfasilitasi koordinasi lintas sektor, termasuk pemulihan ekonomi melalui revitalisasi pasar dan pertokoan.

Dalam konteks akademis, inisiatif ini dapat dilihat sebagai aplikasi praktis dari kurikulum IPDN, di mana praja tidak hanya belajar teori pemerintahan tetapi juga diterjunkan langsung ke lapangan sebagai bagian dari kuliah kerja nyata. Tito meminta mereka untuk mempraktikkan ilmu yang dipelajari, bekerja sama dengan aparatur lokal tanpa menambah beban. “Adik-adik akan berhadapan langsung dengan masalah di lapangan. Praktekkan [ilmunya], bantu, dan jangan membuat masalah,” pesannya, sambil menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan independensi di tengah kondisi sulit. Pendekatan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang mendorong institusi pendidikan kedinasan lain untuk berkontribusi sesuai bidang keahlian, seperti memeriksa infrastruktur transportasi yang rusak.

Baca juga : Banjir Menggenangi Keraton Kaibon: Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten

Upaya pemulihan di Aceh Tamiang juga didukung oleh inisiatif paralel, seperti pembangunan hunian sementara (huntara) yang telah mencapai ribuan unit sejak akhir Desember lalu, menggunakan bahan berkualitas untuk kenyamanan penyintas. Warga setempat mengapresiasi langkah ini, yang menggantikan tenda darurat dengan struktur lebih layak, sementara pasar lokal seperti di Kuala Simpang mulai bangkit dengan dukungan pemerintah untuk UMKM terdampak. Presiden sendiri telah meninjau proses ini pada awal tahun, menegaskan komitmen nasional untuk percepatan recovery.

Kolaborasi antara praja IPDN, TNI, Polri, dan berbagai kementerian diharapkan mempercepat proses ini, dengan potensi perluasan ke daerah lain seperti Aceh Utara atau Aceh Timur jika diperlukan. Tito menyatakan optimisme bahwa dengan tambahan sumber daya manusia terlatih, Aceh akan pulih lebih cepat dari perkiraan. “Saya sangat yakin bahwa Aceh akan pulih dengan jauh lebih cepat,” katanya, menandai visi jangka panjang di mana pemulihan bencana tidak hanya restoratif tetapi juga membangun ketahanan masyarakat melalui pendidikan dan praktik langsung.

Secara lebih luas, model ini menawarkan pelajaran berharga bagi manajemen bencana di Indonesia, di mana integrasi sumber daya pendidikan ke dalam respons darurat dapat meningkatkan efisiensi dan membangun kapasitas lokal jangka panjang, mengurangi ketergantungan pada bantuan eksternal semata.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Banjir Menggenangi Keraton Kaibon: Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten
Next: Eksplorasi Gelap Ritual dan Trauma: ‘Malam 3 Yasinan’ Hadirkan Horor Psikologis dalam Konteks Budaya Indonesia

Related Stories

Eks Menlu Ungkap Mengapa Indonesia Belum Siap Jadi Penengah Konflik Timur Tengah
2 min read

Hassan Wirajuda: Tanpa Kepercayaan Pihak Bertikai, Eks Menlu Ungkap Mengapa Indonesia Belum Siap Jadi Penengah Konflik Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Jokowi dan Gibran Satu Mobil Usai Diskusi Kebangsaan di Istana
2 min read

Ayah dan Anak Pulang Bersama: Jokowi dan Gibran Satu Mobil Usai Diskusi Kebangsaan di Istana

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Badai Geopolitik Timur Tengah
2 min read

Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Badai Geopolitik Timur Tengah: Menkeu Purbaya Yakin APBN Kuat Hadapi Lonjakan Harga Minyak

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.