RI News. Jakarta, 16 Agustus 2026– Tim gabungan Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur membubarkan aksi tawuran serta mengamankan lima pemuda dan satu senjata tajam di Jalan Basuki Rahmat, Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu dini hari.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pembubaran tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai pergerakan sekelompok pemuda yang diduga hendak bertikai. “Setibanya di lokasi, kelompok tersebut sempat membubarkan diri. Namun, tim segera menyisir area sekitar untuk memastikan situasi kondusif sekaligus mencegah mereka berkumpul kembali,” kata Henik di Jakarta, Sabtu. Ia menegaskan patroli gabungan merupakan langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari. “Kehadiran personel di lapangan bertujuan mencegah gangguan sebelum menimbulkan korban. Kami ingin masyarakat dapat beristirahat dan beraktivitas dengan aman,” ujarnya.
Seluruh pemuda beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan hukum lebih lanjut. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para pemuda agar tidak mudah terprovokasi ajakan tawuran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Budi juga meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari, guna memastikan mereka tidak terlibat dalam kelompok yang mengarah pada tindakan kriminal. “Pastikan anak-anak berada di rumah. Jika masyarakat mengetahui adanya indikasi atau potensi gangguan keamanan, segera laporkan ke kepolisian terdekat atau melalui layanan Call Center Polisi 110,” kata Budi.
Baca juga: Kapolres Melawi Tekankan Bijak Bermedia Sosial untuk Lindungi Nama Baik Keluarga dan Marwah Polri
Aksi ini mengingatkan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban malam hari, sekaligus menunjukkan bahwa pencegahan dini lebih efektif daripada penanganan pasca-peristiwa. Di tengah maraknya tawuran di wilayah urban Jakarta Timur, langkah preventif ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan humanis-politik dapat menekan akar masalah budaya kekerasan antar pemuda.
Pewarta: Yogi Hilmawan
Tagline: #AksiTawuranDibubarkan, #KamtibmasJaya, #PencegahanDiniPolisi, #MasyarakatAwasiAnak, #KeamananJakartaTimur,

