Skip to content
22/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Penarikan Amerika Serikat dari Organisasi Internasional: Kebijakan “America First” di Era Trump Kedua

Penarikan Amerika Serikat dari Organisasi Internasional: Kebijakan “America First” di Era Trump Kedua

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Penarikan Amerika Serikat dari Organisasi Internasional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington, 8 Januari 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump telah menandatangani sebuah memorandum kepresidenan yang menginstruksikan penarikan negara tersebut dari 66 organisasi internasional. Langkah ini, yang diumumkan oleh Gedung Putih pada Rabu, mencerminkan pendekatan unilateral yang konsisten dalam kebijakan luar negeri Trump, dengan penekanan pada prioritas kepentingan nasional di atas komitmen multilateral.

Memorandum tersebut secara spesifik mengarahkan semua departemen dan lembaga eksekutif federal untuk menghentikan partisipasi serta pendanaan terhadap 35 organisasi di luar lingkup Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 31 entitas di bawah naungan PBB. Alasan utama yang dikemukakan adalah bahwa entitas-entitas tersebut “tidak lagi melayani kepentingan Amerika” dan bahkan “bertentangan dengan kepentingan nasional, keamanan, kemakmuran ekonomi, serta kedaulatan Amerika Serikat”.

Keputusan ini bukanlah hal yang sepenuhnya baru dalam trajektori kebijakan Trump. Pada masa jabatan pertamanya (2017–2021), Amerika Serikat telah menarik diri dari sejumlah kesepakatan dan organisasi multilateral, termasuk Perjanjian Paris tentang Perubahan Iklim, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama pandemi Covid-19, serta Dewan Hak Asasi Manusia PBB. Langkah-langkah tersebut sering dikaitkan dengan doktrin “America First”, yang memprioritaskan kedaulatan nasional dan mengkritik institusi internasional sebagai birokratis, tidak efisien, atau bahkan bias terhadap kepentingan AS.

Dalam konteks terkini, penarikan massal ini tampaknya merupakan eskalasi dari kritik Trump terhadap PBB. Pada akhir Desember lalu, Trump menyatakan dalam sebuah pernyataan publik bahwa Amerika Serikat telah mengambil alih peran utama dalam mediasi konflik global, karena PBB dianggap gagal memberikan kontribusi nyata terhadap perdamaian dunia. Ia secara khusus menyebut penyelesaian sementara konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja, yang sempat memanas pada 2025, sebagai bukti keberhasilan diplomasi bilateral AS. Menurut Trump, kesepakatan jeda pertempuran tersebut mengembalikan kedua negara pada perjanjian damai sebelumnya, sementara PBB “hanya memberikan sedikit bantuan”

Trump menyerukan agar PBB “mulai aktif dan terlibat dalam perdamaian dunia”, sambil mengkritik ketidakmampuan organisasi tersebut dalam menangani konflik lain, seperti antara Rusia dan Ukraina. Pernyataan ini memperkuat narasi bahwa institusi multilateral sering kali tidak efektif dalam menyelesaikan krisis aktual, sehingga AS lebih baik bertindak secara independen.

Baca juga : Kejaksaan Agung dan KLHK Bersinergi Verifikasi Data Kasus Tambang di Kawasan Hutan Lindung Konawe Utara

Dari perspektif analisis hubungan internasional, keputusan ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang masa depan tatanan liberal pasca-Perang Dunia II yang dibangun atas prinsip multilateralisme. Penarikan dari puluhan entitas PBB dan non-PBB—termasuk yang berkaitan dengan isu iklim, kesehatan global, dan pembangunan—berpotensi melemahkan legitimasi dan kapasitas operasional organisasi-organisasi tersebut, mengingat Amerika Serikat historically merupakan penyandang dana terbesar. Hilangnya kontribusi AS dapat memperburuk defisit anggaran yang sudah dihadapi beberapa badan PBB, sekaligus membuka ruang bagi aktor lain seperti Tiongkok untuk meningkatkan pengaruhnya.

Di sisi lain, pendukung kebijakan ini berargumen bahwa langkah tersebut akan menghemat miliaran dolar pajak warga Amerika yang selama ini dialokasikan untuk organisasi yang dianggap tidak memberikan hasil proporsional. Ini sejalan dengan pandangan realis dalam teori hubungan internasional, yang menekankan bahwa negara harus memprioritaskan kepentingan nasional di atas norma-norma kolektif ketika institusi global tidak lagi selaras dengan realitas kekuatan.

Reaksi internasional terhadap memorandum ini baru mulai bermunculan, dengan kelompok-kelompok advokasi iklim dan pembangunan global menyatakan kekhawatiran mendalam atas dampaknya terhadap upaya bersama menghadapi tantangan transnasional. Sementara itu, para pengamat memperkirakan bahwa penarikan ini akan memicu debat panjang di Kongres AS serta di forum-forum internasional mengenai keseimbangan antara kedaulatan nasional dan tanggung jawab global.

Langkah Trump ini, meskipun kontroversial, mempertegas kembali polarisasi dalam perdebatan kebijakan luar negeri Amerika Serikat: apakah isolasionisme selektif akan memperkuat posisi AS di panggung dunia, atau justru mengikis pengaruh jangka panjangnya dalam membentuk aturan global.Langkah Trump ini, meskipun kontroversial, mempertegas kembali polarisasi dalam perdebatan kebijakan luar negeri Amerika Serikat: apakah isolasionisme selektif akan memperkuat posisi AS di panggung dunia, atau justru mengikis pengaruh jangka panjangnya dalam membentuk aturan global.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kejaksaan Agung dan KLHK Bersinergi Verifikasi Data Kasus Tambang di Kawasan Hutan Lindung Konawe Utara
Next: Perkembangan Penanganan Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Presiden Joko Widodo: Pemanggilan Tersangka dan Isu Forensik Independen

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by